Pringsewu Jurnalis Investigasi News. program dana desa dari kementrian desa di era kepemimpinan presiden Jokowidodo sangat membantu masyarakat desa khususnya dalam pembangunan desa, untuk membuat pemerataan pembangunan diseluruh penjuru desa ditanah air Indonesia,
dan juga sangat membantu dalam pengentasan angka pengangguran masyarakat desa, seperti program padat karya tunai atau PKTD yang memperdayakan masyarakat desa itu sendiri untuk dipekerjakan.
program dana desa diberikan oleh pemerintah pusat sebagai sumber dana yang diperuntukkan untuk masyarakat desa, yang terbagi dari semua aspek untuk kepentingan masyarakat desa, seperti pembangunan didesa antara lain pembangunan infrastruktur onderlag, draenase saluran air gorong gorong, TPT dan lain lain,
dilini kesehatan masyarakat desa, dana desa juga bisa diperuntukkan untuk pembangunan Puskesdes, dan posyandu, serta membentuk usaha milik desa seperti Bumdes,ataupun bantuan sosial untuk masyarakat desa apa bila diperlukan seperti BLT DD, dana desa juga bisa digunakan untuk penanganan bencana alam, seperti bencana wabah,seperti yang barusan melanda secara global dinegri kita yaitu virus covid 19

salah satu contoh pemerintahan desa ataupun pekon, yaitu pekon Klaten kecamatan Gadingrejo kabupaten Pringsewu, yang telah merealisasikan dana desa tahap dua sesuai dengan harapan masyarakat pekon Klaten ,
dimana realisasi dana desa tahap dua tahun anggaran 2022 ini, pekon Klaten sudah merealisasikan antara lain penyaluran BLT DD salur 4,5 dan 6 sebanyak 83 Kpm. dan program pemberian makanan tambahan bagi balita dan ibu hamil serta ibu menyusui sebagai program penanggulangan pencegahan stanting.
dan untuk program ketahanan pangan pekon Klaten melaksanakan pembangunan jalan usaha tani antara lain pembangunan rehap jembatan gantung sepanjang kurang lebih 300 sampai 400 m,

pengerasan jalan usaha tani sepanjang 1000 m diwilayah persawahan pekon Klaten serta TPT, hanya saja pengerjaannya belum dilaksanakan karna masih menunggu panen sawah selesai baru akan dilaksanakan pekerjaannya
kepada media Ngadek kepala pekon Klaten menuturkan saat dijumpai diruangannya “dana desa tahun anggaran 2022 ini, kami pekon Klaten memprioritaskan untuk pemulihan ekonomi, seperti jalan usaha tani, karna dengan pemeliharaan seperti jalan usaha tani, tentunya sangat menunjang lancarnya petani dalam proses pengelolaan lahan pertaniannya, seperti memasukan bajak, dan pemupukan hingga sampai ke proses pengeluaran hasil pertaniannya nanti,,jelasnya
“untuk jembatan gantung, setiap tahun masyarakat pekon Klaten selalu merehap dengan swadaya seadanya,dan selalu rusak dan rusak lagi, dan alhamdulillah ditahun ini, kami pemerintah pekon Klaten dapat menganggarkan untuk rehap total dengan mengganti papan sepanel jembatan gantungnya secara total, dan memakai sepanel yang keras,, pentingnya jembatan gantung tersebut direhap mengingat itulah jalur alternatip masyarakat kami menuju lahan pertaniannya, dan insyaallah nanti dapat dirasakan manfaatnya sampai lama oleh masyarakat pekon kami” kembali menuturkan
“kami pemerintahan pekon Klaten akan selalu mengutamakan kepentingan masyarakat kami”sebagai bentuk tanggung jawab kami” selaku pemerintahan pekon yang mengelola dana desa,,maka apa yang kami laksanakan kegiatannya pasti atas dasar hasil musyawarah masyarakat, yang telah diajukan melalui musdus hingga musdes dan musrembang, semua yang kami laksanakan atas kepentingan masyarakat banyak, khususnya masyarakat kami pekon Klaten”tutupnya
ref(Yudi)







