slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor hari ini

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

Pemerintah Kabupaten Pesawaran di Duga Gagal Menurunkan Angka Stunting Mala Saling Lempar Masalah - JURNAL INVESTIGASI NEWS

Pemerintah Kabupaten Pesawaran di Duga Gagal Menurunkan Angka Stunting Mala Saling Lempar Masalah

Avatar

- Jurnalis

Selasa, 3 September 2024 - 12:11 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pesawaran Lampung, Jurnalis Investigasi News.com –
Aliansi Masyarakat Pesawaran (AMP),menilai Pemerintah Kabupaten Pesawaran gagal di dalam upaya menurunkan permasalahan angka Stunting diwilayah Kabupaten Andan Jejama.Selain program tersebut hanya dijadikan sebagai bahan pencitraan guna kepentingan politik,ada dugaan kuat anggarannya dijadikan bacakan oleh oknum-oknum dinas yang terlibat didalamnya.

Parahnya lagi program yang dimotori oleh Nanda Indira ,selaku Ketua Tim Percepatan Penurunan Stunting (TPPS ),yang Notabenenya adalah Istri Bupati Pesawaran Dendi Ramadhona yang saat ini juga sebagai Bakal Calon Bupati Pesawaran tahun 2024 itu, menyisaan kepedihan yang mendalam,lantaran selama berbulan -bulan insentif para kader TPPS yang ada didesa ini,belum juga dibayarkan.

“Suksesnya gerakan TTPS tersebut tidak terlepas dari berkat kerja keras dari para kader PKK yang ada dibawah.Karena mereka ini merupakan garda terdepan didalam program tersebut.Tapi parahnya hak mereka hingga saat ini belum juga dibayarkan “sesal ketua AMP Safrudin Tanjung dikantornya, Senin (01/9/24).

Baca Juga :  Polres Pesawaran Mendapatkan Kunjungan Kegiatan Tim Ombudsman RI

Mirisnya lagi salah satu upaya pemerintah untuk menurunkan angka Stunting adalah penyediaan air bersih kepada masyarakat melalui berbagai program,salah satunya perbaikan lingkungan dan sanitasi berbasis masyarakat.

Namun yang terjadi saat ini,meskipun sudah menghabiskan anggaran miliaran rupiah,namun proyek tersebut mangkrak tidak terselesaikan.

“Kita lihat manfaatnya tidak sama sekali bisa diraskan oleh masyakat ,lantaran air bersih yang dijanjikan melalui proyek Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) itu, hingga saat ini air bersih yang dinanti-nanti masyakat tersebut tak kunjung mengalir.Malah yang kita lihat disini ada kesan pihak -pihak yang terlibat ,seperti Dinas PU-PR dan PDAM justru malah saling lempar tanggung jawab.”ungkapnya.

Baca Juga :  Pegiat Lingkungan Hidup WCS, Irma Hermawati Mendukung Pemerintah Memperkuat Perlindungan Satwa Liar di Indonesia

Yang anehnya lagi ,menurut Tanjung,hal yang tidak masuk akal,meskipun Pemerintah Kabupaten Pesawaran terkesan gagal didalam penanganan kasus Stunting.Ini justru sebaliknya malah mendapatkan penghargaan dari pemerintah pusat atas pencapaian penurunan angka stunting terbesar,”Ini kan aneh gagal malah mendapat kan penghargaan”sesal Tanjung.

Maka untuk itu,karena ini menyangkut uang negara,tegas Tanjung ,pihaknya akan segera melaporkan persoalan tersebut kepihak Aparat Penegak Hukum”Yang jelas ini banyak pihak yang terlibat,baik itu dari pihak Dinas sendiri maupun oknum-oknum yang bermain,maka dari itu saya akan laporkan kasus ini ke APH ,dengan harapan segera ditindak lanjuti”tegas Tanjung.

( Red/tim)

Berita Terkait

Kasus Viral Foto AI di Kalisari Jadi Momentum Evaluasi Holistik
Polemik JAKI: Ketika Kritik DPRD Keras, Tapi Tak Tepat Sasaran
PJBW Gandeng FORWAN, Aksi Jumat Berkah Wartawan Makin Meluas
Percepatan Pipa PAM Jaya Dinilai Tepat, Kepercayaan Publik Perlu Terus Dijaga
BMKG Prediksi Kemarau Ekstrem 2026, JATA Desak PAM Jaya Perkuat Kesiapan Air Bersih
Diduga Langgar Prosedur, Bank dan Developer Ambil Alih Rumah Konsumen Tanpa Putusan Pengadilan
Ditjen KPM Komdigi dan Komisi I DPR RI Gelar Webinar “Waspada Pinjol Ilegal”
Nakes Bukan Tumbal, Rekan Indonesia Tolak Rencana Vaksin TB 2030
Berita ini 11 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 7 April 2026 - 20:14 WIB

Kasus Viral Foto AI di Kalisari Jadi Momentum Evaluasi Holistik

Senin, 6 April 2026 - 07:38 WIB

Polemik JAKI: Ketika Kritik DPRD Keras, Tapi Tak Tepat Sasaran

Jumat, 3 April 2026 - 21:13 WIB

PJBW Gandeng FORWAN, Aksi Jumat Berkah Wartawan Makin Meluas

Kamis, 2 April 2026 - 13:48 WIB

Percepatan Pipa PAM Jaya Dinilai Tepat, Kepercayaan Publik Perlu Terus Dijaga

Senin, 30 Maret 2026 - 09:16 WIB

BMKG Prediksi Kemarau Ekstrem 2026, JATA Desak PAM Jaya Perkuat Kesiapan Air Bersih

Berita Terbaru