slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor hari ini

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

Waduh Ada Apa, Dengan SMA Negri Satu Gedung Tataan Pesawaran Sampai Tahan Ijasah Murid - JURNAL INVESTIGASI NEWS

Waduh Ada Apa, Dengan SMA Negri Satu Gedung Tataan Pesawaran Sampai Tahan Ijasah Murid

Avatar

- Jurnalis

Selasa, 18 Juli 2023 - 18:31 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pesawaran Lampung Jurnalis Investigasi News.com – Belasan Siswa SMAN 1 Pesawaran, yang baru lulus tahun ini  (2023), datangi Kantor Forum Masyarakat Pesawaran Bersatu ( FMPB ) Kabupaten Pesawaran.

Kedatangan para siswa tersebut, guna memohon bantuannya pihak Forum, agar bukti kelulusannya ( ijasah ) mereka, bisa segera diserahkan pihak Sekolah, kepada para siswa bersangkutan.

Hal mana, sampai saat ini, dengan dalih karena  belum melunasi uang Sumbangan Pembinaan Pendidikan ( SPP/ Iuran Komite) sekolah, sebelum dilunasi ijasah tetap ditahan oleh pihak sekolah.

Karuan keputusan sepihak dari sekolah tersebut, membuat para siswa yang telah lulus tersebut kecewa dan merasa dirugikan atas adanya penahanan ijasah tersebut.

” Tolong saya bang, bisa gagal saya jadi Tentara Angkatan Laut (AL) bang, habis dalam persyaratannya saya diwajibkan harus bawa Ijasah aslinya, sedang ijasah saya masih ditahan sekolah, gimana ini bang,” keluh Arif Rivansah, salah satua siswa kelulusan tahun 2023, SMAN Pesawaran, Selasa ( 18/7/23 )

” Apa lagi, sangking inginnya jadi taruna AL, rambut saya sudah saya cukur botak begini, sebagai persyaratannya, masak harus gagal karena gak bisa liatin ijasah aslinya, tolong bantu bang, gimana caranya agar sekolah bisa keluarin ijasah saya itu,”harapnya lagi.

Baca Juga :  Polsek Batuceper Amankan 49.500 Butir Tramadol Ilegal, Diduga Jaringan Peredaran Obat Keras

Sama yang dikeluhkan siswa lainnya, Galih Nurul Huda, yang urung menjadi karyawan swasta, akibat waktu menyerahkan lamaran pekerjaan, tidak dapat menunjukkan/ melampirkan ijasah aslinya, akibat penyekapan yang dilakukan pihak sekolah tersebut.

” Terus terang, saya kecewa berat bang, gimana gak, saya ini sudah diterima kerja di perusahaan swasta, jadi gagal total, akibat waktu penyerahan berkas lamaran untuk pengangkatan pegawai, harus melampirkan ijasah aslinya, gimana gak down saya bang,” keluhnya.

Sementara, menyikapi laporan para mantan siswa SMAN 1 Gedongtataan tersebut, Ketua Harian FMPB Pesawaran, Saprudin Tanjung, segera akan menindaklanjutinya.

Dikatakannya pihaknya segera akan berkoordinasi dengan pihak SMAN 1 Gedongtataan, yang dinilainya telah bertindak secara sepihak, dengan mengangkangi aturan yang menyatakan tidak memperbolehkan menahan ijasah siswa yang dinyatakan secara resmi telah dinyatakan lulus di sekolah bersangkutan.

Baca Juga :  Doa Bersama Antar Umat Beragama Sebagai Pilar Kesatuan dan Persatuan di Pesawaran

Sebagaimana Peraturan Sekretaris Jenderal Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 23 tahun 2020 pasal 7 point’ 8 yang berbunyi, “satuan pendidikan dan dinas pendidikan tidak diperkenankan untuk menahan atau tidak memberikan ijazah kepada pemilik ijazah yang sah dengan alasan apapun,”.

” Secepatnya kita akan temui pihak sekolah guna konfirmasi, terkait penahanan ijasah yang dilakukannya. Kita juga ingin tahu alasan mendasar pihak sekolah, sehingga hanya karena tidak atau belum melunasi SPP/ iuran Komite, ijasahnya harus menjadi taruhannya untuk ditahan,” ucapnya.

Sekalian kata Tanjung, pihaknya juga ingin mempertanyakan kepada pihak sekolah, terkait ijasah para siswa yang telah lulus sejak tahun 2017- 2023 yang masih di sekap pihak sekolah.

” Kita juga ingin tanyakan urgensinya kepada sekolah, terkait ijasah para lulusannya, yang dari tahun 2017 sampai sekarang, diduga masih ada yang ditahan oleh sekolah, ini nanti akan kita buka semuanya,”tukasnya.

Pewarta tiem/red.

Berita Terkait

Berhasil Ringkus! Polisi Tangkap Pelaku Pembunuhan Pengemudi Ojol di Tangerang
JMI Minta Evaluasi Program SPPG BGN Dilakukan Transparan dan Berbasis Dampak
MUI Gelar Silaturahmi Nasional Ormas Islam, Bahas Penguatan Ukhuwah dan Strategi Kebangsaan
UIA Gelar Penyuluhan Hukum dan Kesehatan: Bangun Generasi Cerdas Bebas narkoba 
Kebebasan Pers Diuji, Jurnalis Dikeroyok Saat Konfirmasi Dugaan Penjualan Tramadol
Hakim Perintahkan Hapus Dakwaan di E-Berpadu, Tim Advokat Pertanyakan Integritas Penuntut
Data Desil DTSEN Kosong, Warga Pertanyakan Transparansi Kemensos dalam Penyaluran Bansos
Sudah Inkrah Putusan MA, Bosowa Asuransi Mangkir Bayar Klaim PT Adiyaksa Nusantara Jaya
Berita ini 22 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 26 Juni 2026 - 18:40 WIB

JMI Minta Evaluasi Program SPPG BGN Dilakukan Transparan dan Berbasis Dampak

Jumat, 26 Juni 2026 - 18:34 WIB

MUI Gelar Silaturahmi Nasional Ormas Islam, Bahas Penguatan Ukhuwah dan Strategi Kebangsaan

Jumat, 26 Juni 2026 - 09:25 WIB

UIA Gelar Penyuluhan Hukum dan Kesehatan: Bangun Generasi Cerdas Bebas narkoba 

Minggu, 21 Juni 2026 - 18:40 WIB

Kebebasan Pers Diuji, Jurnalis Dikeroyok Saat Konfirmasi Dugaan Penjualan Tramadol

Sabtu, 20 Juni 2026 - 20:49 WIB

Hakim Perintahkan Hapus Dakwaan di E-Berpadu, Tim Advokat Pertanyakan Integritas Penuntut

Berita Terbaru