slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor hari ini

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

Publik Dibingungkan! Temuan BPK RI 2024 Tak Jelas, Jawaban Pejabat Berbeda-beda - JURNAL INVESTIGASI NEWS

Publik Dibingungkan! Temuan BPK RI 2024 Tak Jelas, Jawaban Pejabat Berbeda-beda

Avatar

- Jurnalis

Kamis, 16 April 2026 - 23:07 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

LEBAK, jurnalisinvestigasinews.com – Kebingungan publik mencuat setelah upaya konfirmasi terkait temuan Badan Pemeriksa Keuangan Republik Indonesia (BPK RI) Tahun Anggaran 2024 di lingkungan Pemerintah Kabupaten Lebak justru direspons dengan jawaban yang saling berbeda antarpejabat.

Aktivis Kumpulan Pemantau Korupsi Banten (KPKB), Zefferi, mempertanyakan keseriusan pemerintah daerah dalam menindaklanjuti Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) BPK RI yang seharusnya menjadi acuan penting dalam perbaikan tata kelola keuangan daerah.

Saat dikonfirmasi, Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Lebak, Naigolan, tidak memberikan penjelasan rinci dan justru mengarahkan agar pertanyaan tersebut disampaikan kepada Inspektorat.

“Coba tanyakan ke Inspektorat yang mempunyai data,” tulisnya melalui pesan WhatsApp.

Baca Juga :  Lahan Diduga Disalahgunakan, Kelurahan Tegal Alur Turun Tangan Tanpa Kompromi

Namun, jawaban berbeda muncul dari pihak Inspektorat. Sekretaris Inspektorat, Vidya, menyampaikan bahwa pihaknya belum dapat memberikan keterangan dan perlu berkonsultasi terlebih dahulu dengan pimpinan.

“Belum bisa kasih jawaban, konsultasi dulu ke Pak Inspektur,” ujarnya.

Lebih lanjut, konfirmasi diarahkan kepada Kasubag Analisis dan Evaluasi (Anev) Inspektorat, Jamal. Namun, pernyataan yang disampaikan justru menegaskan bahwa Inspektorat tidak memiliki kewenangan terkait LHP BPK.

“Maaf pak, Inspektorat tidak punya kewenangan terkait LHP BPK,” ungkapnya.

Rangkaian pernyataan tersebut dinilai Zefferi sebagai bentuk tidak sinkronnya informasi antarpejabat, bahkan terkesan saling lempar tanggung jawab.

“Ini yang membuat publik bingung. Sekda arahkan ke Inspektorat, tapi Inspektorat menyatakan tidak berwenang. Lalu siapa yang bertanggung jawab menjelaskan?” tegasnya.

Baca Juga :  Langkah Strategis Bupati Bogor: WFH Setiap Jumat untuk Efisiensi Energi di Tengah Krisis Global

Ia menambahkan bahwa temuan BPK RI bukan sekadar dokumen administratif, melainkan menyangkut penggunaan anggaran negara yang wajib dipertanggungjawabkan secara terbuka.

“Jangan sampai ada kesan ditutup-tutupi. Transparansi itu wajib, apalagi ini menyangkut uang rakyat,” lanjutnya.

Zefferi juga mendesak Pemerintah Kabupaten Lebak untuk segera memberikan penjelasan resmi terkait isi temuan BPK RI Tahun Anggaran 2024 serta langkah konkret tindak lanjutnya.

Hingga berita ini diterbitkan, belum ada keterangan resmi yang komprehensif dari pihak Pemerintah Kabupaten Lebak terkait detail temuan maupun progres penyelesaiannya.

Penulis : Syahrudin akbar

Berita Terkait

Satpam Pingsan Usai Jaga Malam, Rekan Indonesia Tangsel Bergerak Selamatkan Akses Pengobatan
JMI Minta Evaluasi Program SPPG BGN Dilakukan Transparan dan Berbasis Dampak
MUI Gelar Silaturahmi Nasional Ormas Islam, Bahas Penguatan Ukhuwah dan Strategi Kebangsaan
PP AMPG Santuni 500 Anak Yatim dan Lansia di Sukabumi, Wujud Kepedulian kepada Masyarakat
Kolaborasi Satpol PP Jatinegara dan Wartawan Hadirkan Jumat Berkah, Kepedulian Sosial Warnai HUT ke-499 Jakarta
Konkrit, Ini Usulan Rekan Indonesia di RUU HAM
Bangun Sinergi Cegah Konflik, Pemuda Pancasila DKI Ambil Peran Strategis
Operasi Parkir Liar di Jakarta Timur Diwarnai Adu Argumen dan Dugaan Setoran Parkir
Berita ini 13 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 27 Juni 2026 - 15:48 WIB

Satpam Pingsan Usai Jaga Malam, Rekan Indonesia Tangsel Bergerak Selamatkan Akses Pengobatan

Jumat, 26 Juni 2026 - 18:40 WIB

JMI Minta Evaluasi Program SPPG BGN Dilakukan Transparan dan Berbasis Dampak

Jumat, 26 Juni 2026 - 18:34 WIB

MUI Gelar Silaturahmi Nasional Ormas Islam, Bahas Penguatan Ukhuwah dan Strategi Kebangsaan

Jumat, 26 Juni 2026 - 18:26 WIB

PP AMPG Santuni 500 Anak Yatim dan Lansia di Sukabumi, Wujud Kepedulian kepada Masyarakat

Jumat, 26 Juni 2026 - 15:28 WIB

Kolaborasi Satpol PP Jatinegara dan Wartawan Hadirkan Jumat Berkah, Kepedulian Sosial Warnai HUT ke-499 Jakarta

Berita Terbaru