slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor hari ini

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

8 Alasan Mengapa Ada Pihak Ingin Menggoyang Kekuasaan Prabowo Subianto - JURNAL INVESTIGASI NEWS

8 Alasan Mengapa Ada Pihak Ingin Menggoyang Kekuasaan Prabowo Subianto

Avatar

- Jurnalis

Sabtu, 18 April 2026 - 18:44 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oleh: Muchlis Hassan

JAKARTA jurnalisinvestigasinews.com – Langkah tegas Presiden Prabowo Subianto dalam membenahi tata kelola negara diperkirakan tidak akan berjalan mulus. Sejumlah kebijakan yang menyentuh kepentingan besar dinilai berpotensi memicu perlawanan dari pihak-pihak yang selama ini menikmati celah dalam sistem.

Upaya membangun birokrasi yang bersih, disiplin, dan berorientasi pada kepentingan rakyat menjadi fokus utama. Praktik lama seperti budaya “asal bapak senang” (ABS) mulai dipangkas. Namun, perubahan ini justru diduga menimbulkan resistensi.

Ada indikasi bahwa pihak-pihak yang merasa dirugikan tengah membangun gerakan yang terstruktur untuk melemahkan kepemimpinan. Salah satu pemicunya adalah semakin sempitnya ruang untuk menyalahgunakan anggaran negara.

Baca Juga :  Puting Beliung Tumbangkan Pohon di Pakansari, Aktivis AMI Soroti Pembangunan yang Abai Lingkungan

Berikut delapan kebijakan yang dinilai menjadi sumber “ketidaknyamanan” bagi oknum tertentu:

Kontrol Ketat Kredit Jumbo

Kredit perbankan di atas Rp200 miliar harus diketahui dan mendapat persetujuan Presiden.

Penindakan Kredit Macet Skala Besar

Aset debitur besar yang gagal bayar berpotensi diambil alih untuk kepentingan negara.

Penertiban Wajib Pajak Besar

Penyitaan aset terhadap pengusaha yang tidak memenuhi kewajiban pajak.

Pemberantasan Korupsi Tanpa Kompromi

Penegakan hukum yang lebih tegas tanpa ruang negosiasi.

Penataan Lahan Skala Besar

Lahan luas yang tidak dimanfaatkan dapat diambil alih guna mencegah konflik agraria.

Baca Juga :  RDF: Ilusi Teknologi di Tengah Krisis Sampah

Penghapusan Monopoli Impor

Terutama pada komoditas strategis seperti daging.

Pembatasan Perumahan Eksklusif

Menghindari munculnya kawasan yang terkesan “negara dalam negara”.

Larangan Ekspor Bahan Mentah

Penghentian ekspor konsentrat tembaga dan emas untuk mendorong hilirisasi.

Penulis menilai, kebijakan-kebijakan tersebut secara langsung menutup ruang praktik rente yang selama ini menggerogoti keuangan negara. Dampaknya, pihak yang kehilangan kepentingan diduga akan melakukan berbagai cara untuk mempertahankan pengaruhnya.

Namun demikian, di tengah dinamika tersebut, publik diharapkan tetap kritis dan objektif dalam menyikapi setiap informasi yang beredar.

Berita Terkait

Wajib Belajar 13 Tahun Resmi Dicanangkan, Negara Perkuat Fondasi SDM Sejak Usia Dini
RDF: Ilusi Teknologi di Tengah Krisis Sampah
Lebaran Betawi: Mengikat Silaturahmi, Menjaga Tradisi, Merawat Alam
Peran Strategis Dasco Jaga Stabilitas Politik Pemerintahan Prabowo
Iran Buka Jalur Aman Kapal Tanker Indonesia di Selat Hormuz
Menata Ulang Bantar Gebang: Antara Tragedi dan Tanggung Jawab Tata Kelola.
Prabowo : Kita Jangan Jadi Bangsa Penakut
Gerakan Nasional Revolusi Putih PS08: Seruan Mendukung Kepemimpinan Presiden
Berita ini 2 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 18 April 2026 - 18:44 WIB

8 Alasan Mengapa Ada Pihak Ingin Menggoyang Kekuasaan Prabowo Subianto

Sabtu, 18 April 2026 - 09:39 WIB

Wajib Belajar 13 Tahun Resmi Dicanangkan, Negara Perkuat Fondasi SDM Sejak Usia Dini

Selasa, 14 April 2026 - 12:44 WIB

RDF: Ilusi Teknologi di Tengah Krisis Sampah

Senin, 6 April 2026 - 21:04 WIB

Lebaran Betawi: Mengikat Silaturahmi, Menjaga Tradisi, Merawat Alam

Kamis, 2 April 2026 - 17:25 WIB

Peran Strategis Dasco Jaga Stabilitas Politik Pemerintahan Prabowo

Berita Terbaru