slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor hari ini

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

Tanggapan Plt Sekwan Morut terkait Penggeledahan tim KPK di Gedung DPRD Morut - JURNAL INVESTIGASI NEWS

Tanggapan Plt Sekwan Morut terkait Penggeledahan tim KPK di Gedung DPRD Morut

Avatar

- Jurnalis

Jumat, 23 September 2022 - 23:16 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Morut, Sulteng –  Komisi Pemberantasan Korupsi Republik Indonesia (KPK-RI) Lakukan penggeledahan di beberapa titik, terkait dugaan tindak pidana korupsi (Tipikor) pada proyek pembangunan Gedung Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Morowali Utara (Morut), Tahun Anggaran (TA) 2018 lalu. 

Dalam proses penggeledahan tersebut, Tim Anti Rasuah (KPK-RI) yang berjumlah kurang lebih 7 orang, dikawal ketat 2 orang personil Aparat Kepolisian dari Kesatuan Brimob, yang didampingi oleh kepala bagian umum dan keuangan, beserta 2 orang staf sekretariat DPRD Morut. 

Demikian dijelaskan Plt. Sekertaris Dewan (Sekwan) DPRD Morut, Heltan Ransa, dalam keterangannya kepada Tim Lensa Cyber Indonesia, saat dikonfirmasi via WhatsApp, Jum’at (23/9/22). 

Lanjut Heltan memaparkan, bahwa kehadiran Tim dari Lembaga Anti Rasuah di Gedung DPRD Morut, sekitar pukul 9.30WITA tersebut, dalam  rangka melakukan penggeledahan dokumen terkait kasus dugaan korupsi proyek pembangunan Gedung DPRD, TA. 2018 yang telah menyeret sejumlah nama pejabat teras Pemda Morut, pada periode pemerintahan sebelumnya. 

Baca Juga :  Cabuli 14 Siswi, Guru Olah Raga Ditangkap di Medan

“Penggeledahan dibawah pengawalan ketat, Sekitar jam 9.30. Kurang lebih 30 menit, dari KPK kalau tidak salah 7 orang, tambah 2 orang dari Brimob bersenjata Laras panjang, didampingi oleh kepala bagian umum dan keuangan, beserta 2 orang staf sekretariat. Penggeledahan dilakukan di ruang sekwan dan kepala kepala bagian. Dan dalam penggeledahan itu tidak ada dokumen yang disita”, ungkap Heltan 

Selain itu, Heltan juga menyatakan bahwa Penggeledahan yang dilakukan oleh Tim Anti Rasuah di DPRD,  pada intinya tidak ada kaitannya dengan pegawai kesekertariatan dan anggota DPRD aktif saat ini.

“Penggeledahan itu, tidak ada kaitannya dengan petugas sekretariat dan atau anggota DPRD Morut saat ini”, tegas Heltan 

Dalam rangkaian penggeledahan tersebut, pada hari dan waktu yang hampir bersamaan, Tim KPK-RI juga melakukan penggeledahan di Organisasi Perangkat Daerah (OPD) pada Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Morut. 

Baca Juga :  Ketua Korwil FPII Kota Langsa Apresiasi Santri Yapila Yang Lulus Seleksi TNI AD

Diketahui bahwa kasus dugaan tindak pidana korupsi yang telah menyeret sejumlah nama oknum pejabat teras Morut pada periode sebelumnya itu, dianggarkan untuk pembangunan Gedung DPRD Morut pada tahun anggaran 2018 lalu, dengan total perkiraan anggaran umum (PAGU) Rp 9.004.617.000, yang saat ini telah diambil alih oleh KPK-RI. 

Dimana kasus ini sebelumnya telah ditangani oleh Tim Tipikor Polda Sulteng yang kemudian diambil alih oleh KPK-RI pada bulan Februari tahun 2022 lalu, dengan asumsi, adanya keadaan lain. 

Sebagaimana telah diberitakan sebelumnya, bahwa atas kasus dugaan Tipikor tersebut, berdasarkan data hasil pemeriksaan lembaga audit negara BPK-RI, telah ditemukan adanya indikasi kerugian negara dengan nilai kurang lebih Rp.8Milyar.

Berita Terkait

Brimob Metro Jaya Bubarkan Dugaan Balap Liar di Jaktim, 4 Motor Diamankan
Brimob Metro Jaya Amankan 2 Pemuda Bawa Celurit yang Diduga Hendak Tawuran di Cakung
Brimob Polda Metro Jaya Santuni 23 Anak Yatim, Gelar Doa Bersama dan Jumat Berkah
Brimob Polda Metro Jaya Sterilisasi GBK Jelang Laga ASEAN Cup 2026
Brimob dan Polwan Polda Metro Bagikan Roti untuk Massa Hari Tani, Suasana Aksi Tetap Kondusif
Brimob Patroli Malam di Jakbar, Kamtibmas Terjaga hingga Dini Hari
Brimob Meto Jaya Patroli Semalaman , Cegah Tawuran dan Balap Liar di Bekasi
Brimob Patroli Malam di Tangsel, Sejumlah Ruas Jalan Disisir hingga Subuh
Berita ini 3 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 26 September 2026 - 14:27 WIB

Brimob Metro Jaya Bubarkan Dugaan Balap Liar di Jaktim, 4 Motor Diamankan

Sabtu, 26 September 2026 - 14:21 WIB

Brimob Metro Jaya Amankan 2 Pemuda Bawa Celurit yang Diduga Hendak Tawuran di Cakung

Jumat, 25 September 2026 - 19:52 WIB

Brimob Polda Metro Jaya Santuni 23 Anak Yatim, Gelar Doa Bersama dan Jumat Berkah

Jumat, 25 September 2026 - 15:14 WIB

Brimob Polda Metro Jaya Sterilisasi GBK Jelang Laga ASEAN Cup 2026

Kamis, 24 September 2026 - 18:33 WIB

Brimob dan Polwan Polda Metro Bagikan Roti untuk Massa Hari Tani, Suasana Aksi Tetap Kondusif

Berita Terbaru