slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor hari ini

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

Wakil Wali Kota Tangerang  Maryono Targetkan Zero Stunting, Meski Prevalensi Turun ke 5,6% - JURNAL INVESTIGASI NEWS

Wakil Wali Kota Tangerang  Maryono Targetkan Zero Stunting, Meski Prevalensi Turun ke 5,6%

Avatar

- Jurnalis

Kamis, 25 September 2025 - 23:33 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kota Tangerang, Jurnalisinvestigasinews.com – Demi mengurangi tumbuh kembang anak- anak akibat stunting Wakil Wali Kota Tangerang H. Maryono, mengelar Rapat Koordinasi Tim Percepatan Penurunan Stunting (TPPS) Kota Tangerang Triwulan 111 Tahun 2025.

Wakil Wali Kota Tangerang H. Maryono mengatakan bahwa, angka prevalensi stuting di Kota Tangerang berdasarkan Eloktronik Pencatatan dan Pelaporan Gizi Berbasis Masyarakat (e- PPGBM) telah menurun menjadi 5,6 persen. Angka ini relatif rendah namun, target akhir tetap harus menuju Zero Stunting.

“Kita sudah berada di jalur yang baik tapi perjuangan belum selesai, kita harus memastikan tidak ada lagi anak- anak tumbuh kembang tanpa hambatan akibat stunting, ” ucapnya, pada Hari Kamis 25/09/2025.

Baca Juga :  Baitul Mal Kota Langsa Bantu Satu Unit Rumah Nasriah Miskin di Desa Cinta Raja

ia juga menjelaskan bahwa, pentingnya memperkuat Program Gerakkan Orang Tua Asuh Cegah Stunting (Genting) sebagai salah satu langkah strategis dan mampu menjangkau lebih banyak Keluarga Resiko Stunting (KRS) di 13 Kecamatan se- Kota Tangerang.

“patut kita syukuri pencapaian saat ini jumlah orang tua asuh stunting di Kota Tangerang sudah mencapai 3.217 oarang dar target 4.778 pada tahun 2025 namun, kita belum boleh berhenti untuk berkolaborasi harus tetap terus di perluas agar semakin banyak pihak yang terlibat menjadi orang tua asuh stunting, “jelasnya.

Selain itu juga Maryono menekankan bahwa, penanganan stunting bukan hanya tugas satu atau dua instansi, melainkan tanggung jawab bersama yang harus dijalankan secara kolektif dan berkelanjutan.

Baca Juga :  Dukung Giat Posyandu, Kodim 0104 Bantu Cek Kesehatan Balita

“Stunting itu penanganannya ada di beberapa perangkat daerah, tidak hanya Dinkes, DP3AP2KB, dan Dinsos, tapi semua harus berperan serta. Kita harus bergandengan tangan untuk memastikan generasi kita tumbuh sehat dan kuat, ”tegasnya.

masih di tempat yang sama maryono juga mengharapkan agar semua pemangku kepentingan, stakeholder, dan elemen masyarakat semakin menguatkan peran serta mereka.

“Mari kita bersama-sama melahirkan generasi Kota Tangerang yang sehat, cerdas, dan berdaya saing. Masa depan mereka ada di tangan kita hari ini, “tutupnya.

(Bia)

Berita Terkait

Polres Metro Jakarta Barat Gelar Bakti Kesehatan untuk Korban Kebakaran Aspol Kalideres
Sampah Menggunung dan Bangunan Liar Mengkhawatirkan di Pegadungan, Warga Desak Tindakan Nyata
Pasukan Putih dan Wajah Baru Pelayanan Kesehatan Jakarta
Nakes Bukan Tumbal, Rekan Indonesia Tolak Rencana Vaksin TB 2030
Pelayanan Humanis Pustu Cipinang Besar Utara, Warga Apresiasi Sikap Ramah Petugas
Orang Tua Siswa SDN 03 CBU Apresiasi Respons Cepat Puskesmas Kecamatan Jatinegara Tangani Anak Terluka
Relawan Kesehatan Dinilai Berperan Menjaga Akses dan Keadilan Layanan Kesehatan
Survei Rekan Indonesia: 15 Puskesmas Kecamatan dengan Tingkat Kepuasan Tertinggi di DKI Jakarta
Berita ini 28 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 19 April 2026 - 09:58 WIB

Polres Metro Jakarta Barat Gelar Bakti Kesehatan untuk Korban Kebakaran Aspol Kalideres

Selasa, 14 April 2026 - 18:56 WIB

Sampah Menggunung dan Bangunan Liar Mengkhawatirkan di Pegadungan, Warga Desak Tindakan Nyata

Kamis, 19 Maret 2026 - 13:09 WIB

Pasukan Putih dan Wajah Baru Pelayanan Kesehatan Jakarta

Rabu, 18 Maret 2026 - 18:59 WIB

Nakes Bukan Tumbal, Rekan Indonesia Tolak Rencana Vaksin TB 2030

Kamis, 12 Maret 2026 - 11:32 WIB

Pelayanan Humanis Pustu Cipinang Besar Utara, Warga Apresiasi Sikap Ramah Petugas

Berita Terbaru