slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor hari ini

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

Senator Dailami Ingin Pemprov DKI Segera Bangun RSUD Tipe B di Kepulauan Seribu - JURNAL INVESTIGASI NEWS

Senator Dailami Ingin Pemprov DKI Segera Bangun RSUD Tipe B di Kepulauan Seribu

Avatar

- Jurnalis

Minggu, 19 Mei 2024 - 16:26 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA – Senator Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI, Dailami Firdaus menginginkan agar Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta bisa merealisasikan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Tipe B di Kabupaten Kepulauan Seribu.

Dailami mengatakan, pembangunan RSUD Tipe B di Kepulauan Seribu menjadi kebutuhan masyarakat dan mewujudkan keadilan kemudahan akses di bidang kesehatan bagi semua warga Jakarta. Terlebih, saat ini di semua wilayah kita DKI Jakarta sudah memiliki Tipe B.

“Saat ini masih banyak warga di Kepulauan Seribu yang saat harus berobat atau perlu menjalani perawatan harus ke daratan seperti, RSUD Cengkareng, RSUD Koja, dan lainnya. Ini tentu sangat menyulitkan dan melelahkan bagi pasien dan keluarganya,” ujar, Dailami, Minggu (19/5).

Senator dari Daerah Pemilihan (Dapil) DKI Jakarta ini menjelaskan, dengan kondisi riil saat ini tentu sangat menyulitkan warga di Kepulauan Seribu yang memerlukan layanan kesehatan paripurna yang efektif dan efisien.

Baca Juga :  Pemprov Lampung dan Pemkab Pesawaran Berikan Bantuan Rehabilitasi Sosial

“DKI Jakarta punya APBD yang besar, saya yakin bukan hal sulit untuk membangun RSUD Tipe B di Kepulauan Seribu. Alternatif lain untuk pembiayaan, bisa juga memanfaatkan sumber pendanaan dari pemberian kompensasi Koefisien Lantai Bangunan pihak swasta,” terangnya.

Menurutnya, Pulau Panjang Besar di Kelurahan Pulau Kelapa, Kecamatan Kepulauan Seribu Utara dengan luas sekitar 13 hektare dapat menjadi pilihan tepat lokasi pembangunan RSUD Tipe B di Kepulauan Seribu.

“Lokasi relatif berada di tengah agar mudah dijangkau semua warga Kepulauan Seribu, termasuk yang tinggal di Pulau Sabira sebagai pulau terluar wilayah Jakarta. Ini bisa menjadi bagian dari pengembangan kawasan Pulau Panjang Besar, apalagi sudah ada landasan helipad di sana,” ungkapnya.

Baca Juga :  Soal Bangunan Liar Di Rawel Kumuh Dan Semrawut, Camat Kalideres Tidak Menutup Mata.

Ia menambahkan, jika RSUD Tipe B ini dapat direalisasikan maka juga dapat meningkatkan serapan tenaga kerja, khususnya di bidang kesehatan.

“Untuk tenaga kesehatan yang bertugas di RSUD Kepulauan Seribu ini saya kira sudah selayaknya diberikan insentif khusus,” bebernya.

Tidak kalah penting, sambung Dailami, Pemprov DKI Jakarta juga harus memperbanyak kapal-kapal ambulans gawat darurat gratis untuk memudahkan transportasi pasien menuju rumah sakit.

“Saya berharap minimal masing-masing ada dua kapal ambulans yang bisa disiagakan di wilayah Kecamatan Kepulauan Seribu Selatan dan Kecamatan Kepulauan Seribu Utara. Syukur-syukur bisa tiap kelurahan punya satu kapal ambulans gawat darurat,” tandasnya.

Berita Terkait

Kasus Viral Foto AI di Kalisari Jadi Momentum Evaluasi Holistik
Polemik JAKI: Ketika Kritik DPRD Keras, Tapi Tak Tepat Sasaran
PJBW Gandeng FORWAN, Aksi Jumat Berkah Wartawan Makin Meluas
Percepatan Pipa PAM Jaya Dinilai Tepat, Kepercayaan Publik Perlu Terus Dijaga
BMKG Prediksi Kemarau Ekstrem 2026, JATA Desak PAM Jaya Perkuat Kesiapan Air Bersih
Diduga Langgar Prosedur, Bank dan Developer Ambil Alih Rumah Konsumen Tanpa Putusan Pengadilan
Ditjen KPM Komdigi dan Komisi I DPR RI Gelar Webinar “Waspada Pinjol Ilegal”
Nakes Bukan Tumbal, Rekan Indonesia Tolak Rencana Vaksin TB 2030
Berita ini 17 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 7 April 2026 - 20:14 WIB

Kasus Viral Foto AI di Kalisari Jadi Momentum Evaluasi Holistik

Senin, 6 April 2026 - 07:38 WIB

Polemik JAKI: Ketika Kritik DPRD Keras, Tapi Tak Tepat Sasaran

Jumat, 3 April 2026 - 21:13 WIB

PJBW Gandeng FORWAN, Aksi Jumat Berkah Wartawan Makin Meluas

Kamis, 2 April 2026 - 13:48 WIB

Percepatan Pipa PAM Jaya Dinilai Tepat, Kepercayaan Publik Perlu Terus Dijaga

Senin, 30 Maret 2026 - 09:16 WIB

BMKG Prediksi Kemarau Ekstrem 2026, JATA Desak PAM Jaya Perkuat Kesiapan Air Bersih

Berita Terbaru