Jakarta-Pemprov DKI Jakarta sudah melakukan persiapan matang matang dalam menghadapi mudik Lebaran.
Persiapan ini dilakukan dengan berkoordinasi bersama Kementerian Perhubungan dan Korlantas Polri.
Hal ini disampaikan Gubernur DKI, Pramono Anung dalam acara peluncuran program ‘Mudik Aman, Keluarga Nyaman’ bersama Korlantas Polri di Menara Bank Mega, Jakarta Selatan.
Dalam menghadapi mudik ini, terus terang bagi Jakarta, pekerjaan yang paling ringan dibandingkan dengan daerah lain. Karena Pemprov DKI dalam menghadapi mudik ini, tentunya sudah mempersiapkan diri.
“Kami sudah secara khusus rapat dengan Kementerian Perhubungan,” jelas Pramono.
Pemprov DKI, lanjut Pramono, telah menyiapkan Posko Angkutan Lebaran untuk membantu pemudik, menyiapkan sarana dan prasarana pendukung, mengadakan pemeriksaan kesehatan dan tes urin bagi para pengemudi.Kemudian menyediakan pos kesehatan bagi pemudik yang melintas Jakarta, serta membantu Korlantas Polri dalam pemeriksaan kelayakan kendaraan.
“Pramono juga menyoroti fenomena peningkatan pemesanan hotel di Jakarta saat musim mudik Lebaran dan antisipasi potensi arus pendatang setelah Lebaran. Meskipun demikian, kata Gubernur DKI, dari data menunjukkan penurunan jumlah pendatang pada tahun 2024 dibandingkan tahun sebelumnya.
“Tahun 2023 kurang lebih 25.900 yang datang. Tahun 2024 mengalami penurunan 15.200-an. Mudah-mudahan tahun 2025 ini kalau toh mengalami kenaikan, maka tidak terlalu berlebihan. Karena bagaimanapun orang masih menaruh harapan bahwa Jakarta sebagai tempat menggantungkan hidupnya,” ujarnya.
Pramono pun memastikan, Pemprov DKI Jakarta akan menerima para pendatang secara manusiawi tanpa menggelar operasi justisia. Namun, program rutin administrasi kependudukan tetap akan dilakukan untuk mendata para pendatang di Jakarta.
“Kami tetap akan menerima siapapun masuk di Jakarta secara manusiawi. Tidak ada operasi justisia,” kata dia.
Menutup sambutannya, Pramono menegaskan, Pemprov DKI Jakarta akan memberikan dukungan penuh kepada Korlantas Polri dalam melaksanakan Operasi Ketupat dan memastikan mudik Lebaran berjalan dengan baik.
“Kami akan memberikan dukungan sepenuhnya bagi Kakorlantas yang bertanggung jawab untuk pelaksanaan lapangan. Termasuk Operasi Ketupat-nya kami akan memberikan dukungan penuh,” tandas Pramono.
Pantauan Wartawan Jurnalis Investigasi di salah satu terminal di Jakarta, diantaranya terminal bus Kalideres Jakarta Barat, sudah menyiapkan antisipasi lonjakan arus mudik lebaran yang bekerja sama dengan pihak Perusahan Otobus.
Tak hanya Itu, Terminal bus Kalideres juga menyiapkan sejumlah posko, diantaranya posko ramchek, posko keamanan, posko kesehatan, posko istirahat bagi pengemudi dan juga melakukan tes urine kepada para awak bus Antar Kota Dan Antar Provinsi.
Sebelumnya diberitakan, Kepala Terminal Bus Kalideres, Revi Zulkarnaen menjelaskan, sejumlah armada sudah disiapkan untuk mengantisipasi lonjakan penumpang yang akan pulang mudik untuk merayakan lebaran di kampung halamannya.
Revi juga memprediksikan lonjakan penumpang itu akan terjadi pada H-4 dan H -3 menjelang lebaran.
Pihak Terminal Bus Kalideres dibawah kepemimpinan Revi Zulkarnaen, saat ini sudah menyiapkan berbagai persiapan dalam rangka antisipasi mudik lebaran.
(Bj /Leman)







