slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor hari ini

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

JMI Desak Percepatan Penanganan Dugaan Pelanggaran di BGN - JURNAL INVESTIGASI NEWS

JMI Desak Percepatan Penanganan Dugaan Pelanggaran di BGN

Avatar

- Jurnalis

Jumat, 17 April 2026 - 18:03 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA jurnalisinvestigasinews.com – Jaringan Muda Indonesia (JMI) mendesak percepatan penanganan kasus dugaan pelanggaran di Badan Gizi Nasional (BGN) yang melibatkan inisial SS dan DH. Desakan tersebut disampaikan dalam konferensi pers yang digelar di Jakarta, Jumat (17/4/2026).

Ketua Bidang Hukum Pengurus Pusat JMI, Fatur, mengungkapkan bahwa laporan yang dilayangkan pihaknya telah mendapat respons dari Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

“JMI sudah menerima tembusan surat dari KPK bahwa laporan kami telah diregistrasi dan masuk tahap telaah,” ujar Fatur.

Baca Juga :  Kasus Dugaan Ijazah Palsu Berlanjut, Kuasa Hukum BEP Laporkan Dua Orang ke Polisi

Ia menambahkan, selain ke KPK, JMI juga telah mengirimkan pengaduan resmi ke Inspektorat BGN serta Kepolisian Republik Indonesia (Polri).
“Seluruh surat telah diterima dan tercatat di masing-masing lembaga. Artinya, saat ini penanganan berada di tangan aparat penegak hukum dan pengawas internal,” jelasnya.

JMI menegaskan komitmennya untuk terus mengawal proses hukum hingga tuntas. Mereka menekankan pentingnya penanganan yang profesional, transparan, dan akuntabel.
“Prosesnya harus berjalan profesional, transparan, dan akuntabel demi kepastian hukum serta menjaga kepercayaan publik terhadap BGN,” tegasnya.

Baca Juga : 

Menurut JMI, BGN merupakan lembaga strategis yang berkaitan langsung dengan kepentingan masyarakat luas, khususnya dalam pemenuhan gizi nasional. Karena itu, keterlambatan penanganan kasus dinilai berpotensi menggerus kepercayaan publik.

“Kami meminta Inspektorat BGN, Polri, dan KPK tidak ‘masuk angin’. Tuntaskan laporan dugaan pelanggaran SS dan DH sesuai ketentuan yang berlaku,” pungkas Fatur.

Penulis : Syahrudin akbar

Berita Terkait

Berhasil Ringkus! Polisi Tangkap Pelaku Pembunuhan Pengemudi Ojol di Tangerang
JMI Minta Evaluasi Program SPPG BGN Dilakukan Transparan dan Berbasis Dampak
MUI Gelar Silaturahmi Nasional Ormas Islam, Bahas Penguatan Ukhuwah dan Strategi Kebangsaan
UIA Gelar Penyuluhan Hukum dan Kesehatan: Bangun Generasi Cerdas Bebas narkoba 
Kebebasan Pers Diuji, Jurnalis Dikeroyok Saat Konfirmasi Dugaan Penjualan Tramadol
Hakim Perintahkan Hapus Dakwaan di E-Berpadu, Tim Advokat Pertanyakan Integritas Penuntut
Data Desil DTSEN Kosong, Warga Pertanyakan Transparansi Kemensos dalam Penyaluran Bansos
Sudah Inkrah Putusan MA, Bosowa Asuransi Mangkir Bayar Klaim PT Adiyaksa Nusantara Jaya
Berita ini 23 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 15 Juli 2026 - 01:32 WIB

Berhasil Ringkus! Polisi Tangkap Pelaku Pembunuhan Pengemudi Ojol di Tangerang

Jumat, 26 Juni 2026 - 18:40 WIB

JMI Minta Evaluasi Program SPPG BGN Dilakukan Transparan dan Berbasis Dampak

Jumat, 26 Juni 2026 - 18:34 WIB

MUI Gelar Silaturahmi Nasional Ormas Islam, Bahas Penguatan Ukhuwah dan Strategi Kebangsaan

Jumat, 26 Juni 2026 - 09:25 WIB

UIA Gelar Penyuluhan Hukum dan Kesehatan: Bangun Generasi Cerdas Bebas narkoba 

Minggu, 21 Juni 2026 - 18:40 WIB

Kebebasan Pers Diuji, Jurnalis Dikeroyok Saat Konfirmasi Dugaan Penjualan Tramadol

Berita Terbaru