slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor hari ini

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

Menteri Agama Klarifikasi Soal Pernyataannya Tentang Guru - JURNAL INVESTIGASI NEWS

Menteri Agama Klarifikasi Soal Pernyataannya Tentang Guru

Avatar

- Jurnalis

Kamis, 4 September 2025 - 10:12 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA, jurnalis investigasi news.com – Menteri Agama (Menag), Nasaruddin Umar, menyampaikan klarifikasi dan permohonan maaf terkait pernyataannya yang sempat viral “kalau mau cari uang jangan jadi guru, jadi pedaganglah”, Rabu (3/9/2025). Nasaruddin menegaskan, bahwa ia tak bermaksud menghina dan merendahkan martabat guru.

“Saya Nasaruddin Umar, Menteri Agama Republik Indonesia, menyadari bahwa potongan pernyataan saya tentang guru menimbulkan tafsir yang kurang tepat dan melukai perasaan sebagian guru.”

“Untuk itu, sekali lagi saya memohon maaf yang sebesar-besarnya, tidak ada niat sedikitpun dari saya untuk merendahkan profesi guru, justru sebaliknya saya ingin menegaskan bahwa guru adalah profesi yang sangat mulia karena dengan ketulusan hati mereka generasi bangsa ditempa. ” Ujar Menag dalam klarifikasinya.

Baca Juga :  Viral: Waspada! Vape Mengandung Narkoba Beredar di Indonesia

Nasaruddin menyatakan, ia dan bapaknya juga seorang guru berpuluh-puluh tahun mengabdikan hidupnya sebagai pendidik.

“Saya sendiri adalah seorang guru, bapak saya juga seorang guru SD, puluhan tahun hidup saya abdikan sebagai seorang guru, baik di Madrasah, pondok pesantren, maupun kampus.” Tuturnya

Dalam kesempatan itu, Nasaruddin juga menjelaskan tentang perhatian pemerintah untuk kesejahteraan guru.

“Karena itu saya sangat memahami bahwa, di balik kemuliaan profesi itu guru tetap manusia yang membutuhkan kesejahteraan yang layak. Pemerintah melalui Kementerian Agama terus berkomitmen untuk memperjuangkan hal tersebut dengan berbagai langkah, tahun ini ada kenaikan tunjangan profesi bagi 227.147 guru Non PNS sebesar Rp 500.00,- perbulan, tunjangan yang semula hanya 1,5 juta menjadi 2 juta perbulan.” Jelas Nasaruddin

Baca Juga :  Truk Pengangkut Semen Seruduk Pengendara Motor Dan Rumah Warga,2 Orang Tewas

Di akhir pernyataannya, Menag mengajak masyarakat untuk selalu menjaga harkat dan martabat guru.

“Bagi saya, guru bukan hanya pekerjaan tetapi panggilan jiwa, dan karena kemuliaannya itulah negara wajib hadir untuk memperhatikan kesejahteraannya, mari kita bersama menjaga martabat guru sebab dari tangan mereka masa depan bangsa insyaallah lahir dan tumbuh.” Pungkasnya. (*)

Berita Terkait

Kasus Viral Foto AI di Kalisari Jadi Momentum Evaluasi Holistik
Polemik JAKI: Ketika Kritik DPRD Keras, Tapi Tak Tepat Sasaran
PJBW Gandeng FORWAN, Aksi Jumat Berkah Wartawan Makin Meluas
Percepatan Pipa PAM Jaya Dinilai Tepat, Kepercayaan Publik Perlu Terus Dijaga
BMKG Prediksi Kemarau Ekstrem 2026, JATA Desak PAM Jaya Perkuat Kesiapan Air Bersih
Diduga Langgar Prosedur, Bank dan Developer Ambil Alih Rumah Konsumen Tanpa Putusan Pengadilan
Ditjen KPM Komdigi dan Komisi I DPR RI Gelar Webinar “Waspada Pinjol Ilegal”
Nakes Bukan Tumbal, Rekan Indonesia Tolak Rencana Vaksin TB 2030
Berita ini 42 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 7 April 2026 - 20:14 WIB

Kasus Viral Foto AI di Kalisari Jadi Momentum Evaluasi Holistik

Senin, 6 April 2026 - 07:38 WIB

Polemik JAKI: Ketika Kritik DPRD Keras, Tapi Tak Tepat Sasaran

Jumat, 3 April 2026 - 21:13 WIB

PJBW Gandeng FORWAN, Aksi Jumat Berkah Wartawan Makin Meluas

Kamis, 2 April 2026 - 13:48 WIB

Percepatan Pipa PAM Jaya Dinilai Tepat, Kepercayaan Publik Perlu Terus Dijaga

Senin, 30 Maret 2026 - 09:16 WIB

BMKG Prediksi Kemarau Ekstrem 2026, JATA Desak PAM Jaya Perkuat Kesiapan Air Bersih

Berita Terbaru

Hukum

JMI Desak Percepatan Penanganan Dugaan Pelanggaran di BGN

Jumat, 17 Apr 2026 - 18:03 WIB