slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor hari ini

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

Masyarakat ucapkan terimakasih kepada dinas perhubungan kota Langsa cepat tanggap terhadap Keluhan masyarakat - JURNAL INVESTIGASI NEWS

Masyarakat ucapkan terimakasih kepada dinas perhubungan kota Langsa cepat tanggap terhadap Keluhan masyarakat

Avatar

- Jurnalis

Jumat, 24 Juni 2022 - 15:02 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kota Langsa Aceh –Jurnalis investigasi news. Com. –Masyarakat yang berdomisili disepanjang Jalan panglima Polem Gampong Jawa Kecamatan Langsa kota pemerintah kota Langsa mengeluh jalan dipenuhi oleh tanah yang jatuh saat dibawa Dum Truk yang menurut dugaan warga untuk penimbunan proyek Peningkatan Penataan Pemukiman daerah kumuh Krueng Langsa yang dikerjakan Oleg PT Aneuk Meuh.

Informasi diperoleh media ini dari masyarakat sekitar yang enggan di publikasikan namanya di media pada hari ini Jum’at (24/6/2022), menyebutkan, “tanah yang jatuh hasil bawaan Dan truck dikawasan jalan Panglima Polim tersebut saat hujan membuat jalan itu jadi licin, sementara saat panas terik matahari, tanah yang jatuh menghasilkan debu yang sangat mengganggu ketentraman warga sekitar, terlebih lagi mereka yang membuka usaha berdagang dikawasan sepanjang jalan itu terkena imbas debu jika musim panas dan kalau hujan turun jalan akan licin.

Baca Juga :  Jalin Kepedulian, Ormas Forkabi DPC Cengkareng Bagikan 100 Nasi Bungkus

Masyarakat setempat yang tidak tahan dengan kondisi yang meresahkan tersebut sebagaimana dikutip media ini pada salah satu group publik pesan whatsApp, dirinya meminta perhatian dan kepedulian pihak terkait Seperti Pemerintah kota Langsa maupun pihak dinas terkait serta rekanan.

“Tolong liat Pak kelakuan sopir Dum truck Bawa tanah timbun yg melintas di Sepanjang Jl Panglima Polem, tanahnya Jatuh dan Kalau Kering tanah itu akan membuat rumah di sekitar jadi berdebu, tulus sumber itu lewat pesan whatsAap.

Lanjut dia, di sepanjang jalan ini banyak pedagang mereka mengeluh karena debu masuk ketempat dagangan mereka, hal ini sudah sering terjadi,,kami warga disini sudah nggak tahan pak, mohon kepada Dishub Langsa untuk menertibkan Dum truk yang sembarangan bawa tanah timbun sehingga jatuh tanahnya dan membuat udara di sekitar tidak sehat, tulis sumber itu lagi.

Baca Juga :  Kendalikan Laju Covid-19, Kapolri Minta Objek Wisata Terapkan Protokol Kesehatan

Terkait kejadian ini masyarakat pada dasarnya tidak menghambat jalannya pembangunan di kota Langsa, namun demikian pihak rekanan sebagai pelaku proyek mereka juga harus memikirkan dampak yang ditimbulkan dan segera mencari jalan keluar agar masyarakat tidak terusik dengan kegiatan yang tengah dilakukan tersebut

Sementara itu kadis dinas perhubungan kota Langsa langsung terjun ke lokasi untuk menerapkan arus lalu lintas serta menurunkan dua armada pemadam kebakaran kota Langsa untuk meyemperotan debu serta tanah yang ada di badan jalan tersebut hingga bersih dan tidak berdebu lagi

Lanjutnya masyarakat sekitar menyampaikan ucapan terimakasih kepada dinas perhubungan kota Langsa yang cepat tanggap terhadap keluhan masyarakat sekitar Tandasnya Rahmat serta Dani pada media ini

𝙍𝙚𝙛𝙛.(Zainal).

𝙍𝙚𝙙 :: 𝙍𝙝𝙖𝙢

Berita Terkait

Polsek Jatinegara Gelar Operasi Stasioner, Tindak Lanjuti Instruksi Kapolda Metro Jaya Antisipasi Begal dan Kejahatan Jalanan
FKMGS Berkolaborasi Kementerian LH Gelar Penanaman Pohon di Hutan Kota Blok Jambrong Desa Cipelang
Hardiknas 2026: Kesejahteraan Dosen Disorot, SPK Desak Reformasi Perlindungan Pekerja Kampus
FPPJ Optimistis Persija Jakarta Berpeluang Juara Liga 1 2025/2026
Kasus Viral Foto AI di Kalisari Jadi Momentum Evaluasi Holistik
Polemik JAKI: Ketika Kritik DPRD Keras, Tapi Tak Tepat Sasaran
PJBW Gandeng FORWAN, Aksi Jumat Berkah Wartawan Makin Meluas
Percepatan Pipa PAM Jaya Dinilai Tepat, Kepercayaan Publik Perlu Terus Dijaga
Berita ini 4 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 30 Mei 2026 - 02:44 WIB

Polsek Jatinegara Gelar Operasi Stasioner, Tindak Lanjuti Instruksi Kapolda Metro Jaya Antisipasi Begal dan Kejahatan Jalanan

Minggu, 10 Mei 2026 - 18:28 WIB

FKMGS Berkolaborasi Kementerian LH Gelar Penanaman Pohon di Hutan Kota Blok Jambrong Desa Cipelang

Sabtu, 2 Mei 2026 - 12:41 WIB

Hardiknas 2026: Kesejahteraan Dosen Disorot, SPK Desak Reformasi Perlindungan Pekerja Kampus

Rabu, 22 April 2026 - 10:58 WIB

FPPJ Optimistis Persija Jakarta Berpeluang Juara Liga 1 2025/2026

Selasa, 7 April 2026 - 20:14 WIB

Kasus Viral Foto AI di Kalisari Jadi Momentum Evaluasi Holistik

Berita Terbaru