slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor hari ini

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

Satlantas Polres Pringsewu Gelar Operasi Zebra di Simpang Pasar Induk Pringsewu, Ini Hasilnya - JURNAL INVESTIGASI NEWS

Satlantas Polres Pringsewu Gelar Operasi Zebra di Simpang Pasar Induk Pringsewu, Ini Hasilnya

Avatar

- Jurnalis

Selasa, 4 Oktober 2022 - 17:31 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pringsewu Jurnalis Investigasi News Hari kedua operasi zebra Krakatau 2022, Satlantas Polres Pringsewu, Polda Lampung menggelar operasi di jalan lintas lintas barat sumatera (Jalinbar) simpang empat pasar induk Pringsewu. Selasa (4/10/22).

Operasi zebra ini dipimpin kasat lantas Iptu Khoirul Bahri dan diikuti puluhan personelnya.

Iptu Khoirul Bahri mewakili Kapolres Pringsewu AKBP Rio Cahyowidi mengatakan, dalam operasi zebra pihaknya melakukan berbagai kegiatan dibagi dalam beberapa satgas preemtif, preventif, Gakkum dan banops.

Untuk kegiatan hari ini satgas preemtif dan preventif melaksanakan sosialisasi operasi zebra di simpang pasar induk Pringsewu.

“Diharapkan masyarakat bisa mematuhi peraturan lalu lintas dengan memakai helm, membawa STNK dan berhati-hati saat berkendara,” tuturnya

Dikatakan kasat, dalam kegiatan operasi pihaknya juga melakukan penindakan terhadap pengendara yang kedapatan melakukan pelanggaran lalu lintas seperti tidak memakai helm, berboncengan lebih dari satu, tidak memakai safety belt.

Baca Juga :  Kodim 0104 Dan Masyarakat Gotong Royong Perbaikan Jalan Desa Binaan

“Penindakan itu sebisa mungkin diberikan melalui teguran simpatik dengan harapan tidak akan mengulanginya lagi. Namun bagi pelanggaran yang berpotensi membahayakan keselamatan akan ditindak dengan tilang,” jelasnya

Diungkapkan Khoirul, selama operasi berlangsung ditemukan banyak pelanggaran yang didominasi pengendara sepeda motor.

“Pelanggaran didominasi pengendara sepeda motor seperti tidak memakai helm atau tidak membawa surat kendaraan dan SIM,” ungkapnya.

Dalam kesempatan itu, kasat Lantas mengimbau para pengguna jalan yang melintas di wilayah hukum Polres Pringsewu untuk mematuhi rambu-rambu dan peraturan lalu lintas.

“Demi keamanan, kelancaran dan keselamatan dijalan diminta kepada masyarakat agar selalu disiplin dan mematuhi peraturan berlalu lintas,” imbuhnya.

Sementara itu salah satu masyarakat yang terjaring dalam operasi, Sumiran (72) yang berprofesi sebagai pedagang mainan mengaku tidak pernah memakai helm saat berkendara karena tidak mempunyai helm.

Baca Juga :  Gebyar Seni Budaya Milad ke-6 be'sih Kembang Dadap yang di Hadiri Bacagub Andra Sony dan Ahmad Dimyati

Warga Pringsewu Utara itu beralasan apabila memakai helm maka pandangan menjadi kabur sehingga dapat membahayakan keselamatannya.

“Bukan saya melawan aturan pak, tapi kalo pakai helm malah kayak mau numbur kendaraan didepan,” ujarnya.

Ia mengaku berterimakasih kepada Polisi karena hanya diberikan teguran dan tidak ditilang.

“Saya minta maaf dan saya berjanji tidak akan melanggar peraturan lalulintas lagi.” Ungkapnya.

Untuk diketahui, selama dua hari menggelar Operasi Zebra, Satlantas Polres Pringsewu tercatat sudah memberikan 127 teguran dan 18 tilang.

Penindakan secara tilang itu diberikan bagi pengendara yang kedapatan melakukan pelanggaran yang dapat membahayakan keselamatan diri atau orang lain dan juga berpotensi menyebabkan terjadinya kecelakaan lalu lintas.

Seperti tidak memakai helm, berbinceng lebih dari 1 orang dan over dimension overload (Odol) dan kendaraan terbuka yang tanpa alasan tertentu digunakan untuk mengangkut orang.
Red(YD/Humas)

Berita Terkait

Kasus Viral Foto AI di Kalisari Jadi Momentum Evaluasi Holistik
Polemik JAKI: Ketika Kritik DPRD Keras, Tapi Tak Tepat Sasaran
PJBW Gandeng FORWAN, Aksi Jumat Berkah Wartawan Makin Meluas
Percepatan Pipa PAM Jaya Dinilai Tepat, Kepercayaan Publik Perlu Terus Dijaga
BMKG Prediksi Kemarau Ekstrem 2026, JATA Desak PAM Jaya Perkuat Kesiapan Air Bersih
Diduga Langgar Prosedur, Bank dan Developer Ambil Alih Rumah Konsumen Tanpa Putusan Pengadilan
Ditjen KPM Komdigi dan Komisi I DPR RI Gelar Webinar “Waspada Pinjol Ilegal”
Nakes Bukan Tumbal, Rekan Indonesia Tolak Rencana Vaksin TB 2030
Berita ini 4 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 7 April 2026 - 20:14 WIB

Kasus Viral Foto AI di Kalisari Jadi Momentum Evaluasi Holistik

Senin, 6 April 2026 - 07:38 WIB

Polemik JAKI: Ketika Kritik DPRD Keras, Tapi Tak Tepat Sasaran

Jumat, 3 April 2026 - 21:13 WIB

PJBW Gandeng FORWAN, Aksi Jumat Berkah Wartawan Makin Meluas

Kamis, 2 April 2026 - 13:48 WIB

Percepatan Pipa PAM Jaya Dinilai Tepat, Kepercayaan Publik Perlu Terus Dijaga

Senin, 30 Maret 2026 - 09:16 WIB

BMKG Prediksi Kemarau Ekstrem 2026, JATA Desak PAM Jaya Perkuat Kesiapan Air Bersih

Berita Terbaru

Hukum

JMI Desak Percepatan Penanganan Dugaan Pelanggaran di BGN

Jumat, 17 Apr 2026 - 18:03 WIB