slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor hari ini

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

Silat Perguruan Be Si Kebon Jemali (PBKJ) Bagian Budaya Masyarakat Indonesia - JURNAL INVESTIGASI NEWS

Silat Perguruan Be Si Kebon Jemali (PBKJ) Bagian Budaya Masyarakat Indonesia

Avatar

- Jurnalis

Selasa, 27 Mei 2025 - 14:01 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA – Silat Beksi Perguruan Be Si Kebon Jemali (PBKJ) merupakan salah satu kekayaan budaya lokal yang ada di daerah Jurumudi kota Tangerang. Keberadaannya sudah cukup dikenal dan yang paling menonjol ada di wilayah Jurumudi Kecamatan Benda Tangerang  Banten.

Silat Beksi Perguruan Be Si Kebon Jemali (PBKJ) adalah bagian budaya masyarakat Indonesia khususnya diwilayah Jurumudi Benda Tangerang yang wajib dilestarikan dan sudah di akui Tingkat Nasional. Sebagai Putra Betawi orang yang kini dipercaya nomor satu dikelurahan Benda sekaligus Ketua Karang Taruna Kecamatan Benda,Ahmd Surury Mufid,.S.AP mengaku Masyarakat Benda adalah bagian penting sinergitas program yang harus diperhatikan terutama masalah budaya yang di miliki masyarakat turun temurun.

Salah satu aliran silat yang cukup diminati masyarakat Benda adalah Silat Beksi Perguruan Be Si Kebon Jemali (PBKJ) ,Aliran silat yang sudah turun temurun ada dan berkembang di wilayah Jurumudi dan sekitarnya bahkan sudah menyebar Silat Beksi Perguruan Be Si Kebon Jemali (PBKJ) ini sudah berbagai Wilayah khususnya Sejabodetabek.

Kaitan hal tersebut, Lurah Benda Ahmad Surury Mufid,.S.AP sekaligus Ketua Karang Taruna Kecamatan Benda Tangerang mendorong Silat Beksi menjadi potensi daya tarik wisata baru khususnya di Wilayah Jurumudi Tangerang Banten, bahkan Ahmad Surury Mufid,.S.AP telah melakukan Kunjungan serta Konsolidasi dengan Ketua Sanggar Perguruan Be Si Kebon Jemali (PBKJ) kampung beksi Khususnya di wilayah Jurumudi sekaligus mengapresiasi dan mendukung penuh

Baca Juga :  Plt. Ketua TP. PKK Bangkep Dilantik.

Senada Menambahkan “ Silat Perguruan Be Si Kebon Jemali (PBKJ) terus dikembangkan dan dikenalkan merupakan bagian dari upaya pelestarian budaya lokal yang sama sama kita lestarikan dan budayakan,mencari sosok seorang guru Beksi yang baik tidak hanya mahir dalam teknik, tetapi juga mampu memimpin murid-muridnya. Mereka mampu menginspirasi, memotivasi, dan menciptakan suasana belajar yang menyenangkan dan kondusif agar Budaya Perguruan Be Si Kebon Jemali (PBKJ) ini bisa terus berkembang.”Ucap Ahmad Surury Mufid,.S.AP”.

Menurut Arfan Hidayat Silat beksi yang berlokasi di Jurumudi Tangerang Banten ini merupakan bagian dari warisan budaya Leluhur Perguruan Be Si Kebon Jemali (PBKJ) yang berlokasi Jl. Halim Perdana Kusuma No.14, RT.001/RW.006, Jurumudi, Kec. Benda, Kota Tangerang, Banten 15124 .Silat Perguruan Be Si Kebon Jemali (PBKJ) telah ditetapkan sebagai WBTb sejak tahun 2013, Silat Perguruan Be Si Kebon Jemali (PBKJ) adalah seni bela diri Betawi yang merupakan perpaduan antara budaya lokal dan Tionghoa.”Ucap Arfan Hidayat”.

Sejak dilaksanakan pengajaran secara terbuka, Silat Perguruan Be Si Kebon Jemali (PBKJ) mengalami perkembangan yang cukup signifikan ditandai dengan berdirinya sanggar-sanggar atau perguruan Silat Besi yang tersebar di wilayah Kota Tangerang. Dari tahun 2013 sampai dengan 2025 Saat ini Perguruan Be Si Kebon Jemali (PBKJ) telah berdiri Sudah beberapa sanggar/perguruan yang tersebar beberapa wilayah di Kota Tangerang dengan jumlah pesilat Besi aktif sebanyak 500 orang mulai dari anak usia sekolah hingga anak-anak muda.”Bang Mandor Samsuni “.

Baca Juga :  Nakes Kesdam Jaya Vaksin Warga Masyarakat di Serbuan Vaksinasi Koramil 01/TS Kodim 0503/JB

Sebagai salah satu warisan budaya Betawi, Perguruan Be Si Kebon Jemali (PBKJ) Silat Beksi (PBKJ) ini memiliki peran penting dalam kehidupan masyarakat, bukan hanya sebagai seni bela diri tetapi juga sebagai bagian dari tradisi dan identitas komunitas.

Di berbagai wilayah di Jakarta dan Tangerang, Silat Beksi Perguruan Be Si Kebon Jemali (PBKJ) sering diajarkan secara turun-temurun dari guru ke murid, baik melalui perguruan resmi maupun secara informal di lingkungan kampung. Setiap perguruan Silat Beksi biasanya memiliki variasi teknik dan metode latihan yang khas, tergantung pada silsilah dan tradisi yang diwariskan oleh para pendekarnya.

Dalam budaya Betawi, Silat Beksi Perguruan Be Si Kebon Jemali (PBKJ) juga kerap menjadi bagian dari berbagai acara adat dan perayaan, seperti pernikahan, khitanan, dan hajatan lainnya. Pertunjukan silat sering dijadikan hiburan bagi tamu undangan dan sebagai simbol kesiapan seorang pria Betawi dalam menjaga kehormatan dan keamanan keluarga.

Red_Deri

Berita Terkait

Kasus Viral Foto AI di Kalisari Jadi Momentum Evaluasi Holistik
Polemik JAKI: Ketika Kritik DPRD Keras, Tapi Tak Tepat Sasaran
PJBW Gandeng FORWAN, Aksi Jumat Berkah Wartawan Makin Meluas
Percepatan Pipa PAM Jaya Dinilai Tepat, Kepercayaan Publik Perlu Terus Dijaga
BMKG Prediksi Kemarau Ekstrem 2026, JATA Desak PAM Jaya Perkuat Kesiapan Air Bersih
Diduga Langgar Prosedur, Bank dan Developer Ambil Alih Rumah Konsumen Tanpa Putusan Pengadilan
Ditjen KPM Komdigi dan Komisi I DPR RI Gelar Webinar “Waspada Pinjol Ilegal”
Nakes Bukan Tumbal, Rekan Indonesia Tolak Rencana Vaksin TB 2030
Berita ini 24 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 7 April 2026 - 20:14 WIB

Kasus Viral Foto AI di Kalisari Jadi Momentum Evaluasi Holistik

Senin, 6 April 2026 - 07:38 WIB

Polemik JAKI: Ketika Kritik DPRD Keras, Tapi Tak Tepat Sasaran

Jumat, 3 April 2026 - 21:13 WIB

PJBW Gandeng FORWAN, Aksi Jumat Berkah Wartawan Makin Meluas

Kamis, 2 April 2026 - 13:48 WIB

Percepatan Pipa PAM Jaya Dinilai Tepat, Kepercayaan Publik Perlu Terus Dijaga

Senin, 30 Maret 2026 - 09:16 WIB

BMKG Prediksi Kemarau Ekstrem 2026, JATA Desak PAM Jaya Perkuat Kesiapan Air Bersih

Berita Terbaru