slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor hari ini

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

Sampah Menggunung dan Bangunan Liar Mengkhawatirkan di Pegadungan, Warga Desak Tindakan Nyata - JURNAL INVESTIGASI NEWS

Sampah Menggunung dan Bangunan Liar Mengkhawatirkan di Pegadungan, Warga Desak Tindakan Nyata

Avatar

- Jurnalis

Selasa, 14 April 2026 - 18:56 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta Barat, jurnalisinvestigasinews.com – Persoalan kebersihan dan tata kelola lingkungan kembali menjadi sorotan di wilayah Pegadungan, Kecamatan Kalideres, Kota Administrasi Jakarta Barat. Warga menilai penanganan sampah oleh aparat kelurahan belum berjalan optimal, sementara bangunan liar semakin menjamur di sepanjang aliran Kali Maja.

Tumpukan sampah yang dibiarkan menumpuk berbulan-bulan di sekitar pemukiman memicu kritik keras dari warga sebagai bentuk kontrol sosial terhadap kinerja pemerintah setempat. Ironisnya, kondisi ini terlihat jelas saat peresmian jembatan di RT 07 RW 09.

“Padahal, Minggu 12 April 2026 kemarin pak Lurah resmikan jembatan, sampah persis di depan, tapi sampai sekarang belum diangkat,” ungkap salah satu warga yang enggan disebut namanya. (Selasa, 14/04/2026)

Baca Juga :  REKAN Indonesia Dorong Penguatan Kolaborasi Atasi Penyakit Mematikan di Jakarta Utara

Selain itu, maraknya bangunan liar di Jalan Jambu Air, Kampung Maja, juga menjadi sorotan. Bangunan tersebut diduga berdiri tanpa izin dan bahkan diperjualbelikan atau disewakan oleh oknum tertentu.

“Ada pabrik kulit lumpia, padahal itu makanan ya, kok bisa. Bersih nggak tuh, ada ijinnya nggak,” keluh warga.

Kondisi ini tidak hanya merusak estetika lingkungan, tetapi juga berpotensi menimbulkan risiko kebakaran dan masalah kesehatan.

Warga menuntut tindakan tegas dari aparat pemerintah, khususnya pihak kelurahan, untuk menertibkan bangunan liar dan membersihkan kawasan dari tumpukan sampah. Sebagai bagian dari kontrol sosial, mereka meminta Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Barat dan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta untuk mengevaluasi kinerja aparatur di tingkat kelurahan.

Baca Juga :  Muhammadiyah Depok Bangun Kolaborasi Pendidikan dan Advokasi Hukum Sekolah

“Lingkungan jadi kotor dan kumuh. Kalau dibiarkan terus, bukan hanya soal pemandangan, tapi juga kesehatan warga bisa terganggu,” tambah warga tersebut.

Kasus ini menjadi pengingat bahwa persoalan lingkungan bukan hanya soal kebersihan, tetapi juga tata kelola wilayah, integritas aparat, dan kualitas hidup masyarakat. Warga Pegadungan kini menanti aksi nyata, bukan sekadar seremoni.

Penulis : Suheri

Berita Terkait

Pengurus Masjid Jami Al Ihrom RW. 09 Prepedan Raya Kalideres Gelar Agenda Tahunan Berbagi Kebahagian Bersama Yatim Piatu dengan Penuh Hikmat.
JAGA JAKARTA – ON THE SPOT: Kapolres Metro Tangerang Kota Turun Langsung Temui Warga Bojong Renged
Perkuat Ketahanan Diri, Generasi Muda Saka Bhayangkara Diajak Berani Menolak Narkotika
Karangan Bunga dari Presiden Prabowo menghiasi Rakernas LAKI dan Pro Grib
Kamal Benda Raya Jadi TPS Liar, Lemahnya Pengawasan, wibawa pemerintah Dipertanyakan
Satpam Pingsan Usai Jaga Malam, Rekan Indonesia Tangsel Bergerak Selamatkan Akses Pengobatan
JMI Minta Evaluasi Program SPPG BGN Dilakukan Transparan dan Berbasis Dampak
PP AMPG Santuni 500 Anak Yatim dan Lansia di Sukabumi, Wujud Kepedulian kepada Masyarakat
Berita ini 11 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 13 Juli 2026 - 01:41 WIB

Pengurus Masjid Jami Al Ihrom RW. 09 Prepedan Raya Kalideres Gelar Agenda Tahunan Berbagi Kebahagian Bersama Yatim Piatu dengan Penuh Hikmat.

Senin, 6 Juli 2026 - 10:13 WIB

Perkuat Ketahanan Diri, Generasi Muda Saka Bhayangkara Diajak Berani Menolak Narkotika

Minggu, 5 Juli 2026 - 18:46 WIB

Karangan Bunga dari Presiden Prabowo menghiasi Rakernas LAKI dan Pro Grib

Senin, 29 Juni 2026 - 01:00 WIB

Kamal Benda Raya Jadi TPS Liar, Lemahnya Pengawasan, wibawa pemerintah Dipertanyakan

Sabtu, 27 Juni 2026 - 15:48 WIB

Satpam Pingsan Usai Jaga Malam, Rekan Indonesia Tangsel Bergerak Selamatkan Akses Pengobatan

Berita Terbaru