slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor hari ini

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

Galian C tanah gamping di perbatasan Kudus Pati makin marak - JURNAL INVESTIGASI NEWS

Galian C tanah gamping di perbatasan Kudus Pati makin marak

Avatar

- Jurnalis

Kamis, 30 Juni 2022 - 09:55 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kudus, jurnal investigasi news. Com

Maraknya aktivitas penambangan tanah urug gamping di perbatasan Kudus Pati sungguh sangat memprihatinkan,,hampir kesemua galian yang di buka tidak ada yang mengantongi izin dari pemerintah atau kementrian yang berwenang dalam hal itu.

Di temui awak media dari jurnal investigasi news kemarin,pihak pengembang hanya mengantongi izin dari pemdes setempat,di tanya oleh awak media kenapa kegiatan penambangan tersebut tidak di ijinkan,mereka menyebut ongkos lh yg menjadi kendala untuk membuka ijin tambang, untuk estimasi kalau mereka ingin membuka ijin tambang tergantung titik koordinat dan berapa hektar yang akan di tambang,untuk 5 hektar luas mereka harus merogoh kocek sekitar 500 juta lebih tuturnya.

Baca Juga :  Pemerintah Pekon Banjar Agung Kecamatan Limau Melaksanakan MUSDES.

Maka dari itu untuk mensiasati biaya operasional (BOP)yg membengkak akhirnya dari pihak pengembang mengurungkan niatnya untuk mengurus izin ke pemerintah dan kementerian yang berwenang.,tapi konsekuensinya mereka harus kucing”an dengan aparat penegak hukum (kepolisian) dan aparat penegak perda (satpol PP).

Tetapi walau bagaimanapun para pengembang tidak tutup mata terhadap lingkungan,mereka tetap melakukan kewajibannya untuk memperbaiki fasilitas umum yang rusak,dan yang paling utama adalah akses jalan yang rusak karena tergilas oleh kendaraan bermuatan berat, reklamasi,dan juga pemerataan tambang supaya dapat di swakelola.

Sekedar catatan, UU no 4 tahun 2009 dan PP no 23 tahun 2010 tentang pelaksanaan kegiatan usaha pertambangan mineral dan batubara, termasuk memuat tentang tata cara pemberian izin usaha pertambangan batuan, komoditas pertambangan,di kelompokkan dalam 5 golongan yaitu mineral radioaktif, mineral logam,batuan dan batubara.,setiap pertambangan batuan wajib memiliki izin usaha pertambangan (WIUP) dan izin usaha pertambangan (IUP).

Baca Juga :  Niat ....Baik Mau Balikin HP Hasil Penemuan, Malah Nginep Dikantor Polisi

Selain itu perusahaan tersebut wajib mematuhi ketentuan UU no 32 tahun 2009 tentang perlindungan dan pengelolaan lingkungan hidup dalam pelaksanannya., ketentuan pidana pelanggaran UU no 4 tahun 2009,tanpa IUP dapat di pidana dengan pidana penjara paling lama 10 tahun dan denda paling banyak 10.000.000.000,00( sepuluh milyar).wikyo,soni,burhan

𝙎𝙞𝙣𝙮𝙤/𝙍𝙚𝙙

Berita Terkait

Polsek Jatinegara Gelar Operasi Stasioner, Tindak Lanjuti Instruksi Kapolda Metro Jaya Antisipasi Begal dan Kejahatan Jalanan
FKMGS Berkolaborasi Kementerian LH Gelar Penanaman Pohon di Hutan Kota Blok Jambrong Desa Cipelang
Hardiknas 2026: Kesejahteraan Dosen Disorot, SPK Desak Reformasi Perlindungan Pekerja Kampus
FPPJ Optimistis Persija Jakarta Berpeluang Juara Liga 1 2025/2026
Kasus Viral Foto AI di Kalisari Jadi Momentum Evaluasi Holistik
Polemik JAKI: Ketika Kritik DPRD Keras, Tapi Tak Tepat Sasaran
PJBW Gandeng FORWAN, Aksi Jumat Berkah Wartawan Makin Meluas
Percepatan Pipa PAM Jaya Dinilai Tepat, Kepercayaan Publik Perlu Terus Dijaga
Berita ini 81 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 30 Mei 2026 - 02:44 WIB

Polsek Jatinegara Gelar Operasi Stasioner, Tindak Lanjuti Instruksi Kapolda Metro Jaya Antisipasi Begal dan Kejahatan Jalanan

Minggu, 10 Mei 2026 - 18:28 WIB

FKMGS Berkolaborasi Kementerian LH Gelar Penanaman Pohon di Hutan Kota Blok Jambrong Desa Cipelang

Sabtu, 2 Mei 2026 - 12:41 WIB

Hardiknas 2026: Kesejahteraan Dosen Disorot, SPK Desak Reformasi Perlindungan Pekerja Kampus

Rabu, 22 April 2026 - 10:58 WIB

FPPJ Optimistis Persija Jakarta Berpeluang Juara Liga 1 2025/2026

Selasa, 7 April 2026 - 20:14 WIB

Kasus Viral Foto AI di Kalisari Jadi Momentum Evaluasi Holistik

Berita Terbaru