slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor hari ini

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

Diduga Intimidasi Nasabah, Oknum Debt Collector Koperasi di Matraman Resahkan Warga - JURNAL INVESTIGASI NEWS

Diduga Intimidasi Nasabah, Oknum Debt Collector Koperasi di Matraman Resahkan Warga

Avatar

- Jurnalis

Rabu, 1 April 2026 - 08:34 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta Timur, jurnalisinvestigasinews.com — Dugaan tindakan intimidasi oleh oknum petugas penagih utang (debt collector) dari KSP Koperasi Yakin Sumber Sukses Cabang Jakarta Timur menuai sorotan warga. Peristiwa tersebut terjadi di wilayah Pisangan Baru, Kecamatan Matraman, dan sempat memicu kehebohan di lingkungan sekitar.

Insiden berlangsung pada Selasa (31/3/2026) sekitar pukul 21.00 WIB di kediaman seorang nasabah bernama Mardiyanto.

 

Mardiyanto menyampaikan, proses penagihan yang dilakukan oleh tim koperasi tersebut diduga tidak berjalan secara persuasif, melainkan disertai tindakan yang dinilai arogan.

Salah satu oknum petugas bahkan disebut sempat berteriak-teriak di depan rumah nasabah hingga memancing perhatian warga sekitar. Situasi tersebut membuat suasana lingkungan menjadi tidak kondusif. “Ujar, mardiyanto kepada wartawan.

Baca Juga :  Ditpolairud Polda Sulteng Sigap Membantu Penyaluran Bantuan Untuk Warga yang Berdampak Banjir Bandang Di Torue

 

Mardiyanto menyayangkan cara penagihan yang dianggap tidak mencerminkan etika dan standar operasional prosedur (SOP) yang semestinya dijunjung oleh lembaga keuangan, termasuk koperasi.

Padahal, aturan terkait penagihan utang telah diatur secara tegas dalam POJK Nomor 22 Tahun 2023. Dalam regulasi tersebut ditegaskan bahwa proses penagihan wajib dilakukan secara beretika, tanpa ancaman, kekerasan, maupun tekanan fisik atau verbal.

Selain itu , waktu penagihan juga dibatasi, yakni hanya diperbolehkan pada pukul 08.00 hingga 20.00 waktu setempat. Penagihan di luar jam tersebut dinilai melanggar ketentuan yang berlaku.

Baca Juga :  Modusnya Keselak Bakso, Suami Tega Bunuh Istrinya

 

Dalam aspek hukum pidana, tindakan yang mengandung unsur intimidasi, ancaman, maupun perampasan dapat dijerat dengan pasal dalam Kitab Undang-Undang Hukum Pidana, di antaranya Pasal 365 tentang pencurian dengan kekerasan dan Pasal 368 tentang pemerasan.

 

Selain itu, merujuk pada Putusan Mahkamah Konstitusi Nomor 18/PUU-XVII/2019, penarikan atau penyitaan objek jaminan seperti kendaraan bermotor tidak dapat dilakukan secara sepihak tanpa adanya putusan pengadilan, terutama jika debitur tidak mengakui wanprestasi.

 

Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak KSP Koperasi Yakin Sumber Sukses Cabang Jakarta Timur terkait insiden tersebut.

Penulis : Syahrudin akbar

Berita Terkait

Media Lensa Polri Resmikan Kantor Baru, Tegaskan Komitmen Menjadi Media Profesional dan Independen
Oknum Advokat Diduga Terlibat Kekerasan, Citra Profesi Dipertaruhkan
KPKB Siap Laporkan Temuan Badan Pemeriksa Keuangan ke APH, Dugaan Korupsi PUPR Lebak Rp 8,3 Miliar Disorot
GARDU Pulih Korban Gugat Negara Rp5 Triliun, Soroti Dugaan Pengabaian Hak Anak Korban
Ditjen KPM Kemkomdigi dan Komisi I DPR RI Gelar Diskusi Publik: Bijak Digital Tanpa Judi Online
Alwiyah Ahmad Sampaikan Duka atas Kecelakaan Kereta di Bekasi, Dorong Peningkatan Layanan dan Teknologi
Lahan Diduga Disalahgunakan, Kelurahan Tegal Alur Turun Tangan Tanpa Kompromi
Kapolda Metro Jaya Turun Langsung Tinjau Kebakaran Aspol Kalideres, Berikan Dukungan untuk Anggota Terdampak
Berita ini 18 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 10 Mei 2026 - 18:47 WIB

Media Lensa Polri Resmikan Kantor Baru, Tegaskan Komitmen Menjadi Media Profesional dan Independen

Sabtu, 2 Mei 2026 - 21:25 WIB

Oknum Advokat Diduga Terlibat Kekerasan, Citra Profesi Dipertaruhkan

Jumat, 1 Mei 2026 - 21:23 WIB

KPKB Siap Laporkan Temuan Badan Pemeriksa Keuangan ke APH, Dugaan Korupsi PUPR Lebak Rp 8,3 Miliar Disorot

Kamis, 30 April 2026 - 17:59 WIB

GARDU Pulih Korban Gugat Negara Rp5 Triliun, Soroti Dugaan Pengabaian Hak Anak Korban

Rabu, 29 April 2026 - 21:55 WIB

Ditjen KPM Kemkomdigi dan Komisi I DPR RI Gelar Diskusi Publik: Bijak Digital Tanpa Judi Online

Berita Terbaru