slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor hari ini

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

Ulah Sadis Seorang Bapak Siksa Anak Sampai Terkapar,Polisi Berhasil Menemukan Tampar Kejadian - JURNAL INVESTIGASI NEWS

Ulah Sadis Seorang Bapak Siksa Anak Sampai Terkapar,Polisi Berhasil Menemukan Tampar Kejadian

Avatar

- Jurnalis

Rabu, 29 Maret 2023 - 20:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sulawesi Tenggara – Beredar potongan video tersebar luas di media sosial memperlihatkan seorang anak kecil diduga dianiaya bapaknya sendiri. . Diduga peristiwa itu terjadi di Sultra.

Dalam video tersebut nampak anak laki-laki yang mengenakan kaus abu-abu dan celana pendek seragam pramuka dipukuli dengan ranting kayu oleh bapaknya.

Sang anak terus menangis histeris, minta ampun kepada bapaknya. Tetapi bukannya berhenti, bapaknya malah terus memukuli berulang kali sampai anak tersungkur.

Mirisnya lagi, aksi bapak pukuli anaknya itu dilihat atau disaksikan langsung ibunya, juga beberapa orang anak lainnya.

Sang Bapak yang memukuli anak tersebut berucap Dalam Bahasa Bugis yang artinya ” Ayah mencari ke mana mana.”

Kata wanita dalam vidio itu, “Anaknya nakal hilang terus/jalan-jalan terus”

“Cau’na pak, cau’na pak e (ampun bapak ampun). Ma’poloka pak mapoloka (patah tulang ku pak, patah),” kata sang anak dalam video tersebut sembari menangis histeri.

Baca Juga :  Diduga Intimidasi Nasabah, Oknum Debt Collector Koperasi di Matraman Resahkan Warga

Sang bapak semakin sadis memukuli anak dengan sekuat tenaga  tanpa ampun sampai si anak terkapar kesakitan.

Dari ucapannya, bahasa yang digunakan adalah bahasa bugis. Dari informasi di media sosial, banyak warganet yang menyebut kejadian itu di Kabupaten Bone. Sulsel.

Mengenai video viral tersebut Kasi Humas Polres Bone, Ipda Rayendra, juga mengaku telah melihat dan mendapatkan rekaman tersebut. Pihaknya kini tengah menelusurinya.

“Belum diketahui juga kebenarannya, apakah terjadi di Bone, kami masih selidiki, dan menelusurinya” katanya kepada Awak media, Selasa (28/3/2023) malam.

Polisi Berhasil Menemukan Pelaku Penganiayaan Anak

Polisi pun bergerak cepat dan akhirnya Pria penganiaya anaknya yang viral di Media Sosial (Medsos), meminta maaf usai didatangi oleh aparat Kepolisian.

Baca Juga :  Kapolsek Kelapa Gading Berhasil Tangkap Komplotan Begal Bermodalkan Airsoft Gun

Permintaan maaf pria tersebut ditandai dengan membuat surat pernyataan yang berbunyi tidak akan lagi mengulangi perbuatan tersebut.

Melansir dari metrokendari.id, video penganiyaan terhadap seorang anak yang viral itu ternyata terjadi di hamalan sekolah MIS Watumelomba, Kecamatan Tontonunu, Kabupaten Bombana, Sulawesi Tenggara (Sultra).

Peristiwa penganiayaan itu terjadi pada Rabu, 23 Maret 2023, sekitar pukul 13.00 WITA. Anak tersebut berinisial AS (10) tahun, sedangkan pria yang melakukan penganiayaan berinisial TA.

Pernyataan permintaan maaf Pelaku/ ayah si anak tersebut disaksikan oleh aparat Kepolisian dan TNI serta beberapa orang warga yang menjadi saksi.

Aksi Sadis Pelaku/Sang Bapak itu ternyata direkam oleh seorang wanita yang juga diduga ibu dari anak tersebut. 

Berita Terkait

Oknum Advokat Diduga Terlibat Kekerasan, Citra Profesi Dipertaruhkan
KPKB Siap Laporkan Temuan Badan Pemeriksa Keuangan ke APH, Dugaan Korupsi PUPR Lebak Rp 8,3 Miliar Disorot
Ditjen KPM Kemkomdigi dan Komisi I DPR RI Gelar Diskusi Publik: Bijak Digital Tanpa Judi Online
Diduga Intimidasi Nasabah, Oknum Debt Collector Koperasi di Matraman Resahkan Warga
GPI Subang Soroti Ancaman terhadap Kebebasan Pers
Rizwan Riswanto Naikkan Kasus Pencemaran Nama Baik ke Bareskrim, Siap Lawan Balik
Hari pertama Tugas, AKBP Awaludin Kanur Bongkar 18,8 Kilogram Ganja di Jakarta Barat
Polres Metro Tangerang Kota Bongkar Jaringan Narkotika Internasional, Sita 25 Kg Sabu
Berita ini 20 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 2 Mei 2026 - 21:25 WIB

Oknum Advokat Diduga Terlibat Kekerasan, Citra Profesi Dipertaruhkan

Jumat, 1 Mei 2026 - 21:23 WIB

KPKB Siap Laporkan Temuan Badan Pemeriksa Keuangan ke APH, Dugaan Korupsi PUPR Lebak Rp 8,3 Miliar Disorot

Rabu, 29 April 2026 - 21:55 WIB

Ditjen KPM Kemkomdigi dan Komisi I DPR RI Gelar Diskusi Publik: Bijak Digital Tanpa Judi Online

Rabu, 1 April 2026 - 08:34 WIB

Diduga Intimidasi Nasabah, Oknum Debt Collector Koperasi di Matraman Resahkan Warga

Minggu, 29 Maret 2026 - 18:42 WIB

GPI Subang Soroti Ancaman terhadap Kebebasan Pers

Berita Terbaru

Lingkungan hidup

Apabila Jalur Tambang Dibuka akan Menuai Permasalahan Baru

Rabu, 6 Mei 2026 - 09:15 WIB