Jakarta, jurnalisinvestigasinews.com – Dewan Pimpinan Nasional Sentral Organisasi Karyawan Swadiri Indonesia (DEPINAS SOKSI) akan menggelar Rapat Pimpinan Nasional (Rapimnas) dan Rapat Kerja Nasional (Rakernas) pada 15–17 Mei 2026 di Bandung, Jawa Barat.
Kepastian agenda tersebut diputuskan dalam Rapat Pleno III yang digelar di Grha DPP Partai Golkar, Senin (4/5/2026), sebagai bagian dari konsolidasi nasional dan pematangan arah organisasi ke depan.
Rapat pleno dipimpin langsung Ketua Umum Mukhamad Misbakhun, didampingi Sekretaris Jenderal Puteri Komarudin, Bendahara Umum AA Bagus Adhi Mahendra Putra, serta jajaran pengurus lainnya.
Dalam keterangannya, Misbakhun menegaskan bahwa Rapimnas dan Rakernas menjadi forum strategis untuk memperkuat soliditas internal sekaligus merumuskan program kerja organisasi periode 2025–2030.
“Rapimnas dan Rakernas ini penting untuk konsolidasi organisasi sekaligus menyusun arah dan program kerja ke depan,” ujarnya.
Ia juga menyampaikan bahwa SOKSI akan mengundang Ketua Umum Partai Golkar, Bahlil Lahadalia, sebagai bentuk penguatan sinergi antara organisasi dan partai.
Selain agenda internal, rapat pleno turut membahas perkembangan kebijakan nasional. SOKSI menilai langkah pemerintah dalam mempertahankan harga BBM bersubsidi sebagai kebijakan yang tepat untuk menjaga daya beli masyarakat dan stabilitas ekonomi.
Dukungan terhadap kebijakan subsidi energi, pangan, dan LPG pun akan menjadi bagian dari rekomendasi resmi organisasi dalam Rapimnas mendatang.
Di sisi lain, Misbakhun menyampaikan pesan keras terkait dinamika politik nasional. Ia menyoroti maraknya serangan personal terhadap Presiden yang dinilai tidak mencerminkan etika demokrasi.
“Kritik itu sah, tapi harus disampaikan secara konstruktif, berbasis data, dan tidak menyerang pribadi. Politik harus bermartabat,” tegasnya.
SOKSI, lanjutnya, akan terus memperkuat konsolidasi politik serta memberikan dukungan terhadap pemerintah. Pelaksanaan Rapimnas di Jawa Barat juga disebut sebagai bentuk apresiasi atas kontribusi daerah tersebut terhadap perolehan kursi Partai Golkar di DPR RI.
Penulis : Syahrudin akbar







