slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor hari ini

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

Management Mitratel Klarifikasi Pemberitaan Atas Penyegelan Sementara Tower Telekomunikasi - JURNAL INVESTIGASI NEWS

Management Mitratel Klarifikasi Pemberitaan Atas Penyegelan Sementara Tower Telekomunikasi

Avatar

- Jurnalis

Selasa, 27 Desember 2022 - 12:40 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Semarang – Management PT Dayamitra Telekomunikasi Tbk (Mitratel) membantah tudingan bahwa pihaknya tidak mengurus izin pendirian tower telekomunikasi yang berada di lingkungan Harjosari, Kecamatan Bawen, Kabupaten Semarang. Perusahaan penyedia menara telekomunikasi (tower provider) terbesar di Asia Tenggara ini berkomitmen mengikuti aturan yang berlaku.

Azizi Hakim selaku Project Manager dari pendirian tower tersebut menjelaskan pihaknya sudah mengurus perizinan dari mulai tingkat kelurahan hingga instansi pemerintah terkait, dalam hal ini Pemerintah Kabupaten Semarang.

Hal itu didasari adanya kajian teknis dari Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Kabupaten Semarang, tentang penentuan titik koordinat menara telekomunikasi terhadap cell plan di Kabupaten Semarang.

“Kami sudah mengurus izinnya, dan saat ini sedang berproses,” kata Hakim. Selasa (27/12/2022).

Baca Juga :  Sialom Ponorogo Hebat Resmi Diluncurkan Bakesbangpol

Lanjut kata Hakim, sebelum berdirinya tower telekomunikasi di wilayah tersebut, sebelumnya sudah ada tower telekomunikasi, namun karena akan digunakan untuk pintu masuk kawasan industri terpaksa harus digeser ke posisi saat ini.

Ia mengatakan, pihaknya mendirikan tower tersebut waktu itu acuannya adalah Perda Kabupaten Semarang. Perda tersebut memperbolehkan namun terhambat Perbup.

“Pembangunan tower itu, kami mengacu pada Perda Kabupaten Semarang. Kami tidak menyangka penyegelan tower itu bakal terjadi,” ujar Hakim selaku Project Manager Mitratel.

Menurutnya, di wilayah pendirian tower tersebut masih tanda tanya, apakah masuk kategori perdesaan atau perkotaan.

“Berdirinya tower disitu menurut kami masuk kategori perdesaan, namun adanya penyegelan itu kami jadi tanda tanya, apakah masuk kategori perdesaan atau perkotaan, karena masih lingkup Wilayah Kabupaten Semarang dan bukan di pusat administrasi pemerintah kabupaten,” kata Hakim.

Baca Juga :  Usai Viral Gerombolan Genk Motor Konvoi Acungkan klewang dan Clurit Di Binjai, Dua Kawanan Pelaku Diamankan

Ia berujar bahwa Perbup Nomor 24 Tahun 2018 tentang Penyelenggaraan dan Penataan Menara Telekomunikasi, menurutnya perlu dievaluasi.

“Dalam Perbup tersebut tidak mendefinisikan Apa itu perkotaan apa itu perdesaan, begitu juga untuk jalan arteri/ primer juga perlu adanya definisi pada perbup tersebut, jadi tidak ambigu,” terang Hakim.

Pihaknya menyayangkan adanya penyegelan sementara pada tower telekomunikasi tersebut oleh Satpol PP Kabupaten Semarang. Namun pihaknya tetap mengedepankan komunikasi yang humanis dengan instansi Pemkab terkait.

(VS/Ttg/Ag)

Berita Terkait

Polsek Jatinegara Gelar Operasi Stasioner, Tindak Lanjuti Instruksi Kapolda Metro Jaya Antisipasi Begal dan Kejahatan Jalanan
FKMGS Berkolaborasi Kementerian LH Gelar Penanaman Pohon di Hutan Kota Blok Jambrong Desa Cipelang
Hardiknas 2026: Kesejahteraan Dosen Disorot, SPK Desak Reformasi Perlindungan Pekerja Kampus
FPPJ Optimistis Persija Jakarta Berpeluang Juara Liga 1 2025/2026
Kasus Viral Foto AI di Kalisari Jadi Momentum Evaluasi Holistik
Polemik JAKI: Ketika Kritik DPRD Keras, Tapi Tak Tepat Sasaran
PJBW Gandeng FORWAN, Aksi Jumat Berkah Wartawan Makin Meluas
Percepatan Pipa PAM Jaya Dinilai Tepat, Kepercayaan Publik Perlu Terus Dijaga
Berita ini 16 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 30 Mei 2026 - 02:44 WIB

Polsek Jatinegara Gelar Operasi Stasioner, Tindak Lanjuti Instruksi Kapolda Metro Jaya Antisipasi Begal dan Kejahatan Jalanan

Minggu, 10 Mei 2026 - 18:28 WIB

FKMGS Berkolaborasi Kementerian LH Gelar Penanaman Pohon di Hutan Kota Blok Jambrong Desa Cipelang

Sabtu, 2 Mei 2026 - 12:41 WIB

Hardiknas 2026: Kesejahteraan Dosen Disorot, SPK Desak Reformasi Perlindungan Pekerja Kampus

Rabu, 22 April 2026 - 10:58 WIB

FPPJ Optimistis Persija Jakarta Berpeluang Juara Liga 1 2025/2026

Selasa, 7 April 2026 - 20:14 WIB

Kasus Viral Foto AI di Kalisari Jadi Momentum Evaluasi Holistik

Berita Terbaru