slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor hari ini

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

Warga Sebut Sudah Lama Tidak Di Refungsi. Saluran Penghubung Di Penuhi Sampah Dan Lumpur - JURNAL INVESTIGASI NEWS

Warga Sebut Sudah Lama Tidak Di Refungsi. Saluran Penghubung Di Penuhi Sampah Dan Lumpur

Avatar

- Jurnalis

Selasa, 15 Oktober 2024 - 15:11 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta- Endapan lumpur dan sampah kini menghiasi sepanjang saluran Penghubung di Jalan Arjuna Selatan Kelurahan Kebon Jeruk, Kecanatan Kebon Jeruk Jakarta Barat.

Namun meski kondisi saluran penghubung terlihat seperti itu, tampaknya sampai sejauh ini belum ada upaya dari instansi terkait untuk melakukan pengurasan atau pembenahan terhadap saluran penghubung tersebut. Hal ini di sampaikan Aas Warga Kebon Jeruk, Selasa 15/10.

Dikatakan Aas, saluran penghubung di jalan Arjuna Selatan Kebon Jeruk Jakarta Barat, sudah cukup lama belum dilakukan pengurasan atau refungsi saluran.Warga khawatir bukan tidak mungkin nantinya akan berdampak kembalinya banjir pada lingkungan Perumahan Taman Kebon Jeruk Baru.

“Kalau saluran penghubung ini merupakan saluran pembuangan air dari lingkungan 6 RW.Jadi kalau seandainya saluran penghubung ini belum juga dibersihkan, seperti lumpur dan sampah oleh instansi terkait, khususnya petugas SDA, ya bukan tidak mungkin di lingkungan ini nantinya akan bisa berdampak banjir.Apalagi dekat gorong gorong itu sangat sering tersumbat sampah, “katanya.

Baca Juga :  Dandim 0104 Pimpin Acara Pelepasan Personel Begini Arahan dandim

Aas berharap kepada instansi terkait agar segera melakukan refungsi atau pengurasan saluran penghubung yang ada diwilayah itu, supaya nantinya bisa mengurangi banjir,

“Ya kita berharap ini lekas dibenahi oleh pihak terkait, masalahnya ditempat ini sangat rawan genangan air jika hujan turun lebat.Jadi, kita berharap ini dibenahi, jangan saluran penghubung terlihat seperti itu, petugasnya malah mendiamkan.Ya apalagi pastinya petugas itu pahamlah kalau di lingkungan ini boleh dibilang rawan genangan,”ujarnya.

Baca Juga :  Pelayanan Humanis Pustu Cipinang Besar Utara, Warga Apresiasi Sikap Ramah Petugas

Sementara itu, Lurah Kebon Jeruk Jakarta Barat, Achmad Mawardi ketika dihubungi membenarkan kalau ada warganya yang berharap saluran penghubung itu agar di lakukan pengurasan.

“Kita akan segera kordinasikan kepada pihak SDA Kecamatan, agar saluran penghubung itu dapat segera dilbenahi,”tuturnya.

Lurah mengakui kalau wilayah perumahan Taman Kebon Jeruk Baru ini sering terjadi genangan jika hujan turun lebat.

“Iya memang benar sering terjadi genangan air dilingkungan itu, tapi sekarang genangan air itu lekas surut sejak dibuatkan embung.Ya nanti kita kordinasikan dengan pihak SDA, “pungkasnya. (Leman)

Berita Terkait

Kasus Viral Foto AI di Kalisari Jadi Momentum Evaluasi Holistik
Polemik JAKI: Ketika Kritik DPRD Keras, Tapi Tak Tepat Sasaran
PJBW Gandeng FORWAN, Aksi Jumat Berkah Wartawan Makin Meluas
Percepatan Pipa PAM Jaya Dinilai Tepat, Kepercayaan Publik Perlu Terus Dijaga
BMKG Prediksi Kemarau Ekstrem 2026, JATA Desak PAM Jaya Perkuat Kesiapan Air Bersih
Diduga Langgar Prosedur, Bank dan Developer Ambil Alih Rumah Konsumen Tanpa Putusan Pengadilan
Ditjen KPM Komdigi dan Komisi I DPR RI Gelar Webinar “Waspada Pinjol Ilegal”
Nakes Bukan Tumbal, Rekan Indonesia Tolak Rencana Vaksin TB 2030
Berita ini 14 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 7 April 2026 - 20:14 WIB

Kasus Viral Foto AI di Kalisari Jadi Momentum Evaluasi Holistik

Senin, 6 April 2026 - 07:38 WIB

Polemik JAKI: Ketika Kritik DPRD Keras, Tapi Tak Tepat Sasaran

Jumat, 3 April 2026 - 21:13 WIB

PJBW Gandeng FORWAN, Aksi Jumat Berkah Wartawan Makin Meluas

Kamis, 2 April 2026 - 13:48 WIB

Percepatan Pipa PAM Jaya Dinilai Tepat, Kepercayaan Publik Perlu Terus Dijaga

Senin, 30 Maret 2026 - 09:16 WIB

BMKG Prediksi Kemarau Ekstrem 2026, JATA Desak PAM Jaya Perkuat Kesiapan Air Bersih

Berita Terbaru