JAKARTA jurnalisinvestigasinews.com — Pengamat energi dan pertambangan, Dr. Ivan Ferdiansyah Agustinus, menilai Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia berhasil menjaga stabilitas bahan bakar minyak (BBM) nasional, khususnya menjelang Hari Raya Idul Fitri.
Ivan mengatakan, hingga saat ini harga BBM tetap terkendali tanpa kenaikan, sementara ketersediaan dan distribusi energi di berbagai wilayah Indonesia terjaga dengan baik.
“Selain itu, pemerintah juga mampu meredam potensi panic buying di masyarakat menjelang momentum Lebaran,” ujarnya di Jakarta, rabu 25/03/2026
Ia menilai capaian tersebut tidak terlepas dari kemampuan eksekusi kebijakan yang dilakukan Bahlil dalam menjalankan arahan Presiden Prabowo Subianto terkait penguatan kemandirian, ketahanan, dan kedaulatan energi nasional.
Sejumlah langkah strategis yang ditempuh antara lain peningkatan lifting minyak nasional, termasuk dari proyek RDMP di Balikpapan yang meningkat dari sekitar 260.000 barel per hari menjadi 360.000 barel per hari. Selain itu, produksi dari sumur rakyat juga berkontribusi sekitar 45.000 barel per hari.
Di sisi lain, pemerintah melakukan diversifikasi sumber impor BBM serta mendorong percepatan transisi energi guna menjaga ketahanan pasokan di tengah dinamika global.
Ivan menambahkan, di saat sejumlah negara seperti Kamboja, Laos, Sri Lanka, Thailand, dan Vietnam mengalami kenaikan harga serta kelangkaan BBM, kondisi di Indonesia relatif stabil.
“Ini menunjukkan kebijakan yang diambil cukup efektif dan berdampak langsung bagi masyarakat,” kata dia.
Menurutnya, kebijakan strategis tersebut perlu terus didorong dan dikawal agar target swasembada energi dapat tercapai secara berkelanjutan.
Penulis : Syahrudin akbar







