slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor hari ini

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

Oknum PNS Dinas Pendidikan diduga Gadaikan Kendaraan Inventaris Dinas Sebagai Jaminan - JURNAL INVESTIGASI NEWS

Oknum PNS Dinas Pendidikan diduga Gadaikan Kendaraan Inventaris Dinas Sebagai Jaminan

Avatar

- Jurnalis

Senin, 31 Juli 2023 - 12:40 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pesawaran Lampung Jurnalis Investigasi News.com
Salah seorang oknum pejabat dari dinas pendidikan kabupaten pesawaran terlilit hutang dan diduga menjaminkan kendaraan dinas (Plat Merah,Red). Oknum PNS tersebut bertugas sebagai pengawas Paud di kecamatan Padang Cermin.

Menurut dewi warga Dusun Damarejo Desa Paya Kecamatan Padang Cermin.
Bermula oknum PNS tersebut ( DM), meminjam uang Kepadanya Sebesar Rp. 13.500.000, kemudian DM, menjadikan kendaraan roda 4 nya sebagai jaminan dan dipakai bersama, siapa saja diantara kami ingin menggunakan kendaraan bisa dipakai.

“Awalnya DM datang bersama suami saya untuk meminjam uang sebesar 12,5 juta, dengan menjaminkan mobilnya dan siapa saja diantara kami jika ingin menggunakan mobil tersebut di persilahkan. Kemudian esoknya setelah uang 12,5 juta diterima, DM beralasan ingin pergi ke Pringsewu dengan menggunakan mobil tersebut dan meminta tambahan uang sebesar 1 juta, sehingga total uang yang dipinjam 13,5juta” ungkap Dewi.

Baca Juga :  Warga Umbul Kunci Kini Bernafas Lega, Akses Jalan Utama Menuju Desa Tanjung Agung Sudah Diperhatikan Pemerintah Kota

Dewi melanjutkan, setelah mobil Dan uang Tambahan 1juta dibawa, DM hanya meninggalkan Motor dinas (Plat Merah) BE 3853 RZ.

“Dengan membawa mobil dan uang tambahan 1juta, DM cuma meninggal kan motor dinas (plat merah) B 3854 RZ, setelah itu DM sulit di temui, di telpon tidak pernah di angkat, dan mobil gak pernah kembali ke kami, hanya motor dinas yang di kami” pungkasnya.

Baca Juga :  Seorang Musisi Ditangkap Polisi , Kedapatan Mengkonsumsi Narkoba Jenis Ganja

Karena hal tersebut,Sumarah ketua LSM Lembaga Independen Pemantau Anggaran Negara (LIPAN) Kabupaten Pesawaran angkat bicara.

” Ini kan motor dinas, plat merah, punya pemerintah, bukan milik pribadi, kenapa dijadikan jaminan hutang pribadi, motor dinas untuk keperluan kedinasan, bukan urusan pribadi” tegas sumara

Sumarah juga meminta kepada pihak terkait untuk segera menindak tegas oknum PNS tersebut yang sudah menyalah gunakan kewenangannya, menjaminkan kendaraan dinas sebagai jaminan hutang pribadi.

” Untuk dinas yang terkait dengan permasalahan ini, supaya segera mengambil tindakan tegas oknum PNS yang telah menjamin kan kendaraan dinas untuk jaminan hutang pribadi”. Pungkas sumara.

Tiem/red.

Berita Terkait

Kasus Viral Foto AI di Kalisari Jadi Momentum Evaluasi Holistik
Polemik JAKI: Ketika Kritik DPRD Keras, Tapi Tak Tepat Sasaran
PJBW Gandeng FORWAN, Aksi Jumat Berkah Wartawan Makin Meluas
Percepatan Pipa PAM Jaya Dinilai Tepat, Kepercayaan Publik Perlu Terus Dijaga
BMKG Prediksi Kemarau Ekstrem 2026, JATA Desak PAM Jaya Perkuat Kesiapan Air Bersih
Diduga Langgar Prosedur, Bank dan Developer Ambil Alih Rumah Konsumen Tanpa Putusan Pengadilan
Ditjen KPM Komdigi dan Komisi I DPR RI Gelar Webinar “Waspada Pinjol Ilegal”
Nakes Bukan Tumbal, Rekan Indonesia Tolak Rencana Vaksin TB 2030
Berita ini 11 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 7 April 2026 - 20:14 WIB

Kasus Viral Foto AI di Kalisari Jadi Momentum Evaluasi Holistik

Senin, 6 April 2026 - 07:38 WIB

Polemik JAKI: Ketika Kritik DPRD Keras, Tapi Tak Tepat Sasaran

Jumat, 3 April 2026 - 21:13 WIB

PJBW Gandeng FORWAN, Aksi Jumat Berkah Wartawan Makin Meluas

Kamis, 2 April 2026 - 13:48 WIB

Percepatan Pipa PAM Jaya Dinilai Tepat, Kepercayaan Publik Perlu Terus Dijaga

Senin, 30 Maret 2026 - 09:16 WIB

BMKG Prediksi Kemarau Ekstrem 2026, JATA Desak PAM Jaya Perkuat Kesiapan Air Bersih

Berita Terbaru