slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor hari ini

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

H. Oleh Soleh Tekankan Pentingnya Perlindungan Anak di Era Digital melalui PP TUNAS - JURNAL INVESTIGASI NEWS

H. Oleh Soleh Tekankan Pentingnya Perlindungan Anak di Era Digital melalui PP TUNAS

Avatar

- Jurnalis

Rabu, 6 Mei 2026 - 09:08 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA, jurnalisinvestigasinews.com– Direktorat Jenderal Komunikasi Publik dan Media (KPM) Kementerian Komunikasi dan Digital (Kemkomdigi) bersama Anggota Komisi I DPR RI, H. Oleh Soleh, S.H., menggelar webinar Forum Diskusi Publik bertema “PP TUNAS: Ruang Digital Anak Aman dan Sehat” pada Selasa (5/5/2026).

Kegiatan yang berlangsung di Intel Studio Pasar Minggu, Jakarta Selatan ini menghadirkan sejumlah narasumber dari unsur legislatif dan akademisi untuk membahas pentingnya perlindungan anak di tengah pesatnya perkembangan teknologi digital.

Dalam pemaparannya, H. Oleh Soleh menegaskan bahwa ruang digital memiliki potensi besar dalam mendukung tumbuh kembang anak, namun juga menyimpan berbagai risiko, seperti paparan konten negatif, kekerasan digital, hingga penyalahgunaan data pribadi.

Menurutnya, kehadiran Peraturan Pemerintah Nomor 17 Tahun 2025 tentang Tata Kelola Penyelenggaraan Sistem Elektronik dalam Pelindungan Anak (PP TUNAS) merupakan langkah strategis pemerintah dalam menciptakan ekosistem digital yang aman dan sehat bagi anak-anak Indonesia.

Baca Juga :  Ikatan Wartawan Online Indonesia ( IWO I ) DPW dan DPD se - Propinsi Lampung Berangkat Menuju ke Medan Sumatera Utara

“PP TUNAS mendorong tanggung jawab Penyelenggara Sistem Elektronik (PSE) untuk memastikan keamanan platform, termasuk pembatasan akses sesuai usia, perlindungan data pribadi anak, serta mekanisme pengawasan konten,” ujar Oleh Soleh.

Ia menambahkan, penguatan regulasi harus diiringi dengan pengawasan yang efektif agar implementasi di lapangan berjalan optimal dan memberikan perlindungan nyata.

Selain itu, peran orang tua dan keluarga dinilai sangat penting dalam mendampingi anak dalam menggunakan teknologi. Edukasi literasi digital juga menjadi kunci agar anak mampu memanfaatkan teknologi secara bijak, kreatif, dan produktif.

Narasumber lainnya, Dr. Ir. Endah Murtiana Sari, ST, MM, menekankan bahwa PP TUNAS mewajibkan seluruh platform digital untuk memperkuat sistem perlindungan anak, termasuk pembatasan akses dan pengelolaan konten yang tidak sesuai.

“Sinergi antara pemerintah, platform digital, dan masyarakat sangat dibutuhkan untuk menciptakan ruang digital yang aman, sehat, dan berkelanjutan,” jelasnya.

Baca Juga :  Sanlat Ramadhan SD Angkasa 12 Ditutup Meriah dengan Bukber dan Aksi Berbagi Takjil

Sementara itu, Dr. Ramadhan Pancasilawan menyoroti tingginya keterlibatan anak dalam dunia digital. Ia menyebutkan bahwa hampir separuh pengguna internet merupakan anak di bawah usia 18 tahun, dengan durasi penggunaan yang cukup tinggi setiap harinya.

Kondisi tersebut, menurutnya, meningkatkan berbagai potensi risiko seperti cyberbullying, paparan konten negatif, hingga eksploitasi digital, sehingga diperlukan penguatan perlindungan melalui regulasi dan pengawasan yang komprehensif.

Melalui forum ini, seluruh pihak diharapkan dapat berperan aktif dalam menciptakan ruang digital yang aman dan sehat bagi anak-anak, baik melalui kebijakan, edukasi, maupun pendampingan.

Dengan kolaborasi yang kuat antara pemerintah, penyedia platform, keluarga, dan masyarakat, implementasi PP TUNAS diharapkan mampu melindungi anak dari berbagai risiko digital sekaligus mendukung tumbuh kembang generasi yang cerdas dan berkarakter di era teknologi.

Penulis : Syahrudin akbar

Berita Terkait

Hadapi Love Scamming di Era Digital, Polri Gelar Dialog Penguatan Internal
Musnahkan 1,1 Ton Carisoprodol, Polres Metro Jakarta Barat Selamatkan 3,5 Juta Jiwa
Perkuat Hubungan dan Keamanan, Kapolsek Tambora Sambangi Warga RW 12 Tanah Sereal dalam Rangka Jaga Jakarta+ On The Spot
Warga Keluhkan Kekeringan, Polresta Tangerang Segera Salurkan Bantuan Air Bersih ke Puri Harmoni 2 Extension
Pengurus Masjid Jami Al Ihrom RW. 09 Prepedan Raya Kalideres Gelar Agenda Tahunan Berbagi Kebahagian Bersama Yatim Piatu dengan Penuh Hikmat.
JAGA JAKARTA – ON THE SPOT: Kapolres Metro Tangerang Kota Turun Langsung Temui Warga Bojong Renged
Perkuat Ketahanan Diri, Generasi Muda Saka Bhayangkara Diajak Berani Menolak Narkotika
Karangan Bunga dari Presiden Prabowo menghiasi Rakernas LAKI dan Pro Grib
Berita ini 19 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 6 Agustus 2026 - 01:38 WIB

Hadapi Love Scamming di Era Digital, Polri Gelar Dialog Penguatan Internal

Kamis, 6 Agustus 2026 - 01:18 WIB

Musnahkan 1,1 Ton Carisoprodol, Polres Metro Jakarta Barat Selamatkan 3,5 Juta Jiwa

Rabu, 5 Agustus 2026 - 17:26 WIB

Perkuat Hubungan dan Keamanan, Kapolsek Tambora Sambangi Warga RW 12 Tanah Sereal dalam Rangka Jaga Jakarta+ On The Spot

Senin, 13 Juli 2026 - 01:41 WIB

Pengurus Masjid Jami Al Ihrom RW. 09 Prepedan Raya Kalideres Gelar Agenda Tahunan Berbagi Kebahagian Bersama Yatim Piatu dengan Penuh Hikmat.

Jumat, 10 Juli 2026 - 18:43 WIB

JAGA JAKARTA – ON THE SPOT: Kapolres Metro Tangerang Kota Turun Langsung Temui Warga Bojong Renged

Berita Terbaru