slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor hari ini

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

Inventarisasi dan Identifikasi Selesai, Ganti Untung Lahan Warga Wadas Ditargetkan Dibayar Pemerintah H-7 Lebaran - JURNAL INVESTIGASI NEWS

Inventarisasi dan Identifikasi Selesai, Ganti Untung Lahan Warga Wadas Ditargetkan Dibayar Pemerintah H-7 Lebaran

Avatar

- Jurnalis

Kamis, 10 Maret 2022 - 19:54 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PURWOREJO -Jurnalis Investigasi News- Pemerintah menargetkan ganti untung desa Wadas Kecamatan Bener Kabupaten Purworejo segera dibayarkan seminggu sebelum lebaran.

Kepala Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kabupaten Purworejo, Andri Kristanto mengatakan tahap pelaksanaan inventarisasi dan identifikasi telah selesai dilaksanakan pada 8 – 10 Februari lalu. 

“Hasil dari pengukuran dan perhitungan tanam tumbuh serta bangunan  hasilnya juga telah diumumkan pada 28 Februari lalu,” ujarnya saat diwawancara, Kamis (10/03/2022).

Menurutnya, dari kegiatan tersebut telah dilakukan inventarisasi dan identifikasi bidang tanah Quarry di Desa Wadas sebanyak 318 bidang. 

Kemudian setelah dievaluasi menjadi 303 bidang yang mencakup wilayah seluas 53 hektar. 

Dikatakannya, proses penandatanganan berkas yuridis inventarisasi dan identifikasi bidang tanah Quarry  telah dilaksanakan dalam 2 tahap dengan hasil jumlah bidang tanah yang telah ditandatangani sebanyak 297 bidang lahan. 

“Adapun pemilik lahan diberi waktu untuk perbaikan data selama 14 hari, kalau datanya sudah betul, seluruh penghitungan luas tanah dan lain-lain selesai, hasilnya diserahkan kepada Tim Kantor Jasa Penilai Publik (KJPP). Selanjutnya hasil penilaian KJPP akan diserahkan ke BPN dan ditindaklanjuti dengan musyawarah,” ujar Andri. 

Andri menuturkan bidang-bidang tanah yang sudah dinilai kemudian dikirim ke BBWS SO.  Setelah itu dikirim ke Lembaga Manajemen Aset Negara (LMAN) untuk dilakukan pembayaran.

Baca Juga :  Tinjau Banjir di Kolong Tol Kembangan, Lurah Kembangan Selatan dan Camat Kembangan Imbau Pengendara Cari Jalan Alternatif

Ia menegaskan pemerintah menargetkan pembayaran penggantian lahan proyek pembangunan Bendungan Bener, termasuk lahan quarry Wadas,  direalisasikan seminggu sebelum Hari Raya Idul Fitri 2 Mei mendatang. 

‘Nilainya dijamin menguntungkan warga karena pembebasan lahan ini dilakukan pemerintah dan dilakukan penaksiran ganti untung secara teliti dan profesional. Jelas berbeda dengan pemberian kompensasi terhadap lahan tambang seperti yang dilakukan swasta. Bisa dibandingkan nantinya,” ungkap Andri.

Kepala Bidang Pelaksanaan Jaringan Sumber Air BBWS SO Yogyakarta, Yosiandi Rudi Wicaksono  menjelaskan pembebasan lahan di Wadas ditargetkan selesai pada Juni 2023. 

“Namun ini masih berupa spot-spot dan belum terhubung,” tuturnya. 

Menurutnya,  target pembebasan tanah untuk proyek Quarry di desa Wadas seluas 124 hektar, saat ini masih diukur 53 hektar. 

Jumlah tersebut menurutnya belum mencukupi untuk kebutuhan material pembangunan Bendungan Bener. 

Saat ini pihaknya masih menunggu keputusan dari pemerintah apakah diperlukan lokasi baru atau ada kebijakan lain untuk upaya memenuhi kebutuhan material batu andesit Bendungan Bener. 

“Sementara ini kami manfaatkan dari yang sudah dibebaskan. Diharapkan nanti bisa tersambung, tidak spot-spot terpisah jadi bisa fokus di areal ini,” ujarnya.

Ia menjelaskan saat ini proyek fisik Bendungan Bener masih menyelesaikan terowongan pengelak yang direncanakan rampung pertengahan tahun 2023.

Baca Juga :  Dr. Tengku. Hasan Basri M.Pd Terpilih secara Aklamasi Jadi Ketua IKAN Kota Langsa

Kemudian baru dilaksanakan pembangunan main dam yang membutuhkan material batuan dari desa Wadas. 

Percepatan proses yang dilakukan, diharapkan menghilangkan anggapan masyarakat mengenai dugaan lahan warga di Wadas tidak dibayar. 

” Diharapkan masyarakat tidak mudah termakan isu yang mengatakan terjadi perampasasan tanah di Wadas atau lahan warga yang digunakan tidak akan menerima ganti rugi. Saya pastikan (ganti rugi) itu ada dan akan dibayarkan oleh pemerintah. Nilainya sangat menguntungkan warga,” tandasnya.

Dia menambahkan, proyek Bendungan Bener merupakan proyek strategis nasional yang nantinya membawa kemanfaatan besar untuk warga Purworejo dan sekitarnya.

“Saat pembangunan nantinya akan ada proyek padat karya. Setelah jadi akan ada pembangkit tenaga listrik, pengairan untuk kepentingan irigasi yang lebih tertata dan sebagainya. Ekonomi warga juga bisa meningkat karena area ini juga diproyeksikan menjadi destinasi wisata,” terangnya.

Untuk itu, ia berharap dukungan seluruh lapisan masyarakat terkait kelancaran pembangunan Bendungan Bener.

Terkait dampak lingkungan ia mengungkapkan telah dilakukan penelitian secara komprehensif dan menegaskan proyek bendungan ini tidak akan berdampak pada sumber air alami yang ada disekitarnya.

“Sumber-sumber air itu letaknya jauh dari proyek. Sudah dilakukan penelitian oleh para akademisi dan tenaga ahli,” terangnya.

Adi/red

Berita Terkait

Brimob Polda Metro Jaya Kelola Sampah Organik, Dukung Lingkungan Mako Lebih Bersih
Brimob Polda Metro Jaya Bergerak ke Boncos, Jaga Kondusivitas Wilayah
Brimob Polda Metro Jaya Patroli Dini Hari di Tangsel, Jaga Kamtibmas Tetap Kondusif
Desak Usut Dugaan Tambang Ilegal dan Aliran Dana, Mahasiswa Sultra Gelar Aksi di Jakarta Selatan
Koalisi Mahasiswa Sultra Jakarta Gelar Aksi di Mabes Polri, Desak Pengusutan Dugaan Pemalsuan Akta PT Bososi Pratama
Brimob Metro Jaya Hadir di Tengah Jemaat, Layani hingga Ikut Beribadah di Menteng
Brimob Metro Jaya Perkuat Kamtibmas Lewat Minggu Kasih di Tangerang
Brimob Polda Metro Jaya Raih 2 Emas dan 1 Perak di Tangerang Kickboxing Open Championship 2026
Berita ini 11 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 19 Oktober 2026 - 21:00 WIB

Brimob Polda Metro Jaya Kelola Sampah Organik, Dukung Lingkungan Mako Lebih Bersih

Senin, 19 Oktober 2026 - 20:48 WIB

Brimob Polda Metro Jaya Bergerak ke Boncos, Jaga Kondusivitas Wilayah

Senin, 19 Oktober 2026 - 17:49 WIB

Brimob Polda Metro Jaya Patroli Dini Hari di Tangsel, Jaga Kamtibmas Tetap Kondusif

Senin, 19 Oktober 2026 - 16:02 WIB

Desak Usut Dugaan Tambang Ilegal dan Aliran Dana, Mahasiswa Sultra Gelar Aksi di Jakarta Selatan

Senin, 19 Oktober 2026 - 15:40 WIB

Koalisi Mahasiswa Sultra Jakarta Gelar Aksi di Mabes Polri, Desak Pengusutan Dugaan Pemalsuan Akta PT Bososi Pratama

Berita Terbaru