Jakarta- Hamparan eceng gondok mencapai puluhan ribu meter persegi menutupi sebagian permukaan Waduk Pluit di Penjaringan, Jakarta Utara.
Tumbuhan invasif ini berpotensi memicu pendangkalan waduk serta menyumbat aliran air ke pompa sehingga meningkatkan ancaman banjir.
Berdasarkan hasil pantauan hari ini Minggu (16/7). Tanaman eceng gondok dan rumput liar tumbuh subur di waduk yang mempunyai luas 80 hektar ini.
Waduk yang dulu di bangun pada masa pemerintahan Jokowi – Basuki Tjahaja purnama alias Ahok kini kondisi nya memperihatinkan.
Selain tumbuh subur tanaman eceng gondok di waduk Pluit, tumpukan sampah juga terlihat berserakan di sekitar area waduk yang tidak dibersihkan.
Kondisi waduk pluit seperti ini sangat di khawatirkan, dan akan menjadi ancaman banjir besar di ibukota jakarta seperti pada tahun 2013, pasal nya tanaman eceng gondok dan sampah akan membuat rusak pompa saat melakukan penyedotan air waduk.
Anggota komisi D Fraksi PDI Perjuangan DPRD DKI Jakarta Yuke Yurike meminta Pj Gubernur DKI Heru Budi Hartono untuk membersihkan Waduk Pluit, Kecamatan Penjaringan, Jakarta Utara dari eceng gondok dan sampah.
Yuke Yurike menyayangkan, lemahnya pengawasan dan perawatan dari dinas karena infrastruktur tersebut merupakan warisan Presiden RI Jokowi.
“Sebenarnya tentu ini sangat disayangkan ya kalau kondisinya kembali seperti ini. Sempat dikeruk dan dibersihkan, ternyata saat ini kembali seperti ini,” ujar anggota Komisi D DPRD DKI Jakarta dari PDIP Yuke Yurike pada Minggu (16/7/2023).
Menurut dia, harusnya Waduk Pluit rutin dibersihkan dan sedimentasinya kerap dikeruk agar daya tampung air lebih maksimal. Namun ternyata dalam beberapa tahun ini terbengkalai.
Di musim kering saat ini, seharusnya waktu yang tepat untuk melakukan pembersihan dan juga pengerukan kembali, sehingga bisa berfungsi maksimal di musim penghujan,” kata Bendahara Fraksi PDIP DPRD DKI Jakarta ini.
Atas persoalan itu, Yuke bersama koleganya di Fraksi PDIP akan berkeliling ke infrastruktur yang dibangun pemerintah.
Mulai dari waduk, embung, kali dan saluran untuk memastikan Jakarta siap menghadapi musim hujan nanti.(BP/Leman)







