slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor hari ini

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

Bangunan Baru SMA N 1 Kedondong Tuai Kritikan dan Akan Segera di Laporkan ke APH - JURNAL INVESTIGASI NEWS

Bangunan Baru SMA N 1 Kedondong Tuai Kritikan dan Akan Segera di Laporkan ke APH

Avatar

- Jurnalis

Kamis, 8 Februari 2024 - 21:48 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pesawaran Lampung – Bangunan Ruang Baru yang berjumlah 2 unit serta Rehabilitasi Ruang Kelas yang berada di SMA Negeri 1 Kedondong diduga asal jadi, tanpa memperhatikan keselamatan bagi siswa yang akan menempatinya.

Hal tersebut berdasarkan tinjauan langsung dari ketua Harian Forum Masyarakat Pesawaran Bersatu atau FMPB, Safrudin Tanjung, yang secara langsung turun ke lokasi dibangunnya Gedung Baru di Sekolah tersebut, Rabu (07/02/2024).

Berdasarkan penampakan yang kasat mata, Keretakan pondasi, serta dinding tembok nampak jelas terlihat. Terlebih, lantai semen yang retak serta lantai ubin yang tidak rata atau kopong hingga menimbulkan bunyi saat di injak.

hal tersebut juga dikeluhkan Pihak Sekolah yang disampaikan Humas pada SMA Negeri 1 Kedondong tersebut Neni, saat dikonfirmasi oleh FMPB beserta Tim Media.

Baca Juga :  Forum Masarakat Pesawaran Bersatu Meminta Bupati Pesawaran Segera Copot Kepala Dinas Pendidikan

“Fakta sederhana, pemasangan keramiknya juga banyak yg kopong, sehingga bila kita jalan dilantai keramik itu bunyi. Jadi kami berharap agar pekerjaan tersebut diperbaiki sebelum kami menerima kunci agar kami nyaman menempatinya”, ungkap Neni.

Dari hasil keterangan pekerja pada pembangunan 2 gedung baru dan 2 gedung renovasi yang menelan anggaran hingga 2 milyar lebih, yang dikerjakan oleh perusahaan CV. Alfatih Perkasa, dimana pekerjaan tersebut selesai pada tanggal 20 Desember 2023 lalu, pengerjaanya tergolong asal jadi dan diduga tidak memenuhi volume yang ada.

Seperti, adanya dugaan pengurangan pada jumlah kuda-kuda rangka baja, list keramik tembok yang tidak dipasang, timbunan lantai yang tidak padat serta menggunakan pecahan genteng, serta pengerjaan struktur yang tidak sesuai.

Baca Juga :  Kunjungi Gubernur, Kakanwil BPN Banten Laporkan Sejumlah Program Pertanahan dan Tata Ruang

Dan yang lebih janggalnya lagi, pekerjaan belum mencapai 100% pada tanggal 5 Desember 2023 lalu, namun sudah dilaksanakan PHO pada pekerjaan tersebut.

Timbullah tanda tanya besar, apa sebenarnya yang terjadi dalam pembangunan Gedung dan Renovasi ruangan itu, yang seharusnya dikerjakan dengan ketelitian dan ketentuan demi terciptanya keamanan dan kenyamanan bagi siswa didik maupun dewan guru yang akan menggunakannya.

“Dari peninjauan dan berdasarkan banyaknya temuan kami disekolah itu, ini akan kami laporkan ke APH agar ditindak sesuai dengan hukum yang berlaku. Karena ini jelas betul penyimpangannya hingga merugikan banyak pihak dan menimbulkan kekhawatiran yang tinggi bagi pihak sekolah itu sendiri terutama bagi pelajarnya”, tegas Tanjung saat dikonfirmasi awak media.

Tiem/red.

Berita Terkait

Polsek Jatinegara Gelar Operasi Stasioner, Tindak Lanjuti Instruksi Kapolda Metro Jaya Antisipasi Begal dan Kejahatan Jalanan
FKMGS Berkolaborasi Kementerian LH Gelar Penanaman Pohon di Hutan Kota Blok Jambrong Desa Cipelang
Hardiknas 2026: Kesejahteraan Dosen Disorot, SPK Desak Reformasi Perlindungan Pekerja Kampus
FPPJ Optimistis Persija Jakarta Berpeluang Juara Liga 1 2025/2026
Kasus Viral Foto AI di Kalisari Jadi Momentum Evaluasi Holistik
Polemik JAKI: Ketika Kritik DPRD Keras, Tapi Tak Tepat Sasaran
PJBW Gandeng FORWAN, Aksi Jumat Berkah Wartawan Makin Meluas
Percepatan Pipa PAM Jaya Dinilai Tepat, Kepercayaan Publik Perlu Terus Dijaga
Berita ini 12 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 30 Mei 2026 - 02:44 WIB

Polsek Jatinegara Gelar Operasi Stasioner, Tindak Lanjuti Instruksi Kapolda Metro Jaya Antisipasi Begal dan Kejahatan Jalanan

Minggu, 10 Mei 2026 - 18:28 WIB

FKMGS Berkolaborasi Kementerian LH Gelar Penanaman Pohon di Hutan Kota Blok Jambrong Desa Cipelang

Sabtu, 2 Mei 2026 - 12:41 WIB

Hardiknas 2026: Kesejahteraan Dosen Disorot, SPK Desak Reformasi Perlindungan Pekerja Kampus

Rabu, 22 April 2026 - 10:58 WIB

FPPJ Optimistis Persija Jakarta Berpeluang Juara Liga 1 2025/2026

Selasa, 7 April 2026 - 20:14 WIB

Kasus Viral Foto AI di Kalisari Jadi Momentum Evaluasi Holistik

Berita Terbaru

Kebijakan publik

JMI Gelar FGD: Kalau Program Mangkrak, Siapa yang Bertanggung Jawab

Kamis, 4 Jun 2026 - 17:27 WIB