slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor hari ini

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

Jalan Rusak Parah di Kapuk, Warisan Masalah dari Tiga Era Gubernur DKI - JURNAL INVESTIGASI NEWS

Jalan Rusak Parah di Kapuk, Warisan Masalah dari Tiga Era Gubernur DKI

- Jurnalis

Rabu, 17 September 2025 - 11:10 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kondisi Jalan Kali Baru Timur di RT 07/RW 10, Kelurahan Kapuk, Cengkareng, Jakarta Barat, hingga kini masih memprihatinkan. Kerusakan parah yang melanda jalan tersebut belum juga menemui penyelesaian

Kondisi Jalan Kali Baru Timur di RT 07/RW 10, Kelurahan Kapuk, Cengkareng, Jakarta Barat, hingga kini masih memprihatinkan. Kerusakan parah yang melanda jalan tersebut belum juga menemui penyelesaian

JAKARTA,Jurnalinvestigasinews.com – Kondisi Jalan Kali Baru Timur di RT 07/RW 10, Kelurahan Kapuk, Cengkareng, Jakarta Barat, hingga kini masih memprihatinkan. Kerusakan parah yang melanda jalan tersebut belum juga menemui penyelesaian konkret dari pihak berwenang, meski telah melewati masa kepemimpinan tiga gubernur DKI Jakarta sebelumnya.

Berdasarkan pantauan, jalan yang dipenuhi lubang dan ketidakrataan permukaan ini menyulitkan pengendara. Kendaraan baik mobil maupun motor terpaksa melintas dengan sangat hati-hati dan kecepatan rendah untuk menghindari kerusakan kendaraan atau potensi kecelakaan.

Keluhan utama datang dari warga setempat. Menurut Sulaiman, seorang warga RW 10, kerusakan jalan ini telah berlangsung sangat lama. “Jalan ini sudah lama, dari zaman Ahok belum pernah disentuh aspal. Paling juga warga yang urug-urug (menguruk) biar lubangnya tidak terlalu dalam,” ujarnya,(17/9/2025).

Baca Juga :  Dinas Perhubungan DKI Jakarta Bakal Meniadakan Sementara Ganjil Genap Pada 27 Hingga 29 Januari 2025

 



Persoalan tampaknya tidak hanya terletak pada anggaran, tetapi juga pada status kepemilikan tanah. Sulaiman menambahkan, “Katanya sih ini punya warga. Itu ada papan informasi yang menunjukkan bahwa tanah yang dipakai jalan ini milik warga.” Klaim kepemilikan pribadi ini diduga menjadi salah satu faktor penghambat perbaikan infrastruktur oleh pemerintah daerah.

Baca Juga :  Berkah Ramadhan, Kapolresta Barelang Bersama FKPD Kota Batam Berbagi Takjil

Jalan rusak ini telah menjadi warisan masalah yang dialami sejak era kepemimpinan Basuki Tjahaja Purnama (Ahok), Djarot Saiful Hidayat, Anies Baswedan, dan berlanjut hingga kini pada era Pramono Anung.

Warga dan para pengguna jalan berharap agar dalam kepemimpinan Gubernur Pramono Anung, persoalan jalan rusak yang berkepanjangan ini dapat segera ditangani. Mereka mendorong adanya solusi nyata, baik melalui normalisasi jalan atau negosiasi status lahan, demi kemaslahatan dan keselamatan masyarakat luas.

(Rdw)

Berita Terkait

Polsek Jatinegara Gelar Operasi Stasioner, Tindak Lanjuti Instruksi Kapolda Metro Jaya Antisipasi Begal dan Kejahatan Jalanan
FKMGS Berkolaborasi Kementerian LH Gelar Penanaman Pohon di Hutan Kota Blok Jambrong Desa Cipelang
Hardiknas 2026: Kesejahteraan Dosen Disorot, SPK Desak Reformasi Perlindungan Pekerja Kampus
FPPJ Optimistis Persija Jakarta Berpeluang Juara Liga 1 2025/2026
Kasus Viral Foto AI di Kalisari Jadi Momentum Evaluasi Holistik
Polemik JAKI: Ketika Kritik DPRD Keras, Tapi Tak Tepat Sasaran
PJBW Gandeng FORWAN, Aksi Jumat Berkah Wartawan Makin Meluas
Percepatan Pipa PAM Jaya Dinilai Tepat, Kepercayaan Publik Perlu Terus Dijaga
Berita ini 37 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 30 Mei 2026 - 02:44 WIB

Polsek Jatinegara Gelar Operasi Stasioner, Tindak Lanjuti Instruksi Kapolda Metro Jaya Antisipasi Begal dan Kejahatan Jalanan

Minggu, 10 Mei 2026 - 18:28 WIB

FKMGS Berkolaborasi Kementerian LH Gelar Penanaman Pohon di Hutan Kota Blok Jambrong Desa Cipelang

Sabtu, 2 Mei 2026 - 12:41 WIB

Hardiknas 2026: Kesejahteraan Dosen Disorot, SPK Desak Reformasi Perlindungan Pekerja Kampus

Rabu, 22 April 2026 - 10:58 WIB

FPPJ Optimistis Persija Jakarta Berpeluang Juara Liga 1 2025/2026

Selasa, 7 April 2026 - 20:14 WIB

Kasus Viral Foto AI di Kalisari Jadi Momentum Evaluasi Holistik

Berita Terbaru

Kebijakan publik

JMI Gelar FGD: Kalau Program Mangkrak, Siapa yang Bertanggung Jawab

Kamis, 4 Jun 2026 - 17:27 WIB