Polres Sukoharjo Dapat Apresiasi dari DMFI Atas Keberhasilannya Menuntaskan Penyidikan Kasus Perdagangan Anjing Ilegal

Avatar

- Jurnalis

Kamis, 24 Maret 2022 - 08:39 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sukoharjo – Polres Sukoharjo kembali mendapatkan apresiasi dari Dog Meet Free Indonesia (DMFI), Rabu (23/3/2022). Apresiasi tersebut menyusul telah selesainya proses penyidikan terhadap kasus perdagangan anjing ilegal.

Dalam kesempatan tersebut, Kapolres mengungkapkan bahwa kasus perdagangan anjing yang menyeret SN (56) warga Kartasura dan GTS (40) warga Sragen kini telah dinyatakan lengkap atau P21 oleh Kejaksaan Negeri (Kejari) Sukoharjo.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Tersangka GTS ditangkap saat mengirimkan puluhan anjing tersebut kepada seorang pembeli yang berada di wilayah Kartasura beberapa hari lalu. Dari hasil penyelidikan, petugas kembali menangkap satu pelaku yang dalam kesehariannya berprofesi sebagai tukang jagal anjing, SN.

Baca Juga :  Jajaran Polres Pringsewu Polda Lampung Hingga ke Polsek Lakukan Pemantauan Harga Sembako Menjelang Idul Fitri

“Berkas tersangka sudah lengkap P21 dan sudah siap dilakukan penuntutan oleh Kejaksaan Negeri Sukoharjo,” jelas Kapolres.

Atas perbuatannya, pelaku dijerat Pasal 89 ayat (2) UU RI no 41 tahun 2014, tentang perubahan undang undang Nomor 18 tahun 2009 tentang Peternakan dan kesehatan hewan. Dengan pidana penjara maksimal lima tahun kurungan dan/atau denda paling banyak Rp 1 miliar. Sementara SN dijerat Pasal 55 KUHP dengan ancaman maksimal 5 tahun kurungan.

Kapolres menambahkan, anjing tidak masuk dalam kelompok binatang ternak. Sehingga dengan demikian tidak seharusnya dagingnya untuk dikonsumsi lantaran masih banyak jenis hewan ternak lain yang memang dipelihara sebagai sumber daging untuk konsumsi.

Baca Juga :  Jaga Kondusifitas Wilayah, Polres Pringsewu Gelar Razia dan Hunting

Saat disinggung mengenai masih adanya perdagangan anjing untuk konsumsi, Kapolres menjelaskan bahwa itu merupakan ranahnya Perda. “Namun jika ada tindakan masyarakat yang masuk dalam unsur pidana, maka kita akan memprosesnya,” tegasnya.

Sebagai informasi, jajaran Reskrim Polres Sukoharjo berhasil mengungkap kasus perdagangan anjing ilegal. Sedikitnya ada 53 ekor anjing yang berhasil diselamatkan dari sebuah tempat di wilayah Kecamatan Kartasura, Kabupaten Sukoharjo.

Vio Sari/Humas

Berita Terkait

Musyawarah Pembentukan Panitia HUT RI Ke -79 Di Nagari Simawang
Aban menyebut bakal calon Bupati Tangerang dari jalur independen Zulkarnain dan Lerru
Pihak Inspektorat Sragen Memanggil Suladi Pelapor Pungutan PTSL Desa Geneng Miri
Pisah Sambut Kapolres Kutim, Kapolda Kaltim Pimpin Upacara Serah Terima Jabatan
Kapolda Kaltim Pimpin Serah Terima Jabatan Kepala Biro Sumber Daya Manusia
Wakapolres PPU Hadiri Penyambutan Jamaah Haji Kabupaten Penajam Paser Utara
Tekan Narkoba dan Kenakalan Remaja, Bhabinkamtibmas Polres Jepara Gelar Penyuluhan di Sekolah-Sekolah
Begini Klarifikasi Daenk Jamal Atas Tuduhan Serang dan Intimidasi Wartawan Saat Liputan Putusan SYL
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 19 Juli 2024 - 09:04 WIB

Musyawarah Pembentukan Panitia HUT RI Ke -79 Di Nagari Simawang

Kamis, 18 Juli 2024 - 19:02 WIB

Aban menyebut bakal calon Bupati Tangerang dari jalur independen Zulkarnain dan Lerru

Kamis, 18 Juli 2024 - 10:27 WIB

Pihak Inspektorat Sragen Memanggil Suladi Pelapor Pungutan PTSL Desa Geneng Miri

Kamis, 18 Juli 2024 - 10:23 WIB

Pisah Sambut Kapolres Kutim, Kapolda Kaltim Pimpin Upacara Serah Terima Jabatan

Kamis, 18 Juli 2024 - 10:21 WIB

Kapolda Kaltim Pimpin Serah Terima Jabatan Kepala Biro Sumber Daya Manusia

Selasa, 16 Juli 2024 - 19:32 WIB

Tekan Narkoba dan Kenakalan Remaja, Bhabinkamtibmas Polres Jepara Gelar Penyuluhan di Sekolah-Sekolah

Selasa, 16 Juli 2024 - 19:29 WIB

Begini Klarifikasi Daenk Jamal Atas Tuduhan Serang dan Intimidasi Wartawan Saat Liputan Putusan SYL

Selasa, 16 Juli 2024 - 12:10 WIB

Sudin Bina Marga Jakarta Barat, Turunkan Kabel Utilitas yang Semrawut di Lima Jalan

Berita Terbaru