Jakarta- Banjir yang terjadi pada lingkungan wilayah Kelurahan Joglo Kecamatan Kembangan Jakarta Barat, kini sudah terlihat surut.
Menurut warga sekitar, banjir yang kerap terjadi di lingkungan mereka itu, disebabkan dari saluran di perbatasan antara Ciledug Karang Tengah Timur dan joglo terjadi bottleneck atau kondisi di mana aliran air terhambat, sehingga mengakibatkan penurunan kecepatan aliran air dan menyebabkan air meluap kesisi kiri kanan pemukiman warga,
“Selain dari curah hujan air.juga meluap sampai kepermukiman warga disini,”ungkap salah seorang warga yang enggan disebutkan namanya, Senin7/4.
Sementara itu, Lurah Joglo Kecamatan Kembangan Rizky Deni Ananda saat dihubungi mengatakan banjir di wilayahnya saat ini sudah surut, Alhamdulillah, banjir ini sudah surut,”kata Lurah.
Risky membenarkan terkait keluhan warganya soal seringnya terjadi banjir di lingkungan mereka.
Dikatakan Lurah, banjir yang kerap terjadi diwilayahnya selain dari
curah hujan deras atau tinggi, saluran di perbatasan antara Ciledug Karang Tengah Timur dan Joglo terjadi bottleneck, di kali centiga juga mengalami kebocoran atau rembesan air dari turap kalinya, sehingga menyebabkan luapan air kali masuk ke pemukiman warga
perbatasan.
“Segera di lakukan tindakan penambalan yang bocor/perbaikan di kali centiga, kemudian segera dilakukan perbaikan saluran di Karang Tengah Timur Ciledug yang berkoordinasi dengan Pemkot Tangerang, sehingga tidak ada air yang ngantri dan tidak meluap kesisi kanan kiri pemukiman warga,”pungjasnya.(Leman)







