slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor hari ini

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

Warga Bekas Kolong Tol Angke, Alhamdulillah Kami Dapat Tempat Layak, Terimakasih Bapak Walikota - JURNAL INVESTIGASI NEWS

Warga Bekas Kolong Tol Angke, Alhamdulillah Kami Dapat Tempat Layak, Terimakasih Bapak Walikota

Avatar

- Jurnalis

Senin, 2 Desember 2024 - 22:26 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

JAKARTA – Warga relokasi kolong Tol Angke, Delisapitaloka (23), mengaku senang tinggal di Rumah Susun (Rusun) Lokbin Rawa Buaya, Cengkareng, Jakarta Barat.

Warga yang telah menempati Tower D lantai 15 nomor 11 itu mengaku merasa bahagia karena tempat tinggal di rusun ituz jauh lebih layak bila dibandingkan tinggal di kolong tol.

“Saya bahagia dan senang tinggal di sini karena tempatnya jauh lebih layak dibanding kan di kolong tol,” kata Desi kepada Wartawan Senin (2/12/2024).

Desi mengaku sudah tinggal di kolong Tol Angke selama 23 tahun bersama kedua anaknya. Bahkan anaknya yang sudah menikahpun telah mempunyai anak selama tinggal di kolong Tol Angke.

“Tinggal di sana sudah 23 tahun. Anak saya dua, yang satu sudah menikah dan sudah punya anak,” ujarnya.

Selain sebagai ibu rumah tangga (IRT), Delisa bekerja sebagai ojek online untuk menghidupi kebutuhan keluarganya.

Baca Juga :  Babinsa Koramil 24 Kodim 0104 Bentuk Agenda Penerimaan Calon Prajurit TNI

Dia berharap dapat berdagang kopi dan mie instant melalui kelompok usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) setelah tinggal di rusun.

“Saya pengen dagang kopi dan mie instan gitu biar saya bisa sambil jaga anak-anak juga,” harapnya semoga betah tinggal di rusun biar tidak kembali lagi ke kolong tol.

Desi berterima kasih kepada Presiden Prabowo dan kementerian terkait serta Walikota Jakarta Barat, Uus Kuswanto karena telah memindahkannya ke tempat yang lebih layak di rusun ini.

“Terima kasih kepada Presiden Prabowo, PJ Gubernur DKI Jakarta dan Wali Kota Jakarta Barat, Uus Kuswanto, pungkasnya.

Hal senada Ningsih (43), warga yang telah tinggal di Tower B lantai 11 nomor 5 merasa senang karena dapat tempat yang layak dari tempat sebelumnya di kolong tol.

Ningsih mengaku sudah tinggal selama 10 tahun di kolong Tol Angke bersama suami dan 4 orang anaknya.

Baca Juga :  Water Barrier Dibongkar Oleh Satuan Lalu Lintas Polres Pringsewu Disepanjang Jalan Lintas Barat Sumatra

“Saya sudah 10 tahun tinggal di kolong tol bersama suami dan 4 orang anakku,” kata Ningsih yang kesehariannya membantu suami berjualan kopi di kolong tol.

Ningsih mengaku saat digusur, pemerintah telah menyiapkan tempat yang layak untuk keluarganya dan warga lainnya.

“Sebelumnya kami sudah pernah digusur, tapi tidak sesuai harapan. Kali ini kami digusur dengan memanusiakan kami dengan menyediakan tempat yang layak bagi kami,” ujarnya.

Dia berharap tinggal di rusun akan membawa banyak perubahan untuk keluarganya.

Meski mendapat bantuan sewa gratis selama enam bulan, ia berharap segera mendapat pelatihan usaha dan bimbingan dari pemerintah sehingga biaya keluarga selanjutnya dapat ditutupi dari usaha tersebut.

“Saya dan suami bisa berjualan kopi lagi untuk membiayai hidup kami selanjutnya di rusun Rawa Buaya ini,” pungkasnya.(Leman)

Berita Terkait

Kasus Viral Foto AI di Kalisari Jadi Momentum Evaluasi Holistik
Polemik JAKI: Ketika Kritik DPRD Keras, Tapi Tak Tepat Sasaran
PJBW Gandeng FORWAN, Aksi Jumat Berkah Wartawan Makin Meluas
Percepatan Pipa PAM Jaya Dinilai Tepat, Kepercayaan Publik Perlu Terus Dijaga
BMKG Prediksi Kemarau Ekstrem 2026, JATA Desak PAM Jaya Perkuat Kesiapan Air Bersih
Diduga Langgar Prosedur, Bank dan Developer Ambil Alih Rumah Konsumen Tanpa Putusan Pengadilan
Ditjen KPM Komdigi dan Komisi I DPR RI Gelar Webinar “Waspada Pinjol Ilegal”
Nakes Bukan Tumbal, Rekan Indonesia Tolak Rencana Vaksin TB 2030
Berita ini 11 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 7 April 2026 - 20:14 WIB

Kasus Viral Foto AI di Kalisari Jadi Momentum Evaluasi Holistik

Senin, 6 April 2026 - 07:38 WIB

Polemik JAKI: Ketika Kritik DPRD Keras, Tapi Tak Tepat Sasaran

Jumat, 3 April 2026 - 21:13 WIB

PJBW Gandeng FORWAN, Aksi Jumat Berkah Wartawan Makin Meluas

Kamis, 2 April 2026 - 13:48 WIB

Percepatan Pipa PAM Jaya Dinilai Tepat, Kepercayaan Publik Perlu Terus Dijaga

Senin, 30 Maret 2026 - 09:16 WIB

BMKG Prediksi Kemarau Ekstrem 2026, JATA Desak PAM Jaya Perkuat Kesiapan Air Bersih

Berita Terbaru