slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor hari ini

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

Forum Masarakat Pesawaran Bersatu Meminta Bupati Pesawaran Segera Copot Kepala Dinas Pendidikan - JURNAL INVESTIGASI NEWS

Forum Masarakat Pesawaran Bersatu Meminta Bupati Pesawaran Segera Copot Kepala Dinas Pendidikan

Avatar

- Jurnalis

Rabu, 2 November 2022 - 15:20 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pesawaran Lampung Jurnalis Investigasi News.Com- Forum Masyarakat Pesawaran Bersatu (FMPB) meminta Bupati Pesawaran, Dendi Ramadhona untuk segera mencopot Kepala Dinas Pendidikan, Anca Martha Utama dari jabatanya. Hal tersebut dilakukan lantaran diduga banyak terjadinya pratik-praktik Korupsi, Kolusi dan Nepotisme (KKN) di lingkungan dunia pendidikan yang ia pimpin.
Selasa ( 1 / 11 / 2022 ).

Ketua Harian FMPB, Safrudin Tanjung mengatakan, sejumlah kebijakan yang di keluarkan oleh Dinas Pendidikan selama di pimpin oleh Anca Martha Utama dinilai sangat memberatkan hampir seluruh sekolah yang ada di Kabupaten Pesawaran menjerit, terutama soal pungutan dan pengadaan barang yang diduga mendapat intervensi langsung oleh Dinas Pendidikan.

Tanjung mencontohkan, intervensi tersebut terjadi seperti halnya pada pengadaan plang nama sekolah, sampul raport, baju sekolah hingga barang-barang lain yang tidak menjadi prioritas bagi sekolah. Sebab, barang-barang yang harus dibayarkan tersebut harganya jauh lebih tinggi dari harga pasaran, bahkan nilainya sampai tiga kali lipat.

Baca Juga :  Apel Gabungan Tekab 308 Polda Lampung dan Jajaran Polres di Pimpin Wakapolda Lampung di Hadiri Para Insan Pers Lampung

“Bahkan ada informasi bahwa Dinas Pendidikan sampai jual jilbab. Tentunya dengan pengadaan-pengadaan serta pungutan-pungutan seperti ini sangat memberatkan setiap sekolah. Sebab, dana yang seharusnya dapat dipergunakan untuk meningkatkan kualitas dunia pendidikan justru di hambur-hamburkan untuk hal-hal yang sifatnya tidak urgent. Dan kepala sekolah ini hanya menjadi sapi perah. Padahal seharusnya mereka diayomi oleh Dinas Pendidikan,” ujar Tanjung, kemarin.

Bahkan, menurutnya tidak hanya soal pengadaan barang, namun berdasarkan investigasi pihaknya dilapangan, banyak proyek-proyek Dinas Pendidikan yang pengerjaanya tidak sesuai dengan speksifikasi dan hal itu terjadi diduga karena sudah adanya penarikan uang setoran yang dikutip oleh Dinas Pendidikan dari setiap rekanan.

“Kalau sudah ditarik uang setoran seperti itu, tentu akan berdampak pada kualitas kontruksi yang dikerjakan oleh pemborong. Dan sudah pasti pengerjaanya pun tidak di awasi lagi oleh Dinas Pendidikan. Contohnya seperti proyek-proyek pembangunan UKS yang kondisi kontruksinya justru sangat membahayakan karena banyak pondasi-pondasi yang dibuat tanpa digali serta kualitas adukan yang tidak sesuai dan itu semua dapat terlihat cukup dengan kasat mata saja. Apalagi kalau sampai uji lab dan lainnya,” ucapnya.

Baca Juga :  Kooperatif, Warga Desa Tamansari Penuhi Panggilan Polres Pesawaran

Oleh sebab itu, ia meminta kepada Bupati Pesawaran Dendi Ramadhona agar segera mencopot oknum kepala dinas tersebut, sehingga kedepan hal-hal serupa tidak kembali terjadi di dalam dunia pendidikan di Pesawaran. “Jadi kami akan beri waktu selama satu minggu agar Bupati menindaklanjuti tuntutan kami ini. Jika tidak, kami bersama beberapa organisasi lainnya akan menggelar aksi untuk menyuarakan tuntutan tersebut,” tegasnya.

Sementara itu terkait sejumlah temuan dilapangan, pihaknya juga akan tetap melaporkannya kepada aparat penegak hukum agar dapat ditindaklanjuti sesuai dengan aturan dan hukum yang berlaku. “Kami juga meminta kepada semua elemen dan lembaga untuk bersama-sama mengawal dunia pendidikan di Pesawaran, siapa yang akan mengawal ini semua kalau bukan kita,” tutupnya.

Pewarta : P.Tambunan / red.

Berita Terkait

Polsek Jatinegara Gelar Operasi Stasioner, Tindak Lanjuti Instruksi Kapolda Metro Jaya Antisipasi Begal dan Kejahatan Jalanan
FKMGS Berkolaborasi Kementerian LH Gelar Penanaman Pohon di Hutan Kota Blok Jambrong Desa Cipelang
Hardiknas 2026: Kesejahteraan Dosen Disorot, SPK Desak Reformasi Perlindungan Pekerja Kampus
FPPJ Optimistis Persija Jakarta Berpeluang Juara Liga 1 2025/2026
Kasus Viral Foto AI di Kalisari Jadi Momentum Evaluasi Holistik
Polemik JAKI: Ketika Kritik DPRD Keras, Tapi Tak Tepat Sasaran
PJBW Gandeng FORWAN, Aksi Jumat Berkah Wartawan Makin Meluas
Percepatan Pipa PAM Jaya Dinilai Tepat, Kepercayaan Publik Perlu Terus Dijaga
Berita ini 22 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 30 Mei 2026 - 02:44 WIB

Polsek Jatinegara Gelar Operasi Stasioner, Tindak Lanjuti Instruksi Kapolda Metro Jaya Antisipasi Begal dan Kejahatan Jalanan

Minggu, 10 Mei 2026 - 18:28 WIB

FKMGS Berkolaborasi Kementerian LH Gelar Penanaman Pohon di Hutan Kota Blok Jambrong Desa Cipelang

Sabtu, 2 Mei 2026 - 12:41 WIB

Hardiknas 2026: Kesejahteraan Dosen Disorot, SPK Desak Reformasi Perlindungan Pekerja Kampus

Rabu, 22 April 2026 - 10:58 WIB

FPPJ Optimistis Persija Jakarta Berpeluang Juara Liga 1 2025/2026

Selasa, 7 April 2026 - 20:14 WIB

Kasus Viral Foto AI di Kalisari Jadi Momentum Evaluasi Holistik

Berita Terbaru

Kebijakan publik

JMI Gelar FGD: Kalau Program Mangkrak, Siapa yang Bertanggung Jawab

Kamis, 4 Jun 2026 - 17:27 WIB