slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor hari ini

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

DPP KBM-KPU Siapkan Usulan Strategis Perubahan UU Pemilu, Soroti Sistem hingga Dampak Kesejahteraan - JURNAL INVESTIGASI NEWS

DPP KBM-KPU Siapkan Usulan Strategis Perubahan UU Pemilu, Soroti Sistem hingga Dampak Kesejahteraan

Avatar

- Jurnalis

Rabu, 18 Maret 2026 - 09:02 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta, jurnalisinvestigasinews.com – Menyambut rencana perubahan Undang-Undang Pemilu, Dewan Pimpinan Pusat Keluarga Besar Mantan Komisi Pemilihan Umum (DPP KBM-KPU) menggelar diskusi publik di Hotel Mega Proklamasi, Jakarta, Selasa (17/03/2026).

Diskusi ini menghadirkan sejumlah pakar dan pemangku kepentingan yang menyoroti secara kritis arah revisi UU No. 7 Tahun 2017 tentang Pemilu. Mayoritas pemateri menegaskan bahwa perubahan regulasi tidak boleh dilakukan secara parsial, melainkan harus menyentuh substansi sistem demokrasi secara menyeluruh.

Chusnul Mar’iyah, menegaskan bahwa persoalan utama pemilu Indonesia bukan sekadar teknis penyelenggaraan, tetapi kesiapan bangsa dalam memahami dan menjalankan kultur demokrasi.

“Perubahan UU Pemilu jangan terjebak pada perdebatan dipilih langsung atau tidak. Yang lebih penting adalah, apakah hasil pemilu berdampak pada kesejahteraan rakyat atau tidak,” ujarnya dalam pemaparan melalui Zoom Meeting.

Baca Juga :  Ketua Umum IWO INDONESIA, Hadiri Deklarasi Damai Pemilu 2024 Kab. Subang

Sementara itu, Siti Zuhro menyoroti perlunya penyesuaian dalam sistem pemilihan kepala daerah. Ia mengusulkan model Pilkada yang lebih fleksibel, tidak harus seragam di seluruh wilayah Indonesia.

“Tidak semua daerah siap melaksanakan Pilkada langsung. Perlu ada skema campuran (mix), disesuaikan dengan kesiapan masing-masing daerah,” jelasnya, merujuk pada hasil penelitian yang menunjukkan disparitas kapasitas daerah.

Dari sisi legislatif, Bahtra Banong, Wakil Ketua Komisi II DPR RI, mengungkapkan bahwa saat ini DPR masih memprioritaskan pembahasan RUU yang telah masuk dalam Program Legislasi Nasional (Prolegnas), khususnya terkait Pilpres dan legislatif.

Ia juga mendorong partisipasi publik dalam memberikan masukan konkret terhadap isu-isu krusial, seperti ambang batas parlemen (parliamentary threshold), syarat pencalonan presiden, hingga sistem proporsional terbuka atau tertutup.

Baca Juga :  Daftarkan Caleg ke KPU, Hasto PDIP: Bu Mega Sampaikan Komitmen Dukungan ke KPU

Dalam sambutannya, Ketua DPP KBM-KPU, Ahmad Riza Patria, yang juga menjabat sebagai Wakil Menteri Desa dan PDT, menegaskan bahwa forum diskusi ini akan terus berlanjut sebagai bagian dari kontribusi pemikiran terhadap DPR.

“Diskusi ini tidak berhenti hari ini. KBM-KPU akan terus mengawal dan menyiapkan isu-isu strategis sebagai bahan usulan dalam pembahasan revisi UU Pemilu,” tegasnya.

Kegiatan diskusi publik ini mendapat respons positif dari peserta, baik yang hadir langsung maupun yang mengikuti secara daring. Antusiasme peserta terlihat hingga menjelang waktu berbuka puasa, menandakan tingginya perhatian publik terhadap masa depan sistem demokrasi Indonesia.

Penulis : Syahrudin akbar

Berita Terkait

KPBI Dorong Kedaulatan Ekonomi Nasional Melalui Hilirisasi dan Penguatan Kawasan Selat Malaka
Sinergi Pers dan Bawaslu DKI Jakarta Didorong untuk Perkuat Transparansi Pemilu
Bawaslu DKI Gandeng FKDM Jakarta Timur, Perkuat Pengawasan Pemilu 2029
SOKSI Siapkan Rapimnas 2026, Dorong Konsolidasi dan Etika Politik
Kritik Terus Berkumandang, Namun Jeritan Rakyat Tak Didengar, Aktivis KPKB: Jangan Lelah Kumandangkan Penderitaan Rakyat
Bawaslu DKI Jakarta Kolaborasi dengan Praktisi Hukum DPN PERADI SAI.
Bawaslu DKI Perkuat Pengawasan Pemilu, Gandeng Satsiber TNI Hadapi Ancaman Digital
Bawaslu DKI Gandeng Radian Syam & Syam Legal Consultant, Gaspol Perkuat Pengawasan Pemilu
Berita ini 40 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 8 Mei 2026 - 18:13 WIB

KPBI Dorong Kedaulatan Ekonomi Nasional Melalui Hilirisasi dan Penguatan Kawasan Selat Malaka

Rabu, 6 Mei 2026 - 21:08 WIB

Sinergi Pers dan Bawaslu DKI Jakarta Didorong untuk Perkuat Transparansi Pemilu

Rabu, 6 Mei 2026 - 17:50 WIB

Bawaslu DKI Gandeng FKDM Jakarta Timur, Perkuat Pengawasan Pemilu 2029

Senin, 4 Mei 2026 - 20:00 WIB

SOKSI Siapkan Rapimnas 2026, Dorong Konsolidasi dan Etika Politik

Selasa, 21 April 2026 - 14:10 WIB

Kritik Terus Berkumandang, Namun Jeritan Rakyat Tak Didengar, Aktivis KPKB: Jangan Lelah Kumandangkan Penderitaan Rakyat

Berita Terbaru