slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor hari ini

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

Pemerintah Ajukan Pembebasan Lahan Masjid As-Sanghirah Serta Dayah Wali Kota Kecewa - JURNAL INVESTIGASI NEWS

Pemerintah Ajukan Pembebasan Lahan Masjid As-Sanghirah Serta Dayah Wali Kota Kecewa

Avatar

- Jurnalis

Selasa, 5 Juli 2022 - 15:56 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kota Langsa, Aceh – 𝙅π™ͺπ™§π™£π™–π™‘π™žπ™¨ π™„π™£π™«π™šπ™¨π™©π™žπ™œπ™–π™¨π™ž π™‰π™šπ™¬π™¨.π™˜π™€π™’– Wali Kota Langsa, Usman Abdullah menyesalkan Pemerintah Aceh dalam hal ini Bappeda Aceh dan SKPA terkait yang tidak menyetujui atau menolak anggaran pembebasan lahan untuk pembangunan masjid dan dayah di Kota Langsa.

Pemerintah Kota Langsa melakukan pengajuan kegiatan pembebasan lahan untuk Masjid As Saghirah Gampong Pondok Kemuning, Kecamatan Langsa Lama dan Dayah Jabal Rahmah Gampong Alue Pinang, Kecamatan Langsa Timur, melalui DOKA Kota Langsa tahun 2023 sekitar Rp 1 Miliar lebih,” ujar Usman Abdullah, kepada media pada hari ini Selasa, 5 Juli 2022.

Dijelaskan wali kota Langsa, untuk pembahasan anggaran kegiatan itu kita telah melakukan dua kali pembahasan dengan Bappeda Aceh dan SKPA terkait, pertama pada 21 April 2022 dan kedua pada 22 Juni 2022.

Dimana dalam dua kali pembahasan itu mereka menolak usulan kegiatan pembebasan lahan kedua kegiatan itu, dengan alasan karena tidak ada nomenklatur pengadaan tanah dan tidak boleh menganggarkan hibah langsung kepada gampong.

Baca Juga :  Ditjen KPM Kemkomdigi dan Komisi I DPR RI Gelar Diskusi Publik: Bijak Digital Tanpa Judi Online

Sementara, pada tahun 2018, 2019, 2020 dan 2022 kegiatan pengadaan tanah dapat dilaksanakan melalui sumber dana DOKA Kota Langsa. Tapi mengapa pada usulan tahun 2023 mereka menolak.

“Inikan aneh, jika memang usulan untuk tahun 2023 tidak disetujui mengapa pada tahun-tahun sebelumnya disetujui dan di tahun 2022 ada kegiatan seperti pengadaan tanah untuk prasarana olahraga di Gampong Sungai Pauh senilai Rp 580 juta dan disetujui dengan sumber dana dari DOKA Kota Langsa,” ucap wali kota Langsa.

Toke Suum panggilan akrab Usman Abdullah menegaskan bahwa jikapun nantinya dikemudian hari timbul persoalan hukum maka yang bertanggungjawab adalah Pemerintah Kota Langsa bukan Pemerintah Aceh.

“Kita sangat kecewa dan terkesan mereka tidak pro kepada agama dan program-program syariat Islam, apalagi Aceh yang dijuluki Serambi Mekah, seharusnya mereka lebih mengutamakan usulan pengadaan tanah untuk masjid dan dayah,” tegas wali kota lagi.

Baca Juga :  Polres Metro Jakarta Barat Sosialisasikan Stiker Bantuan Polisi kepada Siswa MAN 12 Jakarta

Lanjutnya, atas penolakan usulan kegiatan pengadaan tanah untuk pembangunan masjid dan dayah, Pemerintah Kota Langsa telah mengirimkan surat kepada anggota DPR Aceh dapil 7, dengan harapan agar wakil rakyat itu dapat membantu sehingga usulan itu bisa disetujui.

“Saya sudah berjanji dengan masyarakat untuk membantu pembebasan lahan masjid dan dayah, namun Pemerintah Aceh tidak menyetujuinya, padahal dana otsus tersebut merupakan hak dan jatah kabupaten/kota, jadi bukan kita minta dana otsusnya provinsi,” ungkapnya.

“Saya minta maaf kepada masyarakat atas ditolaknya anggaran kegiatan pembebasan lahan tersebut. Kami sudah mengusulkan tapi digagalkan oleh pihak provinsi,” tandasnya.

π™‹π™šπ™£π™ͺπ™‘π™žπ™¨ -(Zainal)

π™€π™™π™žπ™©π™€π™§ — 𝙍𝙝𝙖𝙒𝙙𝙖𝙣

Berita Terkait

Polsek Jatinegara Gelar Operasi Stasioner, Tindak Lanjuti Instruksi Kapolda Metro Jaya Antisipasi Begal dan Kejahatan Jalanan
FKMGS Berkolaborasi Kementerian LH Gelar Penanaman Pohon di Hutan Kota Blok Jambrong Desa Cipelang
Hardiknas 2026: Kesejahteraan Dosen Disorot, SPK Desak Reformasi Perlindungan Pekerja Kampus
FPPJ Optimistis Persija Jakarta Berpeluang Juara Liga 1 2025/2026
Kasus Viral Foto AI di Kalisari Jadi Momentum Evaluasi Holistik
Polemik JAKI: Ketika Kritik DPRD Keras, Tapi Tak Tepat Sasaran
PJBW Gandeng FORWAN, Aksi Jumat Berkah Wartawan Makin Meluas
Percepatan Pipa PAM Jaya Dinilai Tepat, Kepercayaan Publik Perlu Terus Dijaga
Berita ini 8 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 30 Mei 2026 - 02:44 WIB

Polsek Jatinegara Gelar Operasi Stasioner, Tindak Lanjuti Instruksi Kapolda Metro Jaya Antisipasi Begal dan Kejahatan Jalanan

Minggu, 10 Mei 2026 - 18:28 WIB

FKMGS Berkolaborasi Kementerian LH Gelar Penanaman Pohon di Hutan Kota Blok Jambrong Desa Cipelang

Sabtu, 2 Mei 2026 - 12:41 WIB

Hardiknas 2026: Kesejahteraan Dosen Disorot, SPK Desak Reformasi Perlindungan Pekerja Kampus

Rabu, 22 April 2026 - 10:58 WIB

FPPJ Optimistis Persija Jakarta Berpeluang Juara Liga 1 2025/2026

Selasa, 7 April 2026 - 20:14 WIB

Kasus Viral Foto AI di Kalisari Jadi Momentum Evaluasi Holistik

Berita Terbaru