slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor hari ini

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

slot gacor

Rekan Sumut Desak Gubernur Perluas Program Kesehatan di Luar BPJS - JURNAL INVESTIGASI NEWS

Rekan Sumut Desak Gubernur Perluas Program Kesehatan di Luar BPJS

Avatar

- Jurnalis

Sabtu, 31 Januari 2026 - 14:59 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Medan,jurnalisinvestigasinews.com—  Relawan Kesehatan (Rekan) Indonesia Sumatera Utara (Sumut) mendesak Gubernur Sumatera Utara untuk memperluas cakupan program kesehatan daerah, tidak hanya berfokus pada implementasi Universal Health Coverage (UHC), tetapi juga mencakup penanganan kasus-kasus kritis yang belum terakomodasi oleh BPJS Kesehatan.

 

Ketua Rekan Sumut, Ikoriansyah, mengatakan masih banyak kondisi kesehatan darurat dan kritis yang kerap tidak mendapatkan jaminan pembiayaan BPJS, di antaranya korban percobaan bunuh diri, korban tawuran, korban begal, serta kebutuhan layanan ambulans gratis bagi pasien kontrol rutin dan pasien dengan penyakit kronis.

 

“BPJS Kesehatan memang menjadi tulang punggung jaminan kesehatan masyarakat. Namun di lapangan, kami masih menemukan banyak kasus yang membutuhkan penanganan cepat dan intensif, tetapi tidak seluruhnya dijamin BPJS,” ujar Ikoriansyah, Sabtu 31 Januari 2026.

Baca Juga :  Polres Pringsewu Meringkus Pemuda Yang Diduga Pengedar Narkoba Jenis Sabu

 

Ia mencontohkan korban tawuran dan kejahatan jalanan yang membutuhkan tindakan medis darurat, termasuk perawatan intensif dan operasi, namun sering terkendala pembiayaan. Selain itu, pasien dengan penyakit kronis juga kerap kesulitan mengakses layanan ambulans gratis untuk kontrol rutin.

 

Menurut Rekan Sumut, kondisi tersebut berpotensi menimbulkan ketimpangan akses layanan kesehatan, terutama bagi masyarakat tidak mampu yang berada dalam situasi darurat atau ekstrem.

Baca Juga :  Pemdes Kurungan nyawa Salurkan Bantuan Langsung Tunai Kepada 35 Penerima Manfaat

 

“Oleh karena itu, Pemerintah Provinsi Sumatera Utara perlu menghadirkan kebijakan kesehatan yang lebih inklusif, seperti program pembiayaan khusus di luar BPJS serta penyediaan layanan ambulans gratis bagi pasien yang benar-benar membutuhkan,” tambahnya.

 

Rekan Sumut menegaskan, perluasan program kesehatan daerah merupakan bentuk tanggung jawab negara dalam menjamin hak atas kesehatan bagi seluruh warga, tanpa terkecuali dan tanpa terhambat persoalan administratif jaminan kesehatan.

 

Rekan Indonesia Sumut berharap Pemerintah Provinsi Sumatera Utara segera merumuskan kebijakan yang lebih responsif dan berkeadilan demi memastikan tidak ada masyarakat yang terabaikan dalam situasi darurat kesehatan.

Penulis : Syahrudin akbar

Berita Terkait

Kasus Viral Foto AI di Kalisari Jadi Momentum Evaluasi Holistik
Polemik JAKI: Ketika Kritik DPRD Keras, Tapi Tak Tepat Sasaran
PJBW Gandeng FORWAN, Aksi Jumat Berkah Wartawan Makin Meluas
Percepatan Pipa PAM Jaya Dinilai Tepat, Kepercayaan Publik Perlu Terus Dijaga
BMKG Prediksi Kemarau Ekstrem 2026, JATA Desak PAM Jaya Perkuat Kesiapan Air Bersih
Diduga Langgar Prosedur, Bank dan Developer Ambil Alih Rumah Konsumen Tanpa Putusan Pengadilan
Ditjen KPM Komdigi dan Komisi I DPR RI Gelar Webinar “Waspada Pinjol Ilegal”
Pasukan Putih dan Wajah Baru Pelayanan Kesehatan Jakarta
Berita ini 23 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 7 April 2026 - 20:14 WIB

Kasus Viral Foto AI di Kalisari Jadi Momentum Evaluasi Holistik

Senin, 6 April 2026 - 07:38 WIB

Polemik JAKI: Ketika Kritik DPRD Keras, Tapi Tak Tepat Sasaran

Jumat, 3 April 2026 - 21:13 WIB

PJBW Gandeng FORWAN, Aksi Jumat Berkah Wartawan Makin Meluas

Kamis, 2 April 2026 - 13:48 WIB

Percepatan Pipa PAM Jaya Dinilai Tepat, Kepercayaan Publik Perlu Terus Dijaga

Senin, 30 Maret 2026 - 09:16 WIB

BMKG Prediksi Kemarau Ekstrem 2026, JATA Desak PAM Jaya Perkuat Kesiapan Air Bersih

Berita Terbaru