slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor hari ini

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

Usai Tetapkan Kejadian Luar Biasa Kasus MBG, Pemerintah Ambil Langkah Antisipasi - JURNAL INVESTIGASI NEWS

Usai Tetapkan Kejadian Luar Biasa Kasus MBG, Pemerintah Ambil Langkah Antisipasi

Avatar

- Jurnalis

Senin, 29 September 2025 - 11:58 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA, jurnalisinvestigasinews.com – Menyusul maraknya kasus ribuan siswa keracunan MBG di beberapa wilayah akhir-akhir ini, akhirnya secara resmi pemerintah menetapkan hal tersebut sebagai Kejadian Luar Biasa (KLB).

Pemerintah melalui Kementerian Kesehatan, melakukan respon cepat dengan menggelar
Rapat Koordinasi Terbatas (Rakortas) yang dilakukan pada Minggu (28/9/2025) guna memastikan langkah pencegahan kasus serupa terulang kembali.

Dalam rapat tersebut Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin mengatakan, akan menyiapkan ahli gizi dari Kementerian Kesehatan untuk membantu Badan Gizi Nasional (BGN) dalam menjalankan program MBG.

“Ahli gizinya sedang saya persiapkan untuk sementara akan kita bantu dari Kemenkes,” ujar Menkes usai Rakor, Minggu (28/9/2025).

Baca Juga :  Kapolres Pringsewu Tinjau Percepatan Vaksinasi di Pekon Podomoro

Dia menambahkan, saat ini pemerintah akan fokus dalam mempercepat perbaikan di BGN agar seluruh dapur memenuhi syarat dalam menyajikan MBG.

“Agar supaya semua Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang ada memenuhi standar dari kebersihannya, standar dari orang-orangnya, standar juga dari prosesnya supaya lebih baik, diharapkan dalam satu bulan selesai semuanya,” imbuh Budi.

Sementara itu Menteri Koordinator Bidang Pangan, Zulkifli Hasan atau Zulhas menegaskan bahwa pihaknya akan mendorong perbaikan tata kelola BGN.

“Atas petunjuk dari Presiden dan instruksi dari beliau bahwa bagi pemerintah keselamatan adalah prioritas utama, kami menegaskan insiden bukan sekadar angka tetapi menyangkut keselamatan generasi penerus,” ucap Zulhas.

Baca Juga :  Orang Tua Siswa SDN 03 CBU Apresiasi Respons Cepat Puskesmas Kecamatan Jatinegara Tangani Anak Terluka

Zulhas mengatakan, hasil Rakor menghasilkan beberapa hal di antaranya, penutupan sementara terhadap dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) untuk program MBG yang bermasalah.

Penutupan ini dilakukan agar SPPG tersebut bisa dievaluasi, dan dilakukan investigasi. SPPG juga diwajibkan untuk melakukan proses sterilisasi alat makan dan memperbaiki proses sanitasi, khususnya alur limbah. Selain itu, Pemerintah juga mewajibkan adanya SLHS (Sertifikat Laik Higienis dan Sanitasi) bagi seluruh SPPG.(*)

Berita Terkait

Satpam Pingsan Usai Jaga Malam, Rekan Indonesia Tangsel Bergerak Selamatkan Akses Pengobatan
UIA Gelar Penyuluhan Hukum dan Kesehatan: Bangun Generasi Cerdas Bebas narkoba 
Konkrit, Ini Usulan Rekan Indonesia di RUU HAM
Rekan Indonesia Dukung RUU HAM, Dorong Penguatan Hak Atas Kesehatan
Technical Officer DKI dan OMS DKI Dorong Optimalisasi Implementasi Kontrak Sosial untuk Perkuat Layanan Kesehatan Masyarakat
REKAN Indonesia Dorong Penguatan Kolaborasi Atasi Penyakit Mematikan di Jakarta Utara
Pemuda Didorong Jadi Garda Terdepan Perangi Narkoba dalam Forum Diskusi Publik
RSUD Tarakan Catat Terobosan: Rekonstruksi Ligamen Lutut PCL dengan Artificial Graft Pertama di RSUD se-Indonesia
Berita ini 24 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 27 Juni 2026 - 15:48 WIB

Satpam Pingsan Usai Jaga Malam, Rekan Indonesia Tangsel Bergerak Selamatkan Akses Pengobatan

Jumat, 26 Juni 2026 - 09:25 WIB

UIA Gelar Penyuluhan Hukum dan Kesehatan: Bangun Generasi Cerdas Bebas narkoba 

Jumat, 26 Juni 2026 - 09:19 WIB

Konkrit, Ini Usulan Rekan Indonesia di RUU HAM

Kamis, 25 Juni 2026 - 18:28 WIB

Rekan Indonesia Dukung RUU HAM, Dorong Penguatan Hak Atas Kesehatan

Selasa, 9 Juni 2026 - 20:09 WIB

Technical Officer DKI dan OMS DKI Dorong Optimalisasi Implementasi Kontrak Sosial untuk Perkuat Layanan Kesehatan Masyarakat

Berita Terbaru