slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor hari ini

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

Biadab Cuma Gara - gara Ingin Pinjam Uang Tidak Dikasih,Seorang Bibi Habisi nyawa Keponakan - JURNAL INVESTIGASI NEWS

Biadab Cuma Gara – gara Ingin Pinjam Uang Tidak Dikasih,Seorang Bibi Habisi nyawa Keponakan

Avatar

- Jurnalis

Rabu, 24 April 2024 - 12:59 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tangerang, — Sungguh benar – benar aksi biadab, cuma gara – gara ingin pinjam uang tidak diberi. Seorang bibi berinisial L warga Desa Cengklong, Kecamatan Kosambi, Kebupaten Tangerang tega menghabisi nyawa keponakannya sendiri yang baru berusia 7 tahun dan jasadnya dimasukkan kedalam sebuah karung di sebuah kamar.

Terduga pelaku L yang nekat menghabisi nyawa keponakannya E (7 th) karena merasa sakit hati, lantaran dirinya tak mendapatkan uang pinjaman dari ibu korban. Sadisnya pelaku menghabisi nyawa korban dengan cara membekap korban mengunakan batal dan memasukkannya dalam sebuah karung.

Baca Juga :  Sebanyak 2.489 warga Dari Lima kecamatan Terpaksa Mengungsi Akibat Erupsi Semeru

Melalui pesan WhatsApp, Kanit Reskrim Polsek Teluknaga, IPDA Zainal Aripin kepada Awak Media membenarkan adanya kejadian tersebut di Desa Cengklong, Kecamatan Kosambi,” jelasnya

“Ya betul mas, ada anak kecil berusia 7 tahun ditemukan dalam kondisi meninggal dunia akibat tindak kekerasan oleh tantenya sendiri, dan diduga pelaku melakukan hal itu akibat rasa sakit hati tak mendapatkan pinjam sejumlah uang dari orang tua korban,” ucapnya Via telepon selulernya (23/4/2024) sore.

Baca Juga :  Yayasan Wijaya Peduli Bangsa Berikan Bantuan Berupa Paket Sembako

IPDA Zainal juga menyebut, bahwa pelaku dan korban sendiri merupakan sama – sama warga masyarakat Desa Cengklong. Sedangkan untuk pelaku sendiri saat ini sudah kami amankan di Mapolsek Teluknaga Polrestro Kota Tangerang, untuk pemeriksaan dan penyidikan lebih lanjut,

“Terduga pelaku merupakan tante atau masih kerabat dekat korban sendiri, saat ini pelaku sudah diamankan sambil nantinya menunggu hasil pemeriksaan lebih lanjut serta olah TKP untuk mendalami motif – motif lainya, termasuk pemeriksaan kejiwaan pelaku,” pungkasnya mengakhiri

Berita Terkait

Kasus Viral Foto AI di Kalisari Jadi Momentum Evaluasi Holistik
Polemik JAKI: Ketika Kritik DPRD Keras, Tapi Tak Tepat Sasaran
PJBW Gandeng FORWAN, Aksi Jumat Berkah Wartawan Makin Meluas
Percepatan Pipa PAM Jaya Dinilai Tepat, Kepercayaan Publik Perlu Terus Dijaga
BMKG Prediksi Kemarau Ekstrem 2026, JATA Desak PAM Jaya Perkuat Kesiapan Air Bersih
Diduga Langgar Prosedur, Bank dan Developer Ambil Alih Rumah Konsumen Tanpa Putusan Pengadilan
Ditjen KPM Komdigi dan Komisi I DPR RI Gelar Webinar “Waspada Pinjol Ilegal”
Nakes Bukan Tumbal, Rekan Indonesia Tolak Rencana Vaksin TB 2030
Berita ini 3 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 7 April 2026 - 20:14 WIB

Kasus Viral Foto AI di Kalisari Jadi Momentum Evaluasi Holistik

Senin, 6 April 2026 - 07:38 WIB

Polemik JAKI: Ketika Kritik DPRD Keras, Tapi Tak Tepat Sasaran

Jumat, 3 April 2026 - 21:13 WIB

PJBW Gandeng FORWAN, Aksi Jumat Berkah Wartawan Makin Meluas

Kamis, 2 April 2026 - 13:48 WIB

Percepatan Pipa PAM Jaya Dinilai Tepat, Kepercayaan Publik Perlu Terus Dijaga

Senin, 30 Maret 2026 - 09:16 WIB

BMKG Prediksi Kemarau Ekstrem 2026, JATA Desak PAM Jaya Perkuat Kesiapan Air Bersih

Berita Terbaru