Jakarta- Posisi jabatan yang kosomg di lingkungan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, tidak akan di isi pada masa kepemimpinan Penjabat Gubernur DKI, Teguh Setyabudi.
Namun pelantikan jabatan yang kosong itu, nanti ya bakal diambil alih oleh Pramono-Rano usai dilantik.
Hal ini, disampaikan Kordinator tim Transisi Gubernur dan Wakil Gubernur terpilih Pramono Anung-Rano Karno , Chico Hakim.
“Kami pastikan begitu, semua khususnya jabatan yang strategis akan ditunjuk dan dilantik usai Mas Pram dan Bang Doel dilantik,” ucap Koordinator tim transisi Pramono-Rano Chico Hakim baru-baru ini.
Pihaknya bersama Pemprov Jakarta telah mempersiapkan nama nama yang akan mengisi jabatan kosong dilingkungan Pemprov DKI Jakarta.
Tim transisi pemerintahan Gubernur dan Wakil Gubernur terpilih Jakarta Pramono Anung-Rano Karno sebelumnya menemui Penjabat (Pj) Gubernur Jakarta Teguh Setyabudi di Balai Kota DKI Jakarta, pada Kamis (16/1/2025) kemarin
Tim Transisi pun mulai membahas berbagai program kerakyatan yang masih bermasalah seperti program Kartu Jakarta Pintar (KJP).
Selain itu, mereka juga membahas soal kekosongan jabatan definitif kepala dinas hingga wali kota di lingkungan Pemprov DKI Jakarta bersama Penjabat (Pj) Gubernur DKI Jakarta Teguh Setyabudi.
Adapun berdasarkan data yang dihimpun, terdapat sejumlah jabatan eselon II beberapa bulan lalu dan masih diisi oleh plt.
Di antaranya Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BPD), Kepala Dinas Sumber Daya Air (SDA), Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, dan Statistik (Diskominfotik), Kepala Dinas Kebudayaan, Sekretaris DPRD DKI, Wali Kota Jakarta Timur, hingga Bupati Kepulauan Seribu.
Ketua bidang komunikasi tim transisi Pramono-Rano, Chico Hakim juga meminta Teguh untuk tidak mengisi jabatan anak buahnya selama masa transisi.
Namun, dia menekankan pelantikannya tetap akan dilaksanakan usai paslon dengan slogan “Jakarta Menyala” itu dilantik.
Sementara itu, Pj Gubernur DKI Jakarta Teguh Setyabudi mengatakan masih perlu mendiskusikan lebih lanjut terkait proses pengangkatan pejabat eselon II seperti kepala dinas dan wali kota yang belum terisi bersama tim transisi Pramono-Rano.
“Masih didiskusikan lagi itu, kemarin sudah disampaikan, beberapa hal komunikasinya lebih baik lagi. Insyaallah kita akan bicarakan lebih lanjut,” ungkap Teguh.
Dalam pembahasan itu,
Tampak hadir pula Ketua Tim Transisi Ima Mahdiah, Anggota Tim Transisi Chiko Hakim, Charles Honoris, hingga Emir Kresna.(Herr/Leman/WRTK)







