BOGOR, jurnalisinvestigasinews.com — Setiap tanggal 22 Maret, dunia memperingati Hari Air Sedunia sebagai momentum penting untuk meningkatkan kesadaran akan pentingnya air bersih bagi kehidupan.
Peringatan ini ditetapkan oleh Perserikatan Bangsa-Bangsa melalui resolusi pada tahun 1993, dan hingga kini terus menjadi ajang edukasi global dengan tema yang berbeda setiap tahunnya.
Hari Air Sedunia bukan sekadar seremoni, melainkan pengingat bahwa air merupakan sumber utama kehidupan yang harus dijaga bersama. Berbagai persoalan seperti pencemaran sungai, pemborosan air, hingga krisis air bersih masih menjadi tantangan serius di berbagai daerah.
Dalam momentum tersebut, Aktivis Matahari Indonesia (AMI), ZeffferI, turut menyuarakan kepeduliannya terhadap pentingnya menjaga air demi keberlangsungan hidup manusia.
“Air adalah kehidupan. Kita harus menjaganya mulai dari sekarang, karena masa depan generasi berikutnya sangat bergantung pada bagaimana kita memperlakukan air hari ini,” ujarnya.
Ia juga mengajak masyarakat untuk lebih peduli terhadap lingkungan melalui langkah sederhana, seperti tidak membuang sampah ke sungai, menghemat penggunaan air, serta menjaga kelestarian alam.
Dengan adanya peringatan Hari Air Sedunia setiap tahunnya, diharapkan kesadaran masyarakat semakin meningkat bahwa menjaga air bukan hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, tetapi merupakan tanggung jawab bersama.
“Jaga air, jaga kehidupan,” tutup ZeffferI.
Penulis : Syahrudin akbar







