slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor hari ini

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

Bawaslu DKI Gandeng FKDM Jakarta Timur, Perkuat Pengawasan Pemilu 2029 - JURNAL INVESTIGASI NEWS

Bawaslu DKI Gandeng FKDM Jakarta Timur, Perkuat Pengawasan Pemilu 2029

Avatar

- Jurnalis

Rabu, 6 Mei 2026 - 17:50 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta — Badan Pengawas Pemilihan Umum Provinsi DKI Jakarta menjalin kerja sama dengan Forum Kewaspadaan Dini Masyarakat Jakarta Timur guna memperkuat pengawasan Pemilu 2029.

Kolaborasi ini difokuskan pada penguatan deteksi dini potensi pelanggaran serta peningkatan partisipasi masyarakat dalam pengawasan, seiring meningkatnya kompleksitas penyelenggaraan pemilu di ruang sosial maupun digital.

Rapat koordinasi Pertemuan antara Bawaslu DKI Jakarta dan FKDM Jakarta Timur, digelar di Jakarta pada Senin  (4/5/2026), sebagai bagian dari upaya memperkuat sinergi kelembagaan dalam menghadapi berbagai potensi kerawanan pemilu.

Koordinator Divisi Penyelesaian Sengketa Bawaslu DKI Jakarta, Reki Putera Jaya, menyatakan bahwa pengawasan pemilu saat ini membutuhkan pendekatan yang lebih komprehensif dan tidak dapat hanya bertumpu pada aspek administratif.

Baca Juga :  Cerminkan TNI Cinta Masjid Bersihkan Masjid Al Ikhlas Nurussalam Aceh Timur

“Pemilu saat ini memiliki tingkat kompleksitas yang tinggi. Pengawasan tidak hanya bersifat administratif, tetapi juga membutuhkan dukungan masyarakat untuk mendeteksi potensi kerawanan sejak dini,” ujarnya.

Ia menambahkan, keterlibatan FKDM diharapkan mampu memperkuat pemetaan potensi konflik sosial serta pelanggaran pemilu di tingkat wilayah.

Sementara itu, Ketua FKDM Jakarta Timur, Ahmad Firdaus, menyatakan kesiapan pihaknya untuk berkontribusi dalam menjaga stabilitas selama tahapan pemilu berlangsung.

“Melalui kerja sama ini, kami siap membantu mengidentifikasi potensi gangguan maupun konflik yang dapat memengaruhi jalannya pemilu, khususnya di tingkat masyarakat,” tegasnya.

Baca Juga :  Kadis Perhubungan DKI Jakarta" Tahun 2023 Ini Ada Peningkatan Jumlah Warga Yang Mudik"

Selain penguatan pengawasan, kerja sama ini juga mencakup upaya pencegahan melalui edukasi publik. Kedua lembaga akan mendorong peningkatan literasi masyarakat agar tidak mudah terpengaruh hoaks maupun disinformasi yang berpotensi memicu gangguan stabilitas.

Ke depan, kolaborasi akan diperluas melalui pemetaan wilayah rawan, forum diskusi kewaspadaan, serta sosialisasi pengawasan partisipatif.

Bawaslu DKI Jakarta berharap sinergi ini dapat meningkatkan efektivitas pengawasan pemilu sekaligus menjaga stabilitas demokrasi di tingkat lokal menjelang Pemilu 2029.

Penulis : Syahrudin akbar

Berita Terkait

Berhasil Ringkus! Polisi Tangkap Pelaku Pembunuhan Pengemudi Ojol di Tangerang
JMI Minta Evaluasi Program SPPG BGN Dilakukan Transparan dan Berbasis Dampak
MUI Gelar Silaturahmi Nasional Ormas Islam, Bahas Penguatan Ukhuwah dan Strategi Kebangsaan
UIA Gelar Penyuluhan Hukum dan Kesehatan: Bangun Generasi Cerdas Bebas narkoba 
Bawaslu DKI Jakarta Konsolidasi Demokrasi Bersama Mahasiswa, Siapkan Pengawasan Pemilu 2029
Kebebasan Pers Diuji, Jurnalis Dikeroyok Saat Konfirmasi Dugaan Penjualan Tramadol
Hakim Perintahkan Hapus Dakwaan di E-Berpadu, Tim Advokat Pertanyakan Integritas Penuntut
Data Desil DTSEN Kosong, Warga Pertanyakan Transparansi Kemensos dalam Penyaluran Bansos
Berita ini 15 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 15 Juli 2026 - 01:32 WIB

Berhasil Ringkus! Polisi Tangkap Pelaku Pembunuhan Pengemudi Ojol di Tangerang

Jumat, 26 Juni 2026 - 18:40 WIB

JMI Minta Evaluasi Program SPPG BGN Dilakukan Transparan dan Berbasis Dampak

Jumat, 26 Juni 2026 - 18:34 WIB

MUI Gelar Silaturahmi Nasional Ormas Islam, Bahas Penguatan Ukhuwah dan Strategi Kebangsaan

Jumat, 26 Juni 2026 - 09:25 WIB

UIA Gelar Penyuluhan Hukum dan Kesehatan: Bangun Generasi Cerdas Bebas narkoba 

Kamis, 25 Juni 2026 - 17:26 WIB

Bawaslu DKI Jakarta Konsolidasi Demokrasi Bersama Mahasiswa, Siapkan Pengawasan Pemilu 2029

Berita Terbaru