slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor hari ini

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

Kasatpol PP DKI Jakarta, Sering Operasi, PPKS Tahun Ini Menurun - JURNAL INVESTIGASI NEWS

Kasatpol PP DKI Jakarta, Sering Operasi, PPKS Tahun Ini Menurun

Avatar

- Jurnalis

Rabu, 12 April 2023 - 15:41 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta- Operasi terhadap Pemerlu Pelayanan Kesejahteraan Sosial (PPKS) terus di lakukan oleh Satpol PP. Hasilnya, sebanyak 2.086 orang terjaring dan langsung diserahkan ke panti panti sosial yang ada di Jakarta.Hal ini disampaikan Kasatpol Provinsi DKI Jakarta, Arifin kepada wartawan, Rabu 12/4.

“Saya sampaikan bahwa hingga saat ini PPKS yang kami amankan sebanyak 2.086 orang langsung diserahkan ke panti panti, dan mereka akan dilakukan asesmen, apakah mereka memiliki keluarga di DKI Jakarta atau tidak, “kata Kasatpol PP.

Adapun asesmen tersebut, lanjut Arifin, dilakukan oleh Dinas Sosial (Dinsos) DKI Jakarta secara langsung kepada ribuan PPKS yang sudah diamankan.

Baca Juga :  Universitas Wahid Hasyim Semarang MoU Dengan IKADIN Jateng Terkait Pendidikan Advokat

“Kalau untuk tren di Bulan Ramadan tahun ini, malah terjadi penurunan. Karena di Bulan Februari kemarin kami sudah lakukan penjangkauan,” ucap Arifin.

Ia menginformasikan Bulan Februari lalu, pihaknya mengamankan lebih dari 1.200 PPKS. Lalu di bulan sekarang, PPKS yang diamankan di bawah 1.000 orang.

Kemudian apabila dibandingkan dengan tahun lalu, Arifin mengaku jumlahnya lebih sedikit tahun sekarang.

Lebih lanjut kata Arifin, PPKS yang banyak diamankan adalah pengemis dan gelandangan. Setidaknya, jumlah mereka mencapai 584 orang.

“Itu langsung kami amankan. Karena kan pasti kita semua tidak ingin Jakarta dikepung oleh pengemis yang memanfaatkan momentum Ramadan,” pungkas Arifin.

Baca Juga :  Antisipasi Unjukrasa Pelajar, Babinsa Koramil04 Cengkareng Himbau Para Pelajar Fokus Giat Belajar

Arifin pun menyadari bahwa para pengemis yang selama ini ditemukan di DKI Jakarta tidak semuanya orang yang tidak mampu.

Malah kami tahu bahwa ternyata pendapatan pengemis justru lebih besar daripada pekerjaan formal lainnya,” kata Arifin.

Selain itu, alasan pengaman dilakukan oleh Arifin agar tidak mendidik masyarakat menjadi malas dengan mengemis.

Oleh karena itu, pihaknya rutin melakukan operasi dan penjangkauan di tempat-tempat keramaian yang sering dijadikan tempat nongkrong pengemis dan gelandangan.

Dikatakan Arifin, Operasi terhadap Pemerlu Pelayanan Kesejahteraan Sosial (PPKS) tersebut menindak lanjuti instruksi PJ Gubernur DKI Jakarta Heru Budi Hartono.

Red/Leman

Berita Terkait

Kasus Viral Foto AI di Kalisari Jadi Momentum Evaluasi Holistik
Polemik JAKI: Ketika Kritik DPRD Keras, Tapi Tak Tepat Sasaran
PJBW Gandeng FORWAN, Aksi Jumat Berkah Wartawan Makin Meluas
Percepatan Pipa PAM Jaya Dinilai Tepat, Kepercayaan Publik Perlu Terus Dijaga
BMKG Prediksi Kemarau Ekstrem 2026, JATA Desak PAM Jaya Perkuat Kesiapan Air Bersih
Diduga Langgar Prosedur, Bank dan Developer Ambil Alih Rumah Konsumen Tanpa Putusan Pengadilan
Ditjen KPM Komdigi dan Komisi I DPR RI Gelar Webinar “Waspada Pinjol Ilegal”
Nakes Bukan Tumbal, Rekan Indonesia Tolak Rencana Vaksin TB 2030
Berita ini 6 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 7 April 2026 - 20:14 WIB

Kasus Viral Foto AI di Kalisari Jadi Momentum Evaluasi Holistik

Senin, 6 April 2026 - 07:38 WIB

Polemik JAKI: Ketika Kritik DPRD Keras, Tapi Tak Tepat Sasaran

Jumat, 3 April 2026 - 21:13 WIB

PJBW Gandeng FORWAN, Aksi Jumat Berkah Wartawan Makin Meluas

Kamis, 2 April 2026 - 13:48 WIB

Percepatan Pipa PAM Jaya Dinilai Tepat, Kepercayaan Publik Perlu Terus Dijaga

Senin, 30 Maret 2026 - 09:16 WIB

BMKG Prediksi Kemarau Ekstrem 2026, JATA Desak PAM Jaya Perkuat Kesiapan Air Bersih

Berita Terbaru

Hukum

JMI Desak Percepatan Penanganan Dugaan Pelanggaran di BGN

Jumat, 17 Apr 2026 - 18:03 WIB