slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor hari ini

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

IPSI Gelar Munas XVI 2026, Dorong Pencak Silat Mendunia Menuju Olimpiade - JURNAL INVESTIGASI NEWS

IPSI Gelar Munas XVI 2026, Dorong Pencak Silat Mendunia Menuju Olimpiade

Avatar

- Jurnalis

Jumat, 10 April 2026 - 20:28 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA jurnalisinvestigasinews.com — Pengurus Besar Ikatan Pencak Silat Indonesia (PB IPSI) menggelar Musyawarah Nasional (Munas) XVI tahun 2026 di Hotel Sultan Jakarta, pada 9–11 April 2026. Forum tertinggi organisasi ini mengusung tema besar: “Pencak Silat Mendunia Menuju Olimpiade.”

Munas diikuti jajaran pengurus pusat, perwakilan pengurus provinsi se-Indonesia, hingga perguruan historis dan puluhan perguruan anggota IPSI. Agenda ini tidak sekadar rutinitas organisasi, tetapi menjadi titik krusial dalam menentukan arah masa depan pencak silat di level nasional dan global.

Ketua Harian PB IPSI, Benny G. Sumarsono, menegaskan bahwa Munas XVI menjadi momentum konsolidasi sekaligus penyusunan langkah strategis untuk memperkuat posisi pencak silat.

“Ini bukan sekadar forum formal. Munas ini adalah ruang untuk memperkuat kebersamaan dan merumuskan strategi besar demi kemajuan pencak silat,” ujarnya dalam sambutan saat welcome dinner.

Baca Juga :  Rektor IAIN Langsa Apresiasi Kepada Prof. Ismail Fahmi Arrauf Nasution SAg MA Yang Pertama dapat gelar Profesor di IAIN

Di sisi lain, kehadiran Menteri Luar Negeri RI, Sugiono, yang mewakili Ketua Umum PB IPSI Prabowo Subianto, mempertegas dukungan pemerintah terhadap pengembangan pencak silat sebagai instrumen olahraga sekaligus diplomasi budaya.

Sugiono menekankan bahwa pencak silat bukan hanya seni bela diri, melainkan sarana pembentukan karakter bangsa. Nilai-nilai seperti tanggung jawab, keberanian, serta keberpihakan pada kebenaran menjadi fondasi utama yang relevan di tengah tantangan global.

“Pencak silat adalah warisan budaya yang tidak hanya menjaga identitas bangsa, tetapi juga memperkuat persatuan di tengah arus perubahan zaman,” tegasnya.

Lebih jauh, Munas XVI ini mengusung ambisi besar: membawa pencak silat ke panggung Olimpiade. Upaya ini dinilai membutuhkan langkah terukur, konsistensi pembinaan, serta dukungan diplomasi internasional yang berkelanjutan.

Baca Juga :  Presiden: Pemerintah Segera Upayakan Evakuasi 20 WNI Korban TPPO dari Myanmar

Pemerintah, melalui jalur diplomasi budaya, disebut akan terus mendorong pengakuan pencak silat di tingkat global. Namun demikian, tantangan nyata tetap ada—mulai dari standarisasi internasional hingga penguatan ekosistem olahraga yang kompetitif.

“Dunia saat ini mencari keseimbangan nilai. Pencak silat menawarkan itu—karakter, filosofi, dan jati diri,” tambah Sugiono.

Munas XVI IPSI diharapkan tidak hanya menghasilkan keputusan administratif, tetapi juga langkah konkret yang mampu mengangkat marwah pencak silat sekaligus nama Indonesia di mata dunia.

Kegiatan pembukaan turut diwarnai nuansa budaya melalui pantun, menegaskan bahwa di tengah modernitas, pencak silat tetap berakar kuat pada tradisi bangsa.

Penulis : Syahrudin akbar

Berita Terkait

JMI Minta Evaluasi Program SPPG BGN Dilakukan Transparan dan Berbasis Dampak
MUI Gelar Silaturahmi Nasional Ormas Islam, Bahas Penguatan Ukhuwah dan Strategi Kebangsaan
Data Desil DTSEN Kosong, Warga Pertanyakan Transparansi Kemensos dalam Penyaluran Bansos
Technical Officer DKI dan OMS DKI Dorong Optimalisasi Implementasi Kontrak Sosial untuk Perkuat Layanan Kesehatan Masyarakat
HUT Ke-2 IEDS, Rifqi Serukan Tata Kelola SDA Berkeadilan
Kongres III KPBI Resmi Dibuka, Soroti Perlindungan Buruh dan Revisi Regulasi Ketenagakerjaan
Presidium Pemuda Indonesia Ucapkan Selamat Hari Raya Idul Adha 1447 H/2026 M
‎Ahmad Alfan Sah Jadi Ketua Pk Kecamatan Sindang Jaya Partai Golongan Karya Kabupaten Tangerang
Berita ini 20 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 26 Juni 2026 - 18:40 WIB

JMI Minta Evaluasi Program SPPG BGN Dilakukan Transparan dan Berbasis Dampak

Jumat, 26 Juni 2026 - 18:34 WIB

MUI Gelar Silaturahmi Nasional Ormas Islam, Bahas Penguatan Ukhuwah dan Strategi Kebangsaan

Kamis, 18 Juni 2026 - 12:23 WIB

Data Desil DTSEN Kosong, Warga Pertanyakan Transparansi Kemensos dalam Penyaluran Bansos

Selasa, 9 Juni 2026 - 20:09 WIB

Technical Officer DKI dan OMS DKI Dorong Optimalisasi Implementasi Kontrak Sosial untuk Perkuat Layanan Kesehatan Masyarakat

Selasa, 9 Juni 2026 - 08:02 WIB

HUT Ke-2 IEDS, Rifqi Serukan Tata Kelola SDA Berkeadilan

Berita Terbaru