Ini Syarat Mudik Lebaran 2022 Dengan Transportasi Darat

Avatar

- Jurnalis

Selasa, 5 April 2022 - 20:16 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

  • Jakarta Barat – Pemerintah kembali memberlakukan sejumlah persyaratan pelaku perjalanan dalam negeri (PPDN) bagi pengguna transportasi darat Lebaran tahun 2022 sebagai pengganti SE 23 Tahun 2022.

Pelonggaran ini dilakukan dalam rangka menyambut mudik yang kini kembali diperbolehkan.

Ketentuan diatas diatur dalam Surat Edaran (SE) 38 tahun 202 tentang petunjuk pelaksanaan perjalanan orang dalam negeri dengan transportasi darat pada masa pandemi Corona virus disease 2019 ( Covid-19)

Hal itu di katakan oleh Kepala Terminal Bus Kalideres Revi Zulkarnain menurutnya berdasarkan surat Edaran SE 38 Tahun 2022

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurutnya, Petunjuk pelaksanaan perjalanan dalam negeri moda transportasi darat dilakukan terhadap kendaraan bermotor umum, kendaraan bermotor perseorangan, dan angkutan penyeberangan dengan ketentuan sebagai berikut,

” Setiap pelaku perjalanan orang dengan transportasi darat harus melaksanakan protokol kesehatan secara ketat mulai dari tempat pemberangkatan, selama perjalanan sampai dengan tempat kedatangan, dengan ketentuan,

Baca Juga :  Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo ,Gelar Kegiatan Wayang Kulit Satu Layar Tiga Dalang , Dalam Momentum HUT Bhayangkara ke-76

” menerapkan dan mematuhi protokol kesehatan 3M, yaitu memakai masker, menjaga jarak dan menghindari kerumunan,
serta mencuci tangan dengan sabun atau menggunakan Handsanitizer, wajib menggunakan aplikasi PeduliLindungi sebagai syarat melakukan perjalanan dalam negeri.

Pelaku perjalanan yang telah mendapatkan vaksinasi dosis ketiga (booster) tidak wajib menunjukan hasil negatif tes RT PCR atau Rapid Test Antigen.

” Revi menambahkan, pelaku perjalanan yang telah mendapatkan vaksinasi dosis kedua wajib menunjukkan hasil negatif Rapid Test Antigen yang sampelnya diambil dalam kurun waktu 1 x 24 jam atau hasil negatif tes RT-PCR yang sampelnya diambil dalam kurun waktu
3 x 24 jam sebelum keberangkatan sebagai syarat perjalanan

“Pelaku perjalanan yang telah mendapatkan vaksinasi dosis pertama wajib menunjukan hasil negatif tes RT-PCR yang sampelnya diambil dalam kurun waktu 3 x 24 jam sebelum
keberangkatan sebagai syarat perjalanan, ” terang Revi.

” Lanjutnya, pelaku perjalanan dengan kondisi kesehatan khusus atau penyakit komorbid yang menyebabkan pelaku perjalanan tidak dapat menerima vaksinasi wajib menunjukan hasil negatif tes RT-PCR yang sampelnya diambil dalam kurun waktu maksimal
3 x 24 jam sebelum keberangkatan sebagai persyaratan perjalanan dan wajib melampirkan surat keterangan dokter dari Rumah Sakit Pemerintah yang menyatakan bahwa yang
bersangkutan belum dan/atau tidak dapat mengikuti vaksinasi Cobid-19.

Baca Juga :  Meluapnya Air Terjun Lembah Anai Mengakibatkan Jalan Lintas Kota Padang-Bukittinggi Tidak Bisa Dilalui

“Pelaku perjalanan dengan usia di bawah 6 tahun dikecualikan terhadap ketentuan vaksinasi dan tidak wajib menunjukan
hasil negatif tes RT-PCR atau Rapid Test Antigen, namun wajib melakukan perjalanan dengan pendamping perjalanan yang
telah memenuhi ketentuan vaksinasi dan pemeriksaan Covid -19 serta menerapkan protokol kesehatan secara ketat” Jelas Revi

Ia juga menambahkan, Setiap penyelenggara atau operator moda transportasi darat diwajibkan menggunakan aplikasi Peduli lindungi untuk memeriksa hasil vaksinasi dan/atau hasil negatif Rapid Test Antigen atau tes RT- PCR bagi setiap pelaku perjalanan dalam negeri sewaktu melakukan check-in.” tutup Revi.

Rham/red

Berita Terkait

Bupati Pesawaran Apresiasi Gerakan Sinergi Reforma Agraria Serentak
Dua Pegawai Selundupkan Narkoba !!! Sekjen Granat Desak Menhub Cabut Izin Operasional Lion Air
Ketua Umum SNI Dukung Ahmad Luthfi Maju Sebagai Calon Gubernur Jateng
Irjen Pol. Ahmad Lutfhi Maju di Pilgub 2024, Komunitas Pati Berani Jujur Siap Mendukung
Maknai Hari Kartini, Polwan Polres Pesawaran Sambangi Panti Jompo Gelar Bhakti Sosial dan Bhakti Kesehatan
Sekda Hadiri Acara Dharma Santi Wanitian Parahyangan Agung Bhuwana Raksati
Cegah DBD, kelurahan Cipinang Besar Utara  Lakukan PSN Serentak
Sekda Hadiri Halal Bihalal Di Kecamatan Sindangjaya
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 22 April 2024 - 20:28 WIB

Bupati Pesawaran Apresiasi Gerakan Sinergi Reforma Agraria Serentak

Minggu, 21 April 2024 - 22:48 WIB

Dua Pegawai Selundupkan Narkoba !!! Sekjen Granat Desak Menhub Cabut Izin Operasional Lion Air

Minggu, 21 April 2024 - 20:15 WIB

Ketua Umum SNI Dukung Ahmad Luthfi Maju Sebagai Calon Gubernur Jateng

Minggu, 21 April 2024 - 12:11 WIB

Irjen Pol. Ahmad Lutfhi Maju di Pilgub 2024, Komunitas Pati Berani Jujur Siap Mendukung

Sabtu, 20 April 2024 - 22:24 WIB

Maknai Hari Kartini, Polwan Polres Pesawaran Sambangi Panti Jompo Gelar Bhakti Sosial dan Bhakti Kesehatan

Jumat, 19 April 2024 - 19:10 WIB

Cegah DBD, kelurahan Cipinang Besar Utara  Lakukan PSN Serentak

Jumat, 19 April 2024 - 16:40 WIB

Sekda Hadiri Halal Bihalal Di Kecamatan Sindangjaya

Jumat, 19 April 2024 - 10:58 WIB

Bhabinkamtibmas Kelurahan Srengseng Ajak Tokoh Masyarakat Waspada Potensi Kejahatan

Berita Terbaru