slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor hari ini

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

Areal Tambak CV .Cahaya Batu Oge Diduga Tidak Memiliki Ijin dan Berada di Kawasan Hutan Lindung - JURNAL INVESTIGASI NEWS

Areal Tambak CV .Cahaya Batu Oge Diduga Tidak Memiliki Ijin dan Berada di Kawasan Hutan Lindung

Avatar

- Jurnalis

Jumat, 24 Mei 2024 - 21:03 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pasangkayu,Sulbar 24/4/2024
Keberadaan proyek tambak yang berada di dusun Batu Rapa ,Desa Batu Oge , Kecamatan Pedongga kabupaten Pasangkayu , menuai sorotan dari berbagai pihak termasuk warga masyarakat sekitar.

Adanya kegiatan dan munculnya beberapa bangunan besar itu dianggap sebagai sebuah misteri dan di duga proyek tambak ilegal yang tidak memiliki ijin karena sebelumnya tidak ada informasi bahwa ditempat itu akan ada proyek atau gudang yang akan dibangun.

Berbagai dugaan dan spekulasi bahkan kecurigaan dari warga masyarakt muncul bahwa besar kemungkinan bahwa kegiatan atau proyek yang sedang dikerjakan berada di kawasan hutan lindung .Hal ini semakin kuat dicurigai karena jika dilihat dari luar tidak ada satu huruppun papan informasi yang menjelaskan tentang proyek apa yang sedang dibangun.

Baca Juga :  Rianna Felicia Dewi Resmi Laporkan Suaminya ke Polres Badung Dugaan kasus penggelapan Sertifikat

,” saya tidak tahu-menahu proyek apa ini apakh dari pemerintah atau swasta karena tidak ada papan informasinya ,” tanya salah seorang warga yang tidak mau disebutkan namanya.

Kecurigaan atau dugaan-dugaan lain dari berbagai pihak bukan tànpa alasan karena diketahui sebelumnya bahwa di tempat itu adalah kawasan hutan lindung berupa pohon bakau yang diperuntukkan untuk menahan abrasi ketika air laut pasang dan
dilarang oleh pemerintah untuk diolah/digarap oleh siapaun termasuk kepada warga masyrakat sekitarnya.
,” saya pernah mau olah tempat itu tapi dilarang oleh pemerintah karena kawasan hutan lindung ,” cerita salah seorang warga.

Baca Juga :  Menhan Prabowo Datangkan 42 Pesawat Tempur Rafale Dari Prancis: TNI AU Akan Semakin Menggetarkan

Sementara itu seorang karyawan CV.Batu Oge yang bernama Made ketika ditemui oleh awak media di tempat kerjanya mengaku tidak tahu menahu tentang dokumen atau surat-surat tambak itu.
,” saya hanya karyawan biasa sebagai tehnisi dalam memberikan pakan , adapun mengenai dokumen dan surat-surat bos yang tahu ,”katanya 23/4/2024

Ketika awak media dan LSM meminta Madi ( karyawan ) untuk memberikan nomor Hand phon pemilik tambang , Ia tidak mau memberikan dengan alasan belum ada ijin dari atasanny.
,” Ada nomor pemiliknya sama saya tapi harus ijin dulu sama bos ,” singkatnya.
( tiem )

[

Berita Terkait

Kasus Viral Foto AI di Kalisari Jadi Momentum Evaluasi Holistik
Polemik JAKI: Ketika Kritik DPRD Keras, Tapi Tak Tepat Sasaran
PJBW Gandeng FORWAN, Aksi Jumat Berkah Wartawan Makin Meluas
Percepatan Pipa PAM Jaya Dinilai Tepat, Kepercayaan Publik Perlu Terus Dijaga
BMKG Prediksi Kemarau Ekstrem 2026, JATA Desak PAM Jaya Perkuat Kesiapan Air Bersih
Diduga Langgar Prosedur, Bank dan Developer Ambil Alih Rumah Konsumen Tanpa Putusan Pengadilan
Ditjen KPM Komdigi dan Komisi I DPR RI Gelar Webinar “Waspada Pinjol Ilegal”
Nakes Bukan Tumbal, Rekan Indonesia Tolak Rencana Vaksin TB 2030
Berita ini 90 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 7 April 2026 - 20:14 WIB

Kasus Viral Foto AI di Kalisari Jadi Momentum Evaluasi Holistik

Senin, 6 April 2026 - 07:38 WIB

Polemik JAKI: Ketika Kritik DPRD Keras, Tapi Tak Tepat Sasaran

Jumat, 3 April 2026 - 21:13 WIB

PJBW Gandeng FORWAN, Aksi Jumat Berkah Wartawan Makin Meluas

Kamis, 2 April 2026 - 13:48 WIB

Percepatan Pipa PAM Jaya Dinilai Tepat, Kepercayaan Publik Perlu Terus Dijaga

Senin, 30 Maret 2026 - 09:16 WIB

BMKG Prediksi Kemarau Ekstrem 2026, JATA Desak PAM Jaya Perkuat Kesiapan Air Bersih

Berita Terbaru