slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor hari ini

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

Kecamatan Jatinegara Dorong Kolaborasi Masyarakat dalam Pengelolaan Sampah Organik Bersama Satpel Lingkungan Hidup - JURNAL INVESTIGASI NEWS

Kecamatan Jatinegara Dorong Kolaborasi Masyarakat dalam Pengelolaan Sampah Organik Bersama Satpel Lingkungan Hidup

Avatar

- Jurnalis

Senin, 11 Mei 2026 - 21:40 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA TIMUR, jurnalisinvestigasinews.com — Pemerintah Kecamatan Jatinegara terus memperkuat upaya pengelolaan sampah berbasis masyarakat melalui kegiatan Rapat Sosialisasi Pengelolaan Sampah Organik yang digelar di Aula Kecamatan Jatinegara, Senin (11/5/2026).

Kegiatan tersebut dilaksanakan sebagai tindak lanjut Surat Walikota Administrasi Jakarta Timur Nomor: e-0212/PU.10.04 tanggal 9 April 2026 tentang Jadwal Sosialisasi Pengelolaan Sampah, sekaligus menjadi bagian dari langkah edukasi kepada masyarakat terkait pentingnya pemilahan sampah sejak dari sumbernya.

Dr. Endang Kartika W. — Camat Jatinegara. 

Camat Jatinegara, Dr. Endang Kartika W. menyampaikan bahwa pengelolaan sampah membutuhkan keterlibatan aktif seluruh elemen masyarakat guna menciptakan lingkungan yang bersih, sehat, dan berkelanjutan.

Menurutnya, masyarakat perlu memahami empat jenis sampah sebagai dasar dalam proses pemilahan, yakni sampah organik, nonorganik, residu, dan B3 (Bahan Berbahaya dan Beracun).

“Saya berharap melalui sosialisasi ini masyarakat dapat mengenali empat jenis sampah, yaitu organik, nonorganik, residu, dan B3. Setelah pengenalan ini, kita mulai fokus mengelola sampah organik terlebih dahulu,” ujarnya.

Salam — Kasatpel Lingkungan Hidup Kecamatan Jatinegara

Ia menjelaskan, sampah organik rumah tangga diharapkan tidak lagi dibuang keluar lingkungan, melainkan dapat diolah secara mandiri melalui metode sederhana yang telah diterapkan di sejumlah wilayah.

Salah satu metode yang diperkenalkan yakni pembuatan lubang biopori berukuran besar yang dilengkapi pipa untuk menampung sampah organik rumah tangga agar dapat terurai menjadi pupuk alami.

Baca Juga :  Keselamatan Jadi Prioritas, Polisi Bersama PUPR Benahi Jalan Rusak di Kota Tangerang

“Di beberapa tempat metode ini sudah dipraktikkan dan berhasil. Sampah organik dimasukkan ke dalam lubang biopori, kemudian dapat dibantu proses penguraiannya menggunakan air cucian beras,” katanya.

Selain itu, Camat Jatinegara juga mengajak masyarakat untuk mulai membangun kebiasaan memilah sampah sejak dari rumah tangga sebagai bentuk kepedulian terhadap lingkungan.

“Mari bersama-sama kita memulai pemilahan sampah dari rumah tangga sendiri. Kami berharap masyarakat dapat bekerja sama secara aktif,” tambahnya.

Pemerintah Kecamatan Jatinegara, lanjutnya, juga akan memberikan berbagai alternatif metode pengelolaan sampah yang disesuaikan dengan kondisi wilayah masyarakat, termasuk kawasan dengan keterbatasan lahan maupun daerah rawan banjir.

“Kami memahami setiap wilayah memiliki karakteristik berbeda. Karena itu akan ada metode dan cara penanganan yang disesuaikan, baik untuk wilayah yang lahannya terbatas maupun daerah yang rawan banjir,” tutupnya.

Sementara itu, Kepala Satuan Pelaksana Lingkungan Hidup Kecamatan Jatinegara, Salam menyampaikan bahwa kegiatan sosialisasi akan terus dilaksanakan secara bertahap kepada pelaku UMKM maupun masyarakat di seluruh wilayah Kecamatan Jatinegara.

Baca Juga :  Gerakan Aktivis Jakarta Desak KPK Audit Total Yayasan SPPG dan Pejabat BGN Cegah Penyimpangan Anggaran Triliunan Rupiah

Ia menjelaskan bahwa masyarakat diharapkan dapat melakukan pemilahan sampah sejak awal, mulai dari sampah organik, nonorganik, residu hingga sampah B3, sebagai bentuk dukungan terhadap pengurangan volume sampah di wilayah Jakarta.

“Dengan adanya pembatasan pembuangan sampah ke TPA Bantargebang, kami berharap masyarakat dapat memahami pentingnya pemilahan sampah dari sumbernya sebagai bagian dari tanggung jawab bersama dalam menjaga kebersihan lingkungan,” ujarnya.

Menurutnya, pengelolaan sampah organik dari rumah tangga menjadi salah satu langkah penting yang dapat dilakukan masyarakat guna mengurangi volume sampah yang dibuang ke tempat pembuangan akhir.

Kegiatan sosialisasi tersebut turut dihadiri Kasi Ekbang Kelurahan, Kasatpel Lingkungan Hidup Kecamatan Jatinegara, Kasatpel PPKUKM Kecamatan Jatinegara, serta para pelaku UMKM binaan di bidang kuliner seperti Warung Tegal, Masakan Padang, Pecel Lele, dan Aneka Jajanan sebagai bentuk dukungan kolaborasi masyarakat dalam pengelolaan sampah berbasis lingkungan.

Melalui kegiatan ini, Pemerintah Kecamatan Jatinegara berharap terbangun sinergi yang kuat antara pemerintah dan masyarakat dalam mendukung pengelolaan sampah organik yang lebih optimal, berkelanjutan, dan berdampak positif bagi lingkungan di wilayah Jakarta Timur.

Penulis : Syahrudin akbar

Berita Terkait

Satpol PP Kecamatan Jatinegara Gelar Operasi Kamis Tertib Trotoar, Tertibkan PKL Hingga Parkir Liar
Sudah Inkrah Putusan MA, Bosowa Asuransi Mangkir Bayar Klaim PT Adiyaksa Nusantara Jaya
Universitas Paramadina Hadirkan Jusuf Kalla dalam Seminar Publik: Bahas Keterkaitan Politik dan Kebijakan Ekonomi di Tengah Dinamika Global
Technical Officer DKI dan OMS DKI Dorong Optimalisasi Implementasi Kontrak Sosial untuk Perkuat Layanan Kesehatan Masyarakat
HUT Ke-2 IEDS, Rifqi Serukan Tata Kelola SDA Berkeadilan
Paramadina Gelar KEP Edisi 42 Bahas Implementasi Pancasila & UUD 1945 di Kebijakan Luar Negeri dan Ekonomi Kabinet Merah Putih
Gerakan Aktivis Jakarta Desak KPK Audit Total Yayasan SPPG dan Pejabat BGN Cegah Penyimpangan Anggaran Triliunan Rupiah
Anggota DPD RI Achmad Azran Gelar Gerakan Pangan Murah di GOR Kalisari, Wujud Nyata Keberpihakan pada Rakyat
Berita ini 39 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 12 Juni 2026 - 08:14 WIB

Satpol PP Kecamatan Jatinegara Gelar Operasi Kamis Tertib Trotoar, Tertibkan PKL Hingga Parkir Liar

Rabu, 10 Juni 2026 - 17:36 WIB

Universitas Paramadina Hadirkan Jusuf Kalla dalam Seminar Publik: Bahas Keterkaitan Politik dan Kebijakan Ekonomi di Tengah Dinamika Global

Selasa, 9 Juni 2026 - 20:09 WIB

Technical Officer DKI dan OMS DKI Dorong Optimalisasi Implementasi Kontrak Sosial untuk Perkuat Layanan Kesehatan Masyarakat

Selasa, 9 Juni 2026 - 08:02 WIB

HUT Ke-2 IEDS, Rifqi Serukan Tata Kelola SDA Berkeadilan

Jumat, 5 Juni 2026 - 11:45 WIB

Paramadina Gelar KEP Edisi 42 Bahas Implementasi Pancasila & UUD 1945 di Kebijakan Luar Negeri dan Ekonomi Kabinet Merah Putih

Berita Terbaru