slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor hari ini

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

Mirip Bangkai Besi Tua, Alat Berat SDA Lama Terparkir di Bantaran Kali - JURNAL INVESTIGASI NEWS

Mirip Bangkai Besi Tua, Alat Berat SDA Lama Terparkir di Bantaran Kali

Avatar

- Jurnalis

Jumat, 12 September 2025 - 14:14 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA, jurnalisinvestigasinews.com – Miris bila melihat kondisi alat berat Exsafator milik Suku Dinas Sumber Daya Air (SDA) Jakarta Barat, tergeletak seperti bangkai rongsokan di sepanjang bantaran sungai hingga berbulan bulan lamanya. Sudah mirip bangkai besi ua

Seperti yang terlihat salah satunya di bantaran Kali Semongol Tegal Alur dan di pintu air kali rawa bengkel cengkareng.

Menurut warga sekitar alat milik SDA tersebut sudah berbulan bulan tergeletak seperti rongsokan besi tua yang tak berguna.

“Ini alat berat sudah berbulan bulan tidak bergerak, infonya alat tersebut rusak makanya nggak beroperasi. ” Kata Rinto salah satu warga tegal alur.

Rinto sangat menyayangkan alat berat milik SDA itu di biarkan tergeletak berkarat seperti barang rongsokan besi tua tak berharga.

“Ini alat dibeli pakai uang pajak dari rakyat, kok disia siakan seperti barang rongsokan yang tak berharga. Kalau memang tidak di gunakan lebih baik bawa pulang ke Workshop nya agar di rawat atau di perbaiki. Kalau lihat seperti ini sama saja kepala Sudin SDA diduga dengan sengaja menghamburkan uang pajak dari rakyat.” ujar Rinto.

Baca Juga :  Lebih Baik Gubernur Aceh dan DPRA ke Ukraina kata Ronny. H.

Ditempat terpisah Usman salah satu warga Rawa Bengkel menuturkan bahwa alat berat (Becco) tersebut sudah berbulan bulan tergeletak diam di dalam kali situ tidak bergerak.

“Iya pak, itu alat berat sudah berbulan bulan tergelatek di dalam kali itu, nga tau masalahnya apa, kalau niat mau ngeruk lumpur di kali ini dari awal sudah dikeruk. Tapi hingga hari ini alat itu tidak bergerak. ” Ujar Usman

Dirinya tidak mengerti apa maksudnya alat berat itu di letakkan di pinggir kali dan di dalam kali itu. Padahal kali Rawa Bengkel itu sudah di penuhi lumpur sehingga Air pun susah untuk mengalir.

“Kalau memang niatnya mau ngeruk kali ini dari awal mereka sudah bekerja, tapi sejak alat itu tergeletak di situ tidak pernah bergerak. Apakah ini hanya kamuflase saja untuk mencairkan anggaran swakelola dalam pengendalian banjir? Wallahuaklam. ” tegas pria yang juga mantan Aktivis itu.

Baca Juga :  Open Grasstrack Championship HUT Kabupaten OKU Timur Ke-18

Usman berharap Walikota Jakarta Barat untuk lebih memperhatikan kinerja anak buahnya terutama kinerja Kepala Suku Dinas Sumber Daya Air (SDA) yang dinilai masyarakat tidak serius untuk menangani persoalan banjir di wilayah Jakarta Barat.

“Kami sebagai masyarkat menilai Kasudin SDA tidak serius untuk menangani persoalan banjir. Buktinya di musim kering mereka hanya bersantai ria, giliran di musim hujan seperti kebakaran jenggot. Padahal kalau kita lihat kali kali kecil atau penghubung itu hampir semuanya di penuhi lumpur, dan harus di keruk agar tidak terjadi luapan banjir. “tegasnya

Sementara itu. Kepala Suku Dinas Sumber Daya Air (SDA) Purwanti hingga berita ini di turunkan belum merespon.(*)

Berita Terkait

Hardiknas 2026: Kesejahteraan Dosen Disorot, SPK Desak Reformasi Perlindungan Pekerja Kampus
FPPJ Optimistis Persija Jakarta Berpeluang Juara Liga 1 2025/2026
Kasus Viral Foto AI di Kalisari Jadi Momentum Evaluasi Holistik
Polemik JAKI: Ketika Kritik DPRD Keras, Tapi Tak Tepat Sasaran
PJBW Gandeng FORWAN, Aksi Jumat Berkah Wartawan Makin Meluas
Percepatan Pipa PAM Jaya Dinilai Tepat, Kepercayaan Publik Perlu Terus Dijaga
BMKG Prediksi Kemarau Ekstrem 2026, JATA Desak PAM Jaya Perkuat Kesiapan Air Bersih
Diduga Langgar Prosedur, Bank dan Developer Ambil Alih Rumah Konsumen Tanpa Putusan Pengadilan
Berita ini 41 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 2 Mei 2026 - 12:41 WIB

Hardiknas 2026: Kesejahteraan Dosen Disorot, SPK Desak Reformasi Perlindungan Pekerja Kampus

Rabu, 22 April 2026 - 10:58 WIB

FPPJ Optimistis Persija Jakarta Berpeluang Juara Liga 1 2025/2026

Selasa, 7 April 2026 - 20:14 WIB

Kasus Viral Foto AI di Kalisari Jadi Momentum Evaluasi Holistik

Senin, 6 April 2026 - 07:38 WIB

Polemik JAKI: Ketika Kritik DPRD Keras, Tapi Tak Tepat Sasaran

Jumat, 3 April 2026 - 21:13 WIB

PJBW Gandeng FORWAN, Aksi Jumat Berkah Wartawan Makin Meluas

Berita Terbaru

Lingkungan hidup

Apabila Jalur Tambang Dibuka akan Menuai Permasalahan Baru

Rabu, 6 Mei 2026 - 09:15 WIB