slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor hari ini

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

PKL Bikin Kumuh Dan Semrawut, Walkot Jakbar Diminta Tegas - JURNAL INVESTIGASI NEWS

PKL Bikin Kumuh Dan Semrawut, Walkot Jakbar Diminta Tegas

Avatar

- Jurnalis

Rabu, 24 April 2024 - 14:22 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta– Para Pedagang Kaki Lima (PKL) yang menyebabkan lingkungan kumuh dan semrawut, di wilayah Kelurahan Tegal Alur Kecamatan Kalideres Jakarta Barat, tampaknya mendapat sorotan dari tokoh
Pemuda Jakarta Barat.

Sebuah kritikan terkait hal tersebut dilontarkan oleh Tokoh Pemuda Jakarta Barat, Umar Abdul Azis pada Wartawan.

Dikatakan Umar, diwilayah Tegal Alur Kecamatan Kalideres, banyak sekali yang menimbulkan keluhan masyarakat khususnya para pengguna jalan.

Tokoh pemuda itu mengamati banyak sekali lahan di dareh tersebut dikeluhkan oleh warga. Seperti di jalan Menceng Kalideres, di mana pedagang di biarkan begitu saja berdagang memakan marka jalan. Bahkan hampir menyentuh aspal jalan.

Baca Juga :  Ketua PGRI Jakbar Sebut Wali Kota Pantas Raih Penghargaan

“Ini tidak boleh dibiarkan, karena di setiap kecamatan ada Camat, dan kelurahan ada Lurah , Satpol PP dan ada Dishub. Lalu apa fungsinya keberadaan mereka, jika kondisi wilayah masih amburadul,”kata Umar, Rabu 24 April 2024.

“Pertanyaannya apakah mereka ada atau tidak. Sehingga Camat dan Lurah seolah seperti tutup mata atas salah satu peristiwa yang di keluhkan penguna jalan baik dari Cengkareng menuju Tegal Alur.

Dan jalan tersebut adalah alternative akses menuju bandara Soetta,”cetusnya.

Umar juga meminta kepada Walikota Jakarta Barat, Uus Kuswanto atau yang akrab disapa Kang Uus harus ambil langkah tegas dalam kinerja anak buahnya.

Baca Juga :  Ketua PKK Jakbar Kunjungi Kampung Mandiri Di Pegadungan

Sebab kata Umar, Uus Kuswanto merupakan sosok Walikota pekerja keras dalam melakukan penataan wilayah. Karena di bawah komando Uus Jakarta Barat banyak perubahan.

“Kalau dibiarkan oleh penegak perda dibawah komando Walikota, akan menimbulkan hal negative di masyarakat tentang walikota itu sendiri. Maka itu saya berharap perlu segera diadakan rotasi camat dan lurah yang gak bisa kerja di Jakarta Barat,”imbuhnya.

Sebelumnya, keberadaan PKL yang kuasai jalan timbulkan keluhan oleh pengguna jalan. Seperti di Jalan Sukatani, Kel. Tegal Alur.(Leman/Her)

Berita Terkait

Kasus Viral Foto AI di Kalisari Jadi Momentum Evaluasi Holistik
Polemik JAKI: Ketika Kritik DPRD Keras, Tapi Tak Tepat Sasaran
PJBW Gandeng FORWAN, Aksi Jumat Berkah Wartawan Makin Meluas
Percepatan Pipa PAM Jaya Dinilai Tepat, Kepercayaan Publik Perlu Terus Dijaga
BMKG Prediksi Kemarau Ekstrem 2026, JATA Desak PAM Jaya Perkuat Kesiapan Air Bersih
Diduga Langgar Prosedur, Bank dan Developer Ambil Alih Rumah Konsumen Tanpa Putusan Pengadilan
Ditjen KPM Komdigi dan Komisi I DPR RI Gelar Webinar “Waspada Pinjol Ilegal”
Nakes Bukan Tumbal, Rekan Indonesia Tolak Rencana Vaksin TB 2030
Berita ini 24 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 7 April 2026 - 20:14 WIB

Kasus Viral Foto AI di Kalisari Jadi Momentum Evaluasi Holistik

Senin, 6 April 2026 - 07:38 WIB

Polemik JAKI: Ketika Kritik DPRD Keras, Tapi Tak Tepat Sasaran

Jumat, 3 April 2026 - 21:13 WIB

PJBW Gandeng FORWAN, Aksi Jumat Berkah Wartawan Makin Meluas

Kamis, 2 April 2026 - 13:48 WIB

Percepatan Pipa PAM Jaya Dinilai Tepat, Kepercayaan Publik Perlu Terus Dijaga

Senin, 30 Maret 2026 - 09:16 WIB

BMKG Prediksi Kemarau Ekstrem 2026, JATA Desak PAM Jaya Perkuat Kesiapan Air Bersih

Berita Terbaru

Hukum

JMI Desak Percepatan Penanganan Dugaan Pelanggaran di BGN

Jumat, 17 Apr 2026 - 18:03 WIB