slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor hari ini

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

Wargamasyarakat dan Perangakat Desa Aramiah Aceh Timur Blokir Jalan Masuk ke PKS PT. Ensem Sawita - JURNAL INVESTIGASI NEWS

Wargamasyarakat dan Perangakat Desa Aramiah Aceh Timur Blokir Jalan Masuk ke PKS PT. Ensem Sawita

Avatar

- Jurnalis

Kamis, 16 Februari 2023 - 12:58 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Aceh Timur – Kini Puluhan warga masyarakat dan perangkat desa melakukan aksi blokir jalan masuk menuju Pabrik Kelapa Sawit (PKS) PT. Esem Sawita, di Desa Aramiyah, Kecamatan Birem Bayeun, Kabupaten Aceh Timur, pada hari ini Rabu (15/2/2023).

Adapun maksud pemblokiran oleh warga menggunakan alat berat berupa beko yang mengeruk jalan menuju pabrik tersebut di mana aksi tersebut dimotori oleh geuchik dan perangkat gampong .

Pj Geucik Gampong Aramiyah, Abdul Rahman dan didampingi Ketua Pengelola Aset Desa, Wahyu, dalam aksinya menuntut kepada perusahaan. “Pabrik PKS Ensem sawita dianggap tidak mau bekerja sama lagi dengan pihak Desa Aramiyah,” kata Rahman.

Lalu, kata Rahman, desa meminta agar pengelolaan limbah pabrik agar dapat dikelola oleh desa sendiri dengan cara dibeli oleh desa sendiri.

Tambahnya lagi, jalan yang dilintasi oleh perusahaan merupakan jalan fasilitas desa serta penampungan limbah itu masih milik desa aramiah . “Kami dari mewakili desa meminta agar pabrik Ensem sawita dapat memberi hak pengelolahan terhadap abu limbah itu untuk Desa Aramiyah,” ujar warga tersebut.

Baca Juga :  <br>Peduli Desa Terpencil, Kanwil Kemenkumham DKI Jakarta , Gelar Touring dan Bakti Sosial

Dengan waktu tak berselang lama pihak perusahaan menerima kedatangan para perangkat desa mempersilakan masuk ke dalam kantor perusahaan pabrik PKS PT. Ensem Sawita itu untuk melakukan pertemuan bersama manejer serta masyarakat setempat dan didampinggi oleh babinsa dan bankamtibmas.

Sedangkan dalam pertemuan tersebut hadir Manager Perusahaan Pabrik PKS PT. Ensem Sawita , M.S. Keliat, KTU perusahaan, Meli, para perangkat gampong, masyarakat juga hadir Babinsa dan Bhabinkamtibmas.

Sementara itu Manager Perusahaan, MS Keliat, mengatakan, pihak perusahaan menanggapi dari apa yang diminta oleh desa untuk pengelolaan abu pabrik. “Tapi kami meminta waktu dalam satu minggu agar nanti kami dari pihak perusahaan akan berkordinasi kembali ke desa setelah ada keputusan dari pihak pusat di medan ”katanya.

Baca Juga :  Jumlah Penumpang Lebaran Idul Fitri 2025 Di Terbus Kalideres, Menurun Bila Dibandingkan Tahun 2024

Tambahnya lagi dia juga meminta waktu kepada perangkat desa untuk menyelesaikan kontrak yang sudah berjalan sekama ini dengan pihak lain. “Setelah kami menyelesaikan kontrak tersebut sebesar 20 ton tersebut, maka kami dari pihak pabrik akan memberi kepada Desa Aramiyah,” sebutnya.

Setelah mendengar keterangan dari perusahaan maka pertemuan tersebut menyimpulkan antara perangkat desa dan perusahan telah memberi kesepakatan agar desa dapat mengelola hasil limbah pabrik PKS ot.Ensem sawita tersebut yang ada untuk masyarakat Desa Aramiyah, hanya saja meminta waktu dalam satu minggu untuk menyelesaiakan kontrak yang sudah berjalan.

Menjelang sore akhirnya semua warga yang memblokir jalan tersebut membubarkan diri lalu kembali kediamanya masing-masing sambil menunggu lebih lanjut keputusan dari pihak kantor pusat yang diberiwaktu oleh manejer pt. Ensem sawita selama seminggu kepada masyarakat aramiah jelasnya. (zainal).

Berita Terkait

Tujuh Tahun Mengabarkan Kebenaran, Media Lensa Polri Rayakan HUT dengan Santunan Anak Yatim
HUT ke-7 Media Lensa Polri, Momentum Berbagi dan Peduli Bersama Anak Yatim
Musda MUI Cengkareng, Camat Suhardin Tekankan Sinergi Ulama dan Umara
Tambora Bergerak ! Warga Jakarta Barat Bahu-Membahu Lawan Ancaman Si Jago Merah
Wali Kota Jakarta Barat Iin Mutmainnah Kunjungi Pesta Rakyat di Lapangan Persima Kalianyar Tambora
Peringati Hari Kemerdekaan Ke-81 RI, Pengurus RW 011 Tegal Alur Gelar Upacara Bendera
Warga Keluhkan Kekeringan, Polresta Tangerang Segera Salurkan Bantuan Air Bersih ke Puri Harmoni 2 Extension
Tim Buser Polsek Kalideres Tangkap Jambret Spesialis Anak-anak, Motifnya Beli Sabu
Berita ini 8 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 25 Agustus 2026 - 22:59 WIB

Tujuh Tahun Mengabarkan Kebenaran, Media Lensa Polri Rayakan HUT dengan Santunan Anak Yatim

Selasa, 25 Agustus 2026 - 20:03 WIB

HUT ke-7 Media Lensa Polri, Momentum Berbagi dan Peduli Bersama Anak Yatim

Senin, 24 Agustus 2026 - 22:17 WIB

Musda MUI Cengkareng, Camat Suhardin Tekankan Sinergi Ulama dan Umara

Rabu, 19 Agustus 2026 - 14:42 WIB

Tambora Bergerak ! Warga Jakarta Barat Bahu-Membahu Lawan Ancaman Si Jago Merah

Rabu, 19 Agustus 2026 - 14:37 WIB

Wali Kota Jakarta Barat Iin Mutmainnah Kunjungi Pesta Rakyat di Lapangan Persima Kalianyar Tambora

Berita Terbaru