Jakarta-Pohon yang ditanam Pj Gubernur dan Jajaran Forkopimda
di bantaran kali Mookervart Jalan Daan Mogot, Kalideres Jakarta Barat, daun daunnya kini mulai terlihat mengering dan mati.
Salah satu sopir angkot yang biasa mangkal di Lampu Merah Kalideres menyesalkan dengan matinya pohon-pohon yang ditanam tersebut.
“Mungkin penyebabnya bisa jadi karena perawatannya yang kurang, apalagi cuaca panas seperti ini,” ujar sopir yang biasa dipanggil Ucok kepada Wartawan, Selasa (10/10/2023).
Dikatakan Ucok, persiapan yang memakan waktu begitu lama, namun hasilnya tidak sesuai dengan harapan.
“Pohon yang ditanam itu sekarang banyak yang mati. Soalnya saya tau persiapannya, sampai pelaksanaan penamaan pohon itu, semua diliput wartawan, tapi sekarang kenyataannya pada mati,” tambahnya.
Sebelumnya Penjabat (Pj) Gubernur DKI Jakarta Heru Budi Hartono , Pangdam Jaya Mayjen TNI Mohamad Hasan, Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Karyoto, dan Kepala Kejaksaan Tinggi DKI Jakarta Reda Manthovani menanam 125 Pohon di bantaran Kali Mookervaart.
Penanaman pohon secara serentak dengan Tema “Lestarikan Negeri, Penghijauan Sejak Dini” dalam rangka HUT Ke-78 RI.
Dalam kesempatan tersebut Heru Budi mengatakan, giat ini sekaligus melanjutkan penanaman pohon yang dilakukan Kapolri beberapa waktu lalu. Dia berharap penanaman ini untuk menambah penghijauan di Jakarta.
“Tentunya di tempat lain Kapolda Metro Jaya akan melanjutkan ini. Kegiatan ini juga menggerakkan warga agar menanam pohon untuk menghijaukan Jakarta,” ujarnya.
Kapolda Metro Jaya Irjen Karyoto menambahkan ini sebagai upaya pemerintah dalam mencanangkan penanaman pohon di seluruh Indonesia. Adapun pohon yang ditanam berupa pohon buah dan bisa dimanfaatkan warga setempat.
“Kita tahu pada hari ini juga beberapa waktu lalu kualitas udara di Jakarta cukup buruk dan ini adalah upaya untuk membuat Jakarta lebih hijau dan lebih sehat,” katanya.
Dia berharap masyarakat bahu membahu membantu pemerintah menanam pohon untuk penghijauan. Selain itu, pohon dapat menghasilkan dari sisi ekonomi.
“Semangat ini bukan hanya untuk kita, tapi untuk masyarakat manfaatkan lahan-lahan sekitar yang layak ditanami baik pohon penguat yang kalau memang memungkinkan tanaman-tanaman itu ekonomis, silakan saja,” ujar Karyoto.(Leman)







