Jakarta, Di Duga akibat kurangnya pengawasan dari Suku Dinas Sosial dan Satpol PP Jakarta Barat, kini para pengamen dan pak Ogah mulai marak.
Hal itu bisa dilihat di jalan Daan Mogot KM 16, tepatnya disekitar pinggir kali yang tak jauh dari pos polantas Lampu Merah pintu masuk Terminal bus Kalideres. banyak pengamen berkeliaran yang turun naik kendaraan, yang keluar dari terminal sehingga mengusik ketenangan bagi para penumpang yang ada didalam kendaraan.
“Harusnya para pengamen itu ditertibkan, bukan seolah dibiarkan, ini jelas sangat mengganggu ketertiban umum apalagi para pengamen itu modalnya cuma tepuk tepuk tangan, terus minta duit, atau tidak minta roko kepada penumpang,”jelas ini sangat mengganggu, “kata Iwan salah seorang penumpang mobil AKAP jurusan Pandeglang Banten- Kalideres.
Iwan mengungkapkan,selain para pengamen itu laki laki, adapula pengamen perempuan dan bahkan membawa anak.Hampir setiap tiga puluh menit para pengamen itu secara bergantian berdatangan naik ke atas kendaraan bus AKAP yang keluar dari terminal bus Kalideres dijalan Daan Mogot KM 16.
“Tentu jika terus dibiarkan,jelas mengusik ketenangan para penumpang yang ada diatas kendaraan yang mau pulang ke kampung halamannya.”Kita berharap para pengamen itu ditertibkan oleh instansi terkait, Teruma Dinas Sosial maupun Satpol PP, ‘ujarnya.
Tak hanya para pengamen, pak ogah yang parkir dipersimpangan atau putaran dari mulai jalan Sumur Bor dan jalan Persaki tampak juga terlihat. Namun meski demikian, belum ada upaya dari instansi terkait untuk ditertibkan.
“Mereka mintanya tidak maksa sih, tapi ya minimal persoalan ini ditindak lanjuti.Jadi jangan temporer, harus bener bener dilakukan rutin penertibannya, karena masalaah ini tentunya untuk kenyamanan bagi para pengguna jalan yang melintas diwilayah itu,”ucap Luki saat diminta tanggapannya.
Sayangnya, persoalan ini belum dapat konfirmasi dari pihak Satpol PP maupun pihak Sudin Sosial Jakarta Barat. Jurnalis Investigasi sudah berupaya untuk menghubungi kepala instansi tersebut untuk tanggapannya,namun tampaknya yang bersangkutan sulit untuk dihubungi. Informasi ini akan dimuat kembali setelah mendapat keterangan konfirmasi selanjutnya.(LM)







